GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wanita Jadi Korban Pelecehan Seksual Apakah Dia Juga Berdosa, Buya Yahya Tegaskan...

Simak seperti apa penjelasan Buya Yahya tentang hukum wanita yang menjadi korban pelecehan seksual, apakah wanita korban pelecehan seksual juga mendapat dosa?
Selasa, 16 Mei 2023 - 19:48 WIB
Buya Yahya,
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Jika ada wanita yang menjadi korban pelecehan seksual, apakah dirinya juga akan mendapatkan dosa?

Di zaman modern, peristiwa pelecehan seksual semakin sering terjadi di mana-mana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tentu menjadi keresahan bagi para wanita dalam menjalani aktivitas sehari-hari karena peluang terjadi pelecehan seksual bisa terjadi kapan pun dan di mana pun.

Oleh sebab itu, Buya Yahya sekaligus memberikan tips bagi wanita agar terhindar dari pelecehan seksual.

tvonenews

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Al Bahjah TV, berikut penjelasan Buya Yahya tentang hukum dosa bagi wanita yang jadi korban pelecehan seksual.

Terkait permasalahan ini, Buya Yahya menegaskan bahwa harus melihat pada latar belakang kasusnya terlebih dahulu.

Hukum dasarnya adalah wanita tersebut tidak akan mendapatkan dosa akibat tindakan pemerkosaan yang dirinya dapatkan.

"Pada dasarnya, karena dia diperkosa maka dia tidak dosa," jelas Buya Yahya.

Namun, dilihat lagi sebab terjadinya pemerkosaan tersebut seperti apa.

Menurut Buya Yahya, jika ternyata wanita tersebut berbuat hal-hal yang menjadikan orang memperkosa dirinya, maka ia ikut berdosa.

"Cuma kalau dia diperkosa karena dia telah menjadikan orang memperkosa dia maka dia punya andil dalam dosa," tegas Buya Yahya.

"Misalnya, bajunya seronok, diajak berduaan mau-mau saja, sering berduaan, ganjen, dia ikut andil," lanjutnya.

Wanita tersebut walau secara tidak langsung membuat orang lain menjadi tergoda.

"Karena orang tergoda karena dia," ujar Buya Yahya.

Lain hal jika memang wanita itu sudah berupaya menjaga diri dan aurat serta tidak melakukan tindakan yang mengundang syahwat.

"Tapi kalau ada orang terhormat, menjaga diri, tiba-tiba ada orang datang memperkosa dia, dia enggak dosa sama sekali," terang Buya Yahya.

"Dan dia benci dengan hal itu, dia tidak menikmati, tidak senang, enggak dosa dia," lanjutnya.

Buya Yahya menyebutkan bahwa tidak jarang sebab perzinahan terjadi karena wanita itu sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mohon maaf ini sebab terjadinya perzinahan tidak sedikit sebabnya dari wanita," kata Buya Yahya.

"Begitu mudahnya wanita diajak bercengkrama, ngobrol, bajunya pun kurang bahan," sambungnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dinkes Ungkap Ada 4 Kasus Hantavirus di Jakarta pada 2026, Tiga Pasien Sudah Sembuh

Dinkes Ungkap Ada 4 Kasus Hantavirus di Jakarta pada 2026, Tiga Pasien Sudah Sembuh

Dinkes DKI Jakarta mengungkap empat kasus Hantavirus ditemukan pada 2026, tiga pasien sembuh dan satu lainnya masih berstatus suspek.
“Kayak Dikasih Angin Segar”, Truk Tambang Bogor Kembali Ramai Melintas usai Wacana Tambang Dibuka Lagi

“Kayak Dikasih Angin Segar”, Truk Tambang Bogor Kembali Ramai Melintas usai Wacana Tambang Dibuka Lagi

Warga Parung Panjang dan Bogor Barat kembali resah usai truk tambang ramai melintas setelah muncul wacana pembukaan kembali tambang berizin.
Siasat Licik Kiai Ashari Demi Cabuli Puluhan Santriwati Ponpes Ndholo Kusumo

Siasat Licik Kiai Ashari Demi Cabuli Puluhan Santriwati Ponpes Ndholo Kusumo

Kasus dugaan pelecehan seksual yang mengguncang Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memasuki babak baru. Kiai Ashari sosok pengasuh ...
Fenomena Confirmation Bias, Membentuk Cara Publik Menilai Konflik Publik Figur

Fenomena Confirmation Bias, Membentuk Cara Publik Menilai Konflik Publik Figur

Fenomena masyarakat yang cepat membentuk opini terhadap konflik figur publik dinilai semakin kuat di era digital. 
WOSPAC Barcelona Resmi Hadir di Indonesia, Buka Jalan Talenta Muda ke Eropa

WOSPAC Barcelona Resmi Hadir di Indonesia, Buka Jalan Talenta Muda ke Eropa

Mengusung tema 'Jembatan Mengantar Mereka Jadi Hebat', WOSPAC Barcelona Rep Office Indonesia hadir sebagai wadah pendampingan untuk memaksimalkan potensi calon atlet muda Tanah Air.
Baru Juga Gabung, Media Korea Sudah Yakin Megawati Hangestri Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Baru Juga Gabung, Media Korea Sudah Yakin Megawati Hangestri Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate untuk V-League Korea 2026/2027. Media Korea langsung soroti comeback Megatron.

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT