News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Pensiun, Uang Gaji dari Perusahaan Riba, Boleh Digunakan Untuk Kebutuhan Masa Tua? Buya Yahya Bilang Kalau...

Buya Yahya menegaskan bahwa uang gaji pensiun dari hasil asuransi perusahaan riba, sebaiknya tidak digunakan atas nama kita. Karena itu termasuk hal yang kotor
Selasa, 28 November 2023 - 17:01 WIB
Sudah Pensiun, Uang Gaji dari Perusahaan Riba, Boleh Digunakan Untuk Kebutuhan Masa Tua Buya Yahya Bilang Kalau...
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

tvOnenews.com - Dalam salah satu kajiannya, Buya Yahya menjelaskan tentang uang gaji pensiun dari perusahaan riba, apakah boleh digunakan untuk kebutuhan masa tua.

Karena tidak sedikit perusahaan yang ternyata mengandung riba dalam sistem yang dijalankannya, akan tetapi tidak diketahui oleh karyawannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Simak penjelasan Buya Yahya terkait uang gaji pensiun dari perusahaan riba berikut ini.

"Saya pernah bekerja di perusahaan riba, tapi sudah pensiun. Seperti perusahaan pada umumnya, setiap perusahaan mendaftarkan karyawannya ke BPJS Ketenagakerjaan setiap bulan. Jaminan uang hari tua bisa digunakan. Beberapa waktu lalu saya mencairkan uangnya karena sedang butuh. Namun setelah uangnya cair saya tiba-tiba berfikir begini, ini uangnya saya boleh gunakan atau tidak. Uang asuransi JHT (Jaminan Hari Tua) BPJS," tanya salah satu jamaah.

Dilansir dari YouTube resminya, Selasa (28/11/23) berikut adalah penjelasan Buya Yahya terkait gaji pensiun dari bank konvensional yang termasuk riba, apakah boleh digunakan atau tidak?.

Buya Yahya menyampaikan bahwa, siapapun yang terlanjur ikut asuransi yang tidak syar'i berbeda dengan asuransi yang syar'i. 

Sebab menurut Buya Yahya, asuransi yang syar'i beda. Asuransi yang syar'i itu tujuannya adalah untuk menolong orang lain dan tidak berharap sakit.

Menurut Buya Yahya, yang perlu ditata dan diingatkan oleh kita semua dari asuransi syar'i adalah niat. 

"Jadi kita diniatkan membayar per bulan adalah infaq, untuk membantu saudara kita yang sakit. Tabarruk, selesai tanpa mengharap apapun kembali kepada kita," ujar Buya Yahya.

Gaji Pensiun dari Perusahaan Riba, Bolehkan Digunakan?

Ilustrasi Lansia, melihat gaji pensiun dari perusahaan riba. Source: istockphoto

Adapun jika lembaga tersebut ternyata menjanjikan kepada kita, atau kepada siapapun yang telah bergabung jika sakit akan ditolong itu adalah asuransi yang baik.

"Bukan saya membayar (asuransi) saya mengambil yang lebih banyak. Atau mendapatkan keuntungan lain di luarnya, maka itu termasuk yang riba," ujar Buya Yahya.

"Membayar 100 juta ingin mendapat 1 milyar," sambungnya.

Buya Yahya menegaskan bahwa yang terbaik adalah ambil modal yang sudah dibayarkan kepada asuransi sebagai uang pensiun. 

"Ambil modalmu saja yang pernah kau bayarkan. Selebihnya adalah karena itu bukan harta yang  baik, maka selebihnya ambillah, tapi jangan digunakan untuk dirimu sendiri," ujar Buya Yahya.

"Dan jangan kau berikan kepada siapapun atas nama dirimu, sebab menggunakan namamu sama dengan memakai," tegasnya melanjutkan.

Maka harta tersebut dari kelebihan modal termasuk harta kotor, dan jangan dihadiahkan untuk orang lain dan hendaknya diletakkan ditempat yang kotor.

"Misalnya ada proyek WC umum, Anda letakkan di sana tanpa memberitahu siapapun dan jangan pakai atas nama Anda," terang Buya Yahya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pura-pura jadi panitia, dapet sumbangan sana-sini, padahal itu duit busuk yang kita keluarkan," pungkas Buya Yahya.

(udn)
Baca artikel tvOnenews.com terkini dan lebih lengkap, klik google news.

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT