News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Manipulasi Jadwal Dakwah Ustaz, Fasilitator Ulama Kondang Akhirnya Minta Maaf

Tiga orang fasilitator ulama-ulama kondang akhirnya minta maaf karena telah memanipulasi jadwal Ustaz Abdul Somad, Ustaz Adi Hidayat dan Ustaz Zacky Mirza.
Minggu, 30 Juli 2023 - 16:10 WIB
Sarip Efendi (baju hitam) saat Meminta Maaf dengan Didampingi Oleh Ustaz Zacky Mirza dan Tim dari UAS, Ustaz Rusli pada Sabtu (29/7/2023)
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Tiga orang fasilitator ulama-ulama kondang di Indonesia akhirnya meminta maaf karena telah memanipulasi jadwal Ustaz Abdul Somad (UAS), Ustaz Adi Hidayat (UAH) dan Ustaz Zacky Mirza.

Ketiga orang itu adalah Sarip Efendi, Agus Suprapto dan Bapak Herman Permana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sarip Efendi diduga memanipulasi jadwal para ulama tersebut dan sekaligus memposisikan diri kepada panitia pengundang acara bahwa ia dan dua rekannya merupakan bagian dari management ustaz-ustaz tersebut.

Dalam surat permohonan maaf yang diterima oleh tvOnenews pada Minggu (30/7/2023), Sarip Efendi dan ketiga rekannya mengaku menyesal atas kekhilafannya.

tvonenews

“Izinkan saya, Sarip Efendi beserta dua orang sahabat saya, yaitu Bapak Agus Suprapto dan Bapak Herman Permana, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas beberapa kali kekhilafan yang kami lakukan dalam beberapa waktu terakhir,” ujar Sarip Efendi.

“Beberapa perbuatan tidak terpuji yang telah kami lakukan, yaitu memanipulasi jadwal para ulama dan memposisikan diri kami kepada panitia pengundang acara seolah olah kami merupakan bagian dari management para ulama tersebut,” sambung Sarip. 

Sarip mengakui perbuatan khilaf itu telah merugikan beberapa pihak, baik kerugian materiil maupun kerugian inmateriil.

“Terutama yang berkaitan dengan beberapa program Dakwah Islam di Indonesia dalam kurun waktu satu tahun terakhir,” tandasnya. 

Sarip juga meminta maaf karena perbuatan ia dan kedua rekannya itu telah menimbulkan keresahan bagi para pegiat dakwah.


Ilustrasi Ustaz Abdul Somad (UAS) saat Berdakwah (Instagram @ustadzabdulsomad)

“Serta menimbulkan citra buruk bagi program dakwah, bahkan bagi para ulama yang terkait langsung dengan perbuatan yang telah kami lakukan,” ucap Sarip. 

Ketiganya memohon maaf jika ada beberapa program dakwah pada media televisi yang pernah terdampak akibat dari perbuatan mereka.

“Seperti program tvOne dan iNewsTV, sehingga sudah sepatutnya kami memohon maaf, dan mengakui bahwa perbuatan tersebut sangatlah tidak pantas ditiru,” ujar Sarip.

Sarip mengaku bahwa perbuatan ini murni dilakukan oleh mereka bertiga.

“Sama sekali tidak pernah melibatkan keluarga, sahabat maupun orang-orang terdekat kami,” kata Sarip. 

“Sekali lagi, dari dalam lubuk hati kami yang terdalam, penuh ketulusan, rasa penyesalan dan komitmen untuk bertanggung jawab, kami sangat memohon dibukakan pintu maaf bagi kami bertiga,” sambung Sarip. 

Ketiganya menyadari bahwa segala kesalahan yang diperbuat telah merugikan banyak pihak, baik yang terkait secara langsung maupun tidak. 

“Kami pun menyadari bahwa perbuatan tersebut telah mencoreng nama baik kami sendiri, nama baik keluarga, nama baik sahabat, nama baik para guru dan ulama, serta mencoreng pula citra program dakwah yang selama ini sangat sering digaungkan oleh banyak pegiat dakwah di Indonesia,” ujar Sarip.

Dalam kesempatan itu, ketiganya juga akan berkomitmen dan bertanggung jawab serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

“Sehingga apabila ternyata perbuatan itu kami lakukan kembali di kemudian hari, maka tentunya konsekuensi sanksi hukum serta sanksi sosial telah siap kami terima,” ujar Sarip.

Kemudian kepada pihak-pihak yang telah dirugikan Sarip mengatakan bahwa sedang dalam penyelesaian.

“Kami berjanji, akan dan sedang menyelesaikan segala permasalahan tersebut sesegera mungkin, melalui tabayun dan cara-cara kekeluargaan, serta kesepakatan penyelesaian ganti rugi materiil maupun inmateriil,” tandas Sarip.


Ustaz Zacky Mirza (Instagram @zackymirza_)

Dalam permintaan maaf yang dilakukan di hadapan publik pada Sabtu (29/7/2023) di Cimanggis, Depok, Jawa Barat itu, Sarip Efendi mewakili kedua rekannya didampingi oleh Ustaz Zacky Mirza dan Ustaz Rusli yang merupakan perwakilan dari tim Ustaz Abdul Somad (UAS).

Hal ini karena Ustaz Zacky Mirza merupakan orang yang pertama kali diikuti dakwahnya oleh Sarip Efendi.

“Ada pengaduan ke saya, karena beliau dulu ikut saya,” ujar Ustaz Zacky Mirza.

Dalam kesempatan itu, Ustaz Zacky Mirza juga mengatakan bahwa dirinya akan mengawal kasus ini hingga tuntas.

“Akan mengawal terus termasuk dengan manajemen Ustaz Adi Hidayat (UAH),” kata Ustaz Zacky Mirza.

Selain itu beliau juga berharap masyarakat mengambil pelajaran dari kasus ini.

“Masyarakat diminta agar tidak langsung menganggap ini tim resmi,” kata Ustaz Zacky Mirza.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Misal Ustaz Abdul Somad seperti yang dijelaskan tadi oleh timnya, sudah diplot selama 6 bulan ke depan,” sambung Ustaz Zacky Mirza.

Sebagai informasi, kasus manipulasi jadwal ulama ini terkuak dari aduan beberapa penyelenggara acara kepada Ustaz Zacky Mirza atas jadwal dakwah ulama di Jawa Barat. (put)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

20  Ide Caption Selamat Hari Valentine 2026, Paling Romantis dan Berkesan

20 Ide Caption Selamat Hari Valentine 2026, Paling Romantis dan Berkesan

Cari caption Valentine yang romantis dan berkesan? Temukan ide caption Selamat Hari Valentine 2026 yang manis, tulus, dan cocok untuk posting di media sosial.
Isu Cerai Mencuat, Nia Ramadhani Angkat Bicara Soal Hubungannya dengan Ardi Bakrie

Isu Cerai Mencuat, Nia Ramadhani Angkat Bicara Soal Hubungannya dengan Ardi Bakrie

Nia Ramadhani akhirnya buka suara soal isu perceraian dengan Ardi Bakrie. Ia tegas membantah kabar yang menyebut rumah tangganya retak.
Sudah Dibujuk, tapi Ronaldo Tetap Ogah Main di Laga Al Nassr vs Al Ittihad: Kemarahan Pemain Berlanjut

Sudah Dibujuk, tapi Ronaldo Tetap Ogah Main di Laga Al Nassr vs Al Ittihad: Kemarahan Pemain Berlanjut

Ambisi Al Nassr untuk jadi pemenang di musim ini harus menemui jalan terjal. Sebab, Ronaldo tetap melakukan protes dengan mogok main di laga melawan Al Ittihad.
Bukan Ramon Tanque, Sosok Ini yang Dikorbankan Bojan Hodak Setelah Mendatangkan Sergio Castel ke Persib

Bukan Ramon Tanque, Sosok Ini yang Dikorbankan Bojan Hodak Setelah Mendatangkan Sergio Castel ke Persib

Sergio Castel menjadi pemain asing ke-12 di skuat Persib. Sedangkan untuk liga domestikan, setiap tim hanya bisa mendaftarkan sebelas amunisi impor sesuai dengan regulasi yang dibuat I.League.
Pujian Setinggi Langit Pelatih Jepang untuk Timnas Futsal Indonesia yang Lolos Final Lawan Iran

Pujian Setinggi Langit Pelatih Jepang untuk Timnas Futsal Indonesia yang Lolos Final Lawan Iran

Pelatih Timnas Futsal Jepang Kensuke Takahashi mengakui keunggulan Timnas Futsal Indonesia usai kekalahan 3-5 pada laga semifinal Piala Asia Futsal 2026. Ia ...
Usai Jajal Mobil Baru Ferrari untuk Musim Depan di Barcelona, Lewis Hamilton Makin Optimis Hadapi F1 2026 

Usai Jajal Mobil Baru Ferrari untuk Musim Depan di Barcelona, Lewis Hamilton Makin Optimis Hadapi F1 2026 

Lewis Hamilton mulai menemukan rasa percaya diri bersama Ferrari jelang bergulirnya ajang F1 2026.

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Jurnalis Italia Puji Kejeniusan Transfer AC Milan Boyong Fullkrug: Datang Senyap dan Langsung Jadi Andalan Allegri

Jurnalis Italia Puji Kejeniusan Transfer AC Milan Boyong Fullkrug: Datang Senyap dan Langsung Jadi Andalan Allegri

Kehadiran Niclas Füllkrug di AC Milan sempat dipandang sebelah mata. Namun, seiring berjalannya waktu, penyerang asal Jerman itu justru sukses membuktikan diri.
AC Milan Cuan Besar! Rossoneri Berpotensi Untung 94 Juta Euro Lewat Morata dan Chukwueze Akhir Musim Nanti

AC Milan Cuan Besar! Rossoneri Berpotensi Untung 94 Juta Euro Lewat Morata dan Chukwueze Akhir Musim Nanti

Manajemen AC Milan memasuki fase krusial menjelang akhir musim dengan satu fokus utama, yakni memantau nasib para pemain yang tengah dipinjamkan ke klub lain.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT