GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasihat untuk Anda yang Masih Bekerja di Bank Konvensional dari Buya Yahya, Duh, Ternyata...

Buya Yahya saat berdakwah di sebuah kajian Islami memberikan sebuah nasihan dan juga saran kepada kaum muslimin yang bekerja sebagai pegawai bank konvensional.
Selasa, 11 Juli 2023 - 18:45 WIB
Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar

tvOnenews.com - Buya Yahya saat sedang berdakwah di sebuah kajian Islami memberikan sebuah nasihan dan juga saran kepada kaum muslimin yang bekerja sebagai pegawai bank konvensional.

Seperti yang diketahui, kalau bank konvensional sangat dekat kaitannya dengan hukum riba.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dan dalam agama Islam setiap umat muslim sangat dianjurkan untuk menjauhi perbuatan riba karena perbuatan itu merupakan dosa yang juga dilarang dalam agama.

Bahkan di dalam hadits, dosa dari perbuatan riba disebutkan sebagai sebuah dosa yang sangat mengerikan serta memiliki 72 pintu.

Dimana dosa riba yang paling ringan sama seperti dosa berzina dengan ibu kandung sendiri.

Maka dari itu, hal tersebut tentunya membuat para pegawai bank konvensional menjadi khawatir dengan pekerjaan mereka saat ini karena erat kaitannya dengan dosa riba.

Melansir dari tayangan yang diunggah di Dalam kesempatan tersebut, Buya Yahya, memberikan nasihat serta saran yang sangat bijak untuk para pegawai bank konvensional yang ingin berhijrah agar hati bisa lebih tenang.

Dalam kesempatan tersebut, Buya Yahya menerangkan kalau di bank konvensional itu terdapat transaksi yang menggunakan riba.

"Memang dalam bank konvensional itu memang ada transaksi yang tidak sesuai dengan syariat Nabi Muhammad SAW," ungkap Buya Yahya.

Maka dari itu, Buya Yahya sangat menyarankan mereka yang bekerja di bank konvensional untuk segera berhijrah.

"Ketahuilah, yang lalu berlalu, Allah Maha Kasih, karena anda belum tahu, niatlah untuk segera hijrah," kata Buya Yahya.

Hijrah yang dimaksud oleh Buya Yahya bukanlah sesuatu yang dapat dilakukan secara tiba-tiba dan tanpa sebuah persiapan yang matang.

"Hijrah itu bukan harus anda tinggalkan esok hari, anda harus punya perencanaan," tegasnya.

Tapi, tetaplah yakin bahwa Allah SWT akan menjamin rezeki hamba-Nya sehingga tidak perlu risau masalah penghasilan jika akhirnya memutuskan untuk keluar dari bank konvensional.

"Dan yakin bahwa rezeki tidak akan lari ke mana, sudah dijatah oleh Allah," ujarnya.

Karena Anda tidak bisa langsung keluar dari pekerjaan, dimana hal tersebut tergantung pada kesiapan diri terlebih jika ternyata memiliki tanggung jawab nafkah untuk istri dan anak.

"Apakah minggu depan, tahun depan, atau 2 tahun lagi sesuai dengan kesiapannya. Yang penting mantapkan hati aku harus hijrah," kata Buya Yahya.

Pelan-pelan meninggalkan dengan perencanaan yang telah matang hingga akhirnya akan tiba di tempat yang mulia.Akan tetapi jangan lantas mencaci maki orang-orang yang masih terjebak dalam dosa zina.

"Tapi ingat kalau suatu ketika anda sudah terbebas, tetap anda tidak boleh mencaci saudara anda yang masih ada di sana," tegas Buya Yahya.

"Jangan sekali-kali anda yang sudah terbebas dari riba lalu anda mencaci mereka, mereka adalah umat Nabi Muhammad," sambungnya.

Jadi, perlu direncanakan untuk hijrah namun secara perlahan karena masih ada tanggung jawab yang harus dipenuhi sebelum tiba-tiba keluar dari bank konvensional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak boleh karena ingin hijrah lantas mogok kerja di bank konvensional, Buya Yahya menyarankan cara yang lebih elegan.

"Yakin, Allah Maha Kaya, kekayaan bukan dari sebuah perusahaan tapi dari Allah SWT," pungkasnya. (far/akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Shalat Idul Adha Dedi Mulyadi Sedekah ke Ki Marjuk, Aksinya Langsung Diikuti yang Lain

Usai Shalat Idul Adha Dedi Mulyadi Sedekah ke Ki Marjuk, Aksinya Langsung Diikuti yang Lain

Setelah menjalankan shalat Idul Adha di Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Dedi Mulyadi sedekah ke salah satu warga, aksinya diikuti yang lain.
Lebaran Idul Adha 2026: Arus Kendaraan Tinggalkan Jakarta via Tol Layang MBZ Melonjak hingga 125 Persen

Lebaran Idul Adha 2026: Arus Kendaraan Tinggalkan Jakarta via Tol Layang MBZ Melonjak hingga 125 Persen

Lonjakan drastis volume kendaraan terjadi di Ruas Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Bek Persib Bandung, Frans Putros memberikan reaksi mengejutkan. Hal itu terjadi setelah ponsel diduga miliknya yang hilang saat pawai juara berhasil ditemukan.
Libur Lebaran Idul Adha 1447 H, Ancol Diserbu Lebih dari 32 Ribu Wisatawan

Libur Lebaran Idul Adha 1447 H, Ancol Diserbu Lebih dari 32 Ribu Wisatawan

Kawasan wisata terpadu pesisir Jakarta, Ancol, dipadati puluhan ribu pengunjung pada hari raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5). 
Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Pekalongan, 6 Korban Melapor dan Puluhan Lainnya Masih Bungkam

Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Pekalongan, 6 Korban Melapor dan Puluhan Lainnya Masih Bungkam

Kasus dugaan tindak asusila kembali mencoreng dunia pendidikan keagamaan. Polresta Pekalongan mengamankan KH. Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati Buaran, atas dugaan pencabulan terhadap sejumlah santriwatinya.
Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Berikut amalan-amalan yang dianjurkan pada hari Tasyrik yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, hari di mana umat Islam dilarang berpuasa.

Trending

Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan olahan daging kurban saat Hari Raya Idul Adha yang itu-itu saja? Jangan biarkan stok daging hanya dibuat menu yang monoton. Coba resep sate goreng
Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Pekalongan, 6 Korban Melapor dan Puluhan Lainnya Masih Bungkam

Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Pekalongan, 6 Korban Melapor dan Puluhan Lainnya Masih Bungkam

Kasus dugaan tindak asusila kembali mencoreng dunia pendidikan keagamaan. Polresta Pekalongan mengamankan KH. Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati Buaran, atas dugaan pencabulan terhadap sejumlah santriwatinya.
Lensa Berbicara: Senyum dan Gotong Royong Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Tinggi Jakpus

Lensa Berbicara: Senyum dan Gotong Royong Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Tinggi Jakpus

Suasana hangat penuh kebersamaan tampak menyelimuti Kampung Tanah Tinggi, tepatnya di Jalan Baladewa Kiri, Gang Mohammad Ali, Jakarta Pusat, Rabu (27/5). 
Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Berikut amalan-amalan yang dianjurkan pada hari Tasyrik yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, hari di mana umat Islam dilarang berpuasa.
Lebaran Idul Adha 2026: Arus Kendaraan Tinggalkan Jakarta via Tol Layang MBZ Melonjak hingga 125 Persen

Lebaran Idul Adha 2026: Arus Kendaraan Tinggalkan Jakarta via Tol Layang MBZ Melonjak hingga 125 Persen

Lonjakan drastis volume kendaraan terjadi di Ruas Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Libur Lebaran Idul Adha 1447 H, Ancol Diserbu Lebih dari 32 Ribu Wisatawan

Libur Lebaran Idul Adha 1447 H, Ancol Diserbu Lebih dari 32 Ribu Wisatawan

Kawasan wisata terpadu pesisir Jakarta, Ancol, dipadati puluhan ribu pengunjung pada hari raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5). 
Usai Shalat Idul Adha Dedi Mulyadi Sedekah ke Ki Marjuk, Aksinya Langsung Diikuti yang Lain

Usai Shalat Idul Adha Dedi Mulyadi Sedekah ke Ki Marjuk, Aksinya Langsung Diikuti yang Lain

Setelah menjalankan shalat Idul Adha di Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Dedi Mulyadi sedekah ke salah satu warga, aksinya diikuti yang lain.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT