News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memilukan, Inilah Waktu Nabi Muhammad SAW Didera Penghinaan dan Penganiayaan Saat Dakwah

Maulid Nabi bertepatan dengan hari Kamis (28/9/2023). Oleh karenanya, sebagai umat Nabi Muhammad SAW, mari kita mengingat bagaimana sejarah dakwah beliau.
Rabu, 27 September 2023 - 05:45 WIB
Ilustrasi Dua Orang Muslim Menaiki Unta di Tengah Padang Pasir
Sumber :
  • freepik

Jakarta, tvOnenews.com - Maulid Nabi atau Hari Lahir Nabi Muhammad SAW adalah pada 12 Rabiul Awal.

Pada tahun 2023, tanggal 12 Rabiul Awal bertepatan dengan hari Kamis (28/9/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karenanya, sebagai umat Nabi Muhammad SAW, mari kita mengingat bagaimana sejarah dakwah beliau dalam menyebarkan Islam.

Nabi Muhammad SAW berdakwah selama 22 tahun 2 bulan 22 hari atau jika dibulatkan menjadi 23 tahun. 

tvonenews

Nabi Muhammad SAW berdakwah di Mekkah selama 13 tahun.

Sementara di Madinah selama 10 tahun. 

Perjalanan dakwah Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan ajaran agama Islam tentu tidaklah mudah.

Adalah Sayyidah Khadijah binti Khuwailid (Siti Khadijah RA), istri tercinta Nabi Muhammad SAW yang pertama kali mengikuti ajaran Rasulullah.

Siti Khadijah RA bukan hanya menjadi penopang dari dakwah Nabi Muhammad SAW, namun juga merupakan perempuan pertama yang dapat merasakan kenabian pada diri suaminya.

Sebagaimana dijelaskan dalam artikel sebelumnya tentang penyebaran Islam di awal masa dakwah Nabi Muhammad SAW, Siti Khadijah RA adalah pelipur dan penenang Nabi Muhammad yang paling utama.

Namun, Siti Khadijah RA akhirnya meninggal dunia.

Ummul Mukminin itu menghembuskan nafas terakhirnya di pangkuan Rasulullah SAW.

Siti Khadijah RA, wafat pada hari ke-11 bulan Ramadhan tahun ke-10 kenabian.

Beliau wafat tiga tahun sebelum Rasulullah hijrah ke Yatsrib atau nama kota Madinah saat itu.

Siti Khadijah RA wafat pada usia 65 tahun saat Rasulullah berusia sekitar 50 tahun.

Meninggalnya Siti Khadijah RA sempat membuat Nabi Muhammad SAW patah semangat dan jatuh ke lembah kesedihan.

Kesedihan itu semakin mendalam, karena tiga bulan berikutnya tepatnya di bulan Rajab, Abu Thalib, paman yang selalu melindungi Rasulullah juga meninggal dunia.

Kedua orang terkasihnya meninggal dunia saat Nabi Muhammad SAW sedang berada di tengah kekejaman kaum Quraisy yang semakin merajalela.

Sebagaimana dikisahkan dalam artikel tentang awal dakwah Nabi Muhammad SAW, meski tak memeluk Islam, namun Abu Thalib selalu menjaga dan melindungi Nabi Muhammad SAW dari orang-orang Quraisy yang ingin  mencelakakannya.

Kesetiaan dan kasih sayang Abu Thalib kepada keponakannya itu berlangsung sekitar empat puluh tahun hingga ia wafat.

Abu Thalib bahkan rela jika harus menyatakan permusuhan kepada siapapun yang berani menyakiti dan menentang Rasulullah SAW.

Abu Thalib meninggal karena sakit yang semakin hari semakin parah.


Sebuah Kaligrafi Nabi Muhammad SAW yang Ada di Madinah (pixabay/Abdullah_Shakoor)

Dilansir dari Buku Sejarah Lengkap Penyebaran Islam karya Prof. Dr. Thomas W. Arnold, sepeninggal Siti Khadijah RA dan Abu Thalib, meninggalnya sang paman membuat Nabi Muhammad semakin didera penghinaan dan penganiayaan secara terbuka.

Setelah 10 Tahun Kenabian, Nabi Muhammad Pergi dari Mekkah ke Kota Ta’if

Setelah 10 tahun menyampaikan ajaran-ajaran Islam, Nabi Muhammad berpikir kembali, barangkali ada kalangan lain yang lebih siap mendengar ajaran-ajarannya.

Nabi Muhammad SAW berharap, barangkali bibit-bibit akidah bisa lebih diterima dan berkembang subur di tempat tersebut.

Dengan harapan tersebut, Nabi Muhammad SAW pergi ke Ta’if, sebuah kota yang terletak sekitar 70 mil dari Makkah.

Sebelum bertemu dengan kepala suku dari Kota Ta’if, Nabi Muhammad SAW menjelaskan ajaran ketauhidan Tuhan dan misi yang beliau emban sebagai rasul yang mengajarkan keyakinan ini.

Pada saat bersamaan, Nabi Muhammad SAW memohon perlindungan dari para penindasnya di Makkah.

Namun ternyata, pilihan Nabi Muhammad SAW saat itu ternyata kurang tepat.

Nabi Muhammad SAW malah diejek oleh masyarakat Ta’if.

Bahkan orang-orang Ta’if melempari Nabi Muhammad SAW dengan batu saat mengusir beliau.

Sepulang dari Kota Ta’if, peluang kesuksesan Nabi Muhammad SAW semakin kecil daripada sebelumnya.

Penderitaan Nabi Muhammad SAW yang teramat dalam membuat beliau mengungkapkan kalimat yang pernah diabadikan oleh nabi Nuh AS.

