News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rajin Beribadah tapi Tak Punya Guru Spiritual, Boleh atau Tidak? Buya Yahya Beri Jawaban, Ternyata...

Menurut Buya Yahya seorang ahli ibadah yang tidak mau belajar, maka tertipu karena belajar tidak ada batasnya. Saat itu ia dapat dikategorikan sebagai manusia yang paling bodoh karena beribadah tanpa ilmu
Jumat, 2 Juni 2023 - 17:20 WIB
Rajin Beribadah tapi Tak Punya Guru Spiritual, Boleh atau Tidak? Buya Yahya Beri Jawaban, Ternyata...
Sumber :
  • istockphoto.com

tvOnenews.com - Beribadah merupakan sebuah kewajiban bagi manusia dan bentuk tanggung jawab kepada Allah SWT.

Namun tak jarang, orang yang rajin beribadah ternyata tidak memiliki guru spiritual.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan ia hanya mengandalkan apa yang ada dalam internet untuk mempelajari ibadahnya.

Simak penjelasan Buya Yahya terkait orang yang rajin beribadah tapi tak punya guru spiritual bahkan tanpa ilmu berikut ini.

Dilansir Jumat (2/06/23) dari tayangan youtube channel Al-Bahjah TV dengan judul "Rajin Ibadah Tapi Tidak Mempunyai Guru Belajar - Buya Yahya Menjawab," yang diunggah pada 7 Agustus 2017.

"Bagaimana hukumnya orang yang rajin beribadah akan tetapi ia tidak mau belajar ilmu agama artinya untuk mengaji. Bagaimana jika ada orang yang belajar ilmu agama akan tetapi ia tidak berguru, tidak mendatangi majelis taklim seperti ini. Ia belajar melalui media seperti buku-buku dan sebagainya, apakah hal tersebut masuk ke dalam hadis tolabul ilmi?," tanya salah satu jamaah.

Ahli ibadah yang tidak mau belajar, maka tertipu karena belajar tidak ada batasnya. Saat itu ia dapat dikategorikan sebagai manusia yang paling bodoh. 

"Belajar itu termasuk ibadah, dan bahkan lebih hebat, dan lebih bagus dari rakaat-rakaat yang didirikan saat malam," ujar Buya Yahya.

Buya Yahya menjelaskan bahwa 1000 ahli ibadah yang tidak mau belajar, bagi iblis itu merupakan hal yang paling mudah untuk menjerumuskan ke dalam kekhilafan.

"Lebih mudah bagi iblis menjerumuskan 1000 orang ahli ibadah daripada harus menjerumuskan 1 orang alim," terang Buya Yahya.

Buya Yahya juga menegaskan bahwa, ibadahnya 1 orang alim, tidak bisa dibandingkan dengan 1000 orang ahli ibadah karena ibadahnya dengan ilmu.

Ibadah tanpa ilmu bisa masuk ibadah bid'ah atau masuk dalam kategori yang diharamkan oleh Allah SWT. Maka orang yang tidak mau mengaji termasuk orang yang tertipu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Buya Yahya menerangkan bahwa ada dua kelompok dalam majelis Nabi Muhammad SAW yang dikisahkan dalam banyak riwayat. 

Petama adalah kelompok berdzikir kepada Allah, dan kedua adalah kelompok belajar, mengajar atau majelis ilmu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT