Pulang Larut Malam dan Khawatir Tidak Bangun saat Tahajud? Ustaz Adi Hidayat Sarankan Lakukan Shalat Malam Jenis ini
- kolase tvOnenews/envato element/canva
Jakarta, tvOnenews.com - Ustaz Adi Hidayat menjelaskan jenis shalat malam yang dapat dilakukan oleh Muslim yang pulang kerjanya larut malam.
Shalat malam ini dikatakan oleh Ustaz Adi Hidayat dapat menjadi alternatif bagi yang merasa lelah dan menduga tak dapat bangun saat sepertiga malam.
“Kesulitan bangun menunaikan tahajud misalnya, maka anda bisa ambil alternatif yang pertama,” ujar Ustaz Adi Hidayat, dilansir dari kanal YouTube Adi Hidayat Official pada Kamis (5/10/2023).
“Setelah salat isya, Anda shalat sunnah ba’diyah setelah itu tunaikan shalat malam yang ini,” saran dari Ustaz Adi Hidayat.
Lantas shalat malam jenis apakah yang dimaksud oleh Ustaz Adi Hidayat?
![]()
Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Jenis-jenis Shalat Malam (Tangkapan Layar/YouTube Adi Hidayat Official)
Shalat malam itu yang dijelaskan oleh Ustaz Adi Hidayat adalah Qiyamul Lail.
Qiyamul Lail kata Ustaz Adi Hidayat adalah jenis shalat malam yang pertama.
“Jenis pertama yang dikerjakan tanpa tidur dulu umumnya,” kata Ustaz Adi Hidayat.
Waktunya, kata Ustaz Adi Hidayat adalah mulai setelah shalat isya sampai dengan ke pertengahan malam.
“Atau bahkan terbentang tapi tidak didahului dengan tidur,” jelas Ustaz Adi Hidayat.
“Ini yang secara umum disebut dengan Qiyamul Lail secara umum,” tambah Ustaz Adi Hidayat.
Shalat Qiyamul Lail dapat dilakukan sebanyak dua rakaat, empat rakaat atau semampu Anda.
“Ya jadi ini yang dimaksudkan sholat yang Anda tunaikan shalat malam yang jenisnya dilakukan sebelum anda tidur,” kata Ustaz Adi Hidayat.
Karena Anda menduga karena sangking lelahnya, Anda belum tentu bisa bangun pada malam harinya.
“Kondisi kedua, bisa jadi Anda dalam keadaan memang sedang begadang misalnya, karena kondisi tugas tertentu,” kata Ustaz Adi Hidayat.
“Misal dalam keadaan sedang ada shift kerja yang membuat anda belum tidur mengerjakan sesuatu,” sambung Ustaz Adi Hidayat,
Maka Anda bisa tunaikan salat ini, walaupun misalnya jam dua belas pekerjaan masih dikerjakan. Tapi Anda belum tidur.
“Nah Anda ingin tunaikan salat misalnya, maka shalat Anda statusnya di situ masuk dalam kategori Qiyamul Lail,” kata Ustaz Adi Hidayat.
Load more