Berikut isi Surah Nuh Ayat 5-7

Ayat 5

قَالَ رَبِّ اِنِّيْ دَعَوْتُ قَوْمِيْ لَيْلًا وَّنَهَارًاۙ

qāla rabbi innī da’autu qaumī lailaw wa nahārā

"Dia (Nuh) berkata, “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menyeru kaumku siang dan malam,"

Ayat 6

فَلَمْ يَزِدْهُمْ دُعَاۤءِيْٓ اِلَّا فِرَارًا

fa lam yazid-hum du’ā`ī illā firārā

"tetapi seruanku itu tidak menambah (iman) mereka, justru mereka lari (dari kebenaran)."

Ayat 7

وَاِنِّيْ كُلَّمَا دَعَوْتُهُمْ لِتَغْفِرَ لَهُمْ جَعَلُوْٓا اَصَابِعَهُمْ فِيْٓ اٰذَانِهِمْ وَاسْتَغْشَوْا ثِيَابَهُمْ وَاَصَرُّوْا وَاسْتَكْبَرُوا اسْتِكْبَارًاۚ

wa innī kullamā da’autuhum litagfira lahum ja’alū aṣābi’ahum fī āżānihim wastagsyau ṡiyābahum wa aṣarrụ wastakbarustikbārā

"Dan sesungguhnya aku setiap kali menyeru mereka (untuk beriman) agar Engkau mengampuni mereka, mereka memasukkan anak jarinya ke telinganya dan menutupkan bajunya (ke wajahnya) dan mereka tetap (mengingkari) dan sangat menyombongkan diri.

Awal Mula Pertemuan dengan Penduduk Madinah


Ilustrasi Masjid di Gurun (freepik)

Sudah menjadi kebiasaan Nabi Muhammad SAW pada saat melaksanakan haji setiap tahun untuk mengunjungi perkemahan-perkemahan berbagai suku Arab dan mendiskusikan berbagai permasalahan bersama mereka.

Oleh beberapa kalangan, kata-kata beliau disambut dengan mengejek.

Namun akhirnya datanglah kabar gembira dari pelosok yang tak pernah diduga sebelumnya.

Nabi Muhammad SAW bertemu dengan sebuah kelompok kecil sekitar enam sampai tujuh orang yang memperkenalkan diri berasal dari Madinah atau daerah yang dulu disebut dengan Yatsrib.

“Dari suku mana kalian?’ tanya Nabi Muhammad SAW kepada mereka dengan lembut.

“Kami berasal dari suku Khazraj,” jawab mereka.

“Teman-teman kamu kaum Yahudi?” tanya Nabi.

“Benar,” jawab mereka.

“Apakah kalian berkenan duduk sebenar agar aku bisa berbicara dengan kalian?”

“Tentu saja bisa,” jawab mereka dengan ramah.

Kemudian orang-orang Yahudi Bani Khazraj itu duduk bersama Nabi Muhammad SAW.

Beliau segera menjelaskan kebenaran Tuhan dan ajaran Islam.

Nabi Muhammad SAW juga membaca Al-Qur’an di hadapan mereka.

Sedemikian menakjubkan Tuhan menempa keindahan Islam yang ditemukan di negeri Yahudi, negeri yang juga memiliki kitab dan kebijaksanaan.

Padahal mereka justru menjadi tak bertuhan atau penyembah berhala.

Setelah bertemu dan mendengarkan apa yang diucapkan oleh Nabi Muhammad SAW, Kini orang Yahudi seakan memegang bara api di tangan,

Kemudian, terjadilah perselisihan di antara mereka.

“Akan segera lahir seorang rasul dan saatnya telah tiba, ia akan kita ikuti dan bersamanya kamu akan membunuh serta penganiaya Ad dan Iram,” kata salah satu dari mereka.

Kemudian ketika Nabi Muhammad SAW menyuruh mereka menyeru orang-orang itu untuk beriman kepada Allah satu sama lain berkomentar.

“Ketahuilah, orang itu adalah seorang Nabi yang telah diperingatkan oleh orang-orang Yahudi kepada kita. Mari kita segera dan menjadi orang pertama yang mengikuti Nabi itu,” kata salah seorang dari rombongan itu.

Kemudian saat itu juga, mereka memeluk Islam seraya berkata kepada Nabi Muhammad SAW:

“Bangsa kami telah lama terpelosok dalam permusuhan yang sangat pedih dan membuat kami saling membinasakan satu sama lain. Semoga kini Tuhan berkenan mempersatukan mereka bersama melaluimu dan ajaranmu, karena itu, kami akan mengajari mereka dan memberitakan agama yang telah kamu terima darimu ini,”

Dengan keyakinan teguh, akhirnya orang-orang Bani Khazraj yang sudah memeluk Islam kembali negeri mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Demikianlah peristiwa tersebut dianggap sebagai titik balik dari dakwah Nabi Muhammad SAW.

Wallahua’lam

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Tampil di leg kedua, Maarten Paes menjadi kiper utama Ajax menantang Shelbourne FC di Tolka Park, Jumat (14/8/2026) dini hari WIB. 
John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, resmi kembali menjalani latihan bersama FC Twente usai berbulan-bulan mangkir dari tim
Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Pengusaha muda asal Medan, Insanul Fahmi, mengungkap perubahan besar dalam perjalanan hidup dan bisnisnya setelah konflik rumah tangganya dengan Wardatina Mawa.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, resmi kembali menjalani latihan bersama FC Twente usai berbulan-bulan mangkir dari tim
Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Pengusaha muda asal Medan, Insanul Fahmi, mengungkap perubahan besar dalam perjalanan hidup dan bisnisnya setelah konflik rumah tangganya dengan Wardatina Mawa.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT