Jangan Langsung Senang dengan Sebutan Haji, Ustaz Adi Hidayat Bilang Itu Bukan Gelar Tapi…….
- tim tvOne/Nurman
“Yang di sana melontar, di sini menyembelih tanggal 10 Dzulhijjah itu. Kalimat sama di sana Bismillahi Allahu Akbar di sini juga mengucap Bismillahi Allahu Akbar,” kata Ustaz Adi Hidayat.
“Apa yang dilempar sifat Hewani, maka sifat hewan itu disembelih dan di sana melontar. Karena sudah dilontar hilanglah buruknya, kemudian dibawa pulang sifat kebaikan, itu yang disebut haji mabrur,” tambah Ustaz Adi Hidayat.
Maka haji mabrur adalah orang yang berubah menjadi baik setelah ia pulang dari Tanah Suci.
Maka, Ustaz Adi Hidayat mengingatkan jika pulang dari Tanah Suci sebaiknya setiap Muslim meninggalkan keburukan yang selama ini ada di dalam dirinya.
“Karena itu diingatkan oleh Nabi jika sudah haji sayang udah fisik, tenaga waktu biaya, jangan ditukar surga yang sudah diberikan oleh Allah itu. Jaga jangan ditukar dengan maksiat lagi,” ujar Ustaz Adi Hidayat.
![]()
Ilustrasi. Jemaah Haji saat di Masjidil Haram (ant)
Rukun Haji
Dalam pelaksanaan ibadah haji, terdapat enam rukun haji yang wajib ditunaikan oleh para jemaah.
Enam rukun ini merupakan rangkaian kegiatan yang harus dilakukan secara berurutan dan tidak dapat digantikan.
Berikut enam rukun haji yang merujuk pada mazhab Asy-Syafiiyah, yang dikutip tvOnenews dari laman Baznas dan Buku Manasik Haji Kementerian Agama (Kemenag).
1. Ihram
Rukun haji pertama adalah ihram. Ihram berarti, seorang muslim berniat mengerjakan ibadah haji atau umrah dengan memakai pakaian ihram yang terdiri dari dua lembar kain putih tanpa jahitan.
Untuk pria, pakaian ihram berupa kain putih yang dililitkan di sekitar tubuh, dengan salah satu ujungnya dilemparkan di atas bahu kiri. Sementara untuk wanita, pakaian ihram biasanya terdiri dari gaun longgar dan sederhana yang berwarna putih.
![]()
Ilustrasi Saat Jemaah Haji di Arafah (ant)
2. Wukuf di Arafah
Rukun haji kedua adalah wukuf di Arafah. Ini merupakan puncak dari prosesi ritual ibadah haji.
Saat pelaksanaan wukuf, para jemaah berdiam diri di area padang tanah Arafah pada 9 Dzulhijjah, mulai dari tergelincirnya matahari hingga terbenamnya matahari.
Load more