Jangan Langsung Senang dengan Sebutan Haji, Ustaz Adi Hidayat Bilang Itu Bukan Gelar Tapi…….
- tim tvOne/Nurman
Saat melaksanakan wukuf di Arafah ini, para jemaah haji dianjurkan untuk memperbanyak membaca talbiyah, dzikir, istighfar, tahlil, sholawat dan membaca Al-Qur’an, baik sendiri atau pun berjamaah.
3. Thawaf Ifadhah
Rukun haji yang ketiga adalah thawaf ifadhah yakni mengelilingi ka'bah sebanyak tujuh kali. Selama berhaji, seorang jemaah akan berhenti membaca talbiyah setibanya di Hajar Aswad untuk memulai tawaf.
Seorang jemaah haji harus menjalankan thawaf ifadhah ini dengan cara mengelilingi ka’bah sebanyak 7 (tujuh) putaran sambil berjalan kaki.
![]()
Ilustrasi. Titik Berangkat Sa'i dari Safa (ant)
4. Sai
Rukun haji keempat adalah Sai, dimana pelaksanaannya dengan berlari-lari kecil antara bukit Safa dan Marwah di Masjidil Haram, Makkah.
Jarak antara Safa dan Marwah adalah sekitar 450 meter dan perjalanan dimulai dari bukit Safa sebanyak 7 (tujuh) kali.
Rukun haji ini mengingat perjalanan Siti Hajar, istri Nabi Ibrahim AS, yang berlari-lari kecil di antara dua bukit ini dalam pencarian air untuk putranya, Nabi Ismail AS.
5. Tahallul (Mencukur Rambut)
Setelah selesai melakukan rukun haji keempat yakni sa’i, seorang jemaah haji diwajibkan melakukan tahallul atau memotong rambut sebagai tanda selesainya rangkaian rukun haji.
Bagi laki-laki, lebih afdhal jika mencukur rambut hingga gundul atau sekurang-kurangnya memotong sebelah kanan, tengah, dan kiri.
Sementara bagi jemaah haji perempuan, lebih afdhal untuk sekurang-kurangnya memotong tiga helai rambut sepanjang jari.
6. Tertib
Rukun haji yang terakhir adalah tertib, maksudnya adalah mengerjakan semua rukun-rukun haji sesuai urutannya dan tidak boleh ada yang terlewat.
Seorang jemaah haji harus melaksanakan rukun haji secara berurutan, mulai dari ihram sampai tahallul.
Walllahua’lam
(put)
Load more