GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dikira Haid Sudah Selesai, Suami Terlanjur Menggauli Istri Kok Masih Keluar Darahnya, Kata Buya Yahya Hukumnya...

Saat suami mengira haid istri sudah selesai dan melakukan hubungan intim, ternyata masih keluar darahnya keesokan hari, berikut hukumnya menurut Buya Yahya.
Selasa, 2 Mei 2023 - 18:13 WIB
Buya Yahya, hukum hubungan suami istri saat haid
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Apa hukumnya jika seorang suami mengira haid istri sudah selesai dan melakukan hubungan intim dan ternyata esoknya masih keluar darahnya.

Apakah suami tersebut berdosa karena menggauli istri saat sedang haid?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena di dalam hukum Islam, diharamkan suami menggauli istri ketika sedang haid, serta berbahaya dari sisi kesehatan.

Pengetahuan ini wajib untuk diketahui, terutama bagi istri yang mendapati haid tidak lancar dan berubah-ubah harinya.

tvonenews

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Al Bahjah TV, berikut penjelasan Buya Yahya tentang suami yang terlanjur menggauli istri padahal haid belum selesai.

Menurut penjelasan Buya Yahya, di dalam madzhab Syafii, ada dua kondisi untuk melihat apakah haid wanita dinilai sudah selesai atau belum.

Yang pertama adalah ketika darah haid berhenti melebihi jumlah hari biasanya haid pada wanita tersebut selesai.

Misalnya, seorang wanita biasanya berhenti haid setelah 4 hari, maka setelah lewat 4 hari wanita tersebut wajib mandi dan melaksanakan shalat saat diketahui darahnya sudah tidak keluar lagi.

"Jika darahnya berhenti di hari kebiasaannya, maka karena itu hari kebiasaannya maka dia harus langsung mandi dan melakukan shalat dan sebagainya," jelas Buya Yahya.

Termasuk juga pada saat itu ia juga boleh berhubungan intim dengan suaminya karena dianggap sudah bersih.

Tapi ternyata keesokan harinya haid muncul lagi, yang menandakan sebenarnya wanita tersebut belum dalam keadaan suci.

Lalu bagaimana hukum shalat dan hubungan intimnya?

Menurut Buya Yahya, shalat yang dilakukan kemarin termasuk tidak sah karena ternyata belum suci walau diduga sudah.

"Maka shalat yang dilakukan kemarin tidak sah karena ada dasarnya dia menduga suci," kata Buya Yahya.

Untuk hubungan intim, juga tidak berdosa suami dan istri karena pada dasarnya menggunakan dugaan hari kebiasaan maksimal haid sebagai rujukan suci.

"Kemudian hubungan suami istrinya bagaimana, dimaafkan oleh Allah karena waktu itu menduga suci," jelas Buya Yahya.

Lalu jika hari berikutnya masih keluar darah haid, maka tetap berlaku hukum ini hingga akhirnya berlalu sampai 15 hari.

Kemudian kasus yang kedua adalah ketika istri mendapati dirinya selesai haid sebelum jumlah hari kebiasaannya.

Misalnya biasa berhenti haid 4 hari tapi di hari kedua ternyata darah haid sudah tidak muncul.

Dalam kasus ini, wanita tersebut memiliki dua pilihan.

"Maka dia boleh memilih, boleh juga mandi saat itu karena sudah terlihat bersih," jelas Buya Yahya.

Atau pilihan kedua adalah menunggu sampai hari kebiasaannya berhenti haid.

Maka suami tidak perlu ragu lagi untuk menggauli istri jika memang terlihat tanda sudah bersih dari haid dan istri sudah melakukan mandi wajib.

Wallahua'lam.

(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.
Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Terdapat beberapa jenis buah yang bisa menimbulkan dampak berbahaya apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat tertentu, bahkan berisiko memicu serangan jantung

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, siap menjadi tandem baru Megawati Hangestri di V-League 2026/2027. Pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Korea.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT