News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cari Modal Bisnis Pakai Duit Pinjam ke Bank, Rezekinya Bakal Halal atau Tidak? Buya Yahya Jawab Tegas Kalau…

Bila seseorang yang ingin membuka usaha namun tidak memiliki modal yang cukup, maka banyak orang yang memilih untuk meminjam ke bank. Buya Yahya jelaskan...
Senin, 12 Februari 2024 - 16:19 WIB
Buya Yahya jelaskan hukum pinjam uang di bank untuk modal usaha
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

tvOnenews.com - Dalam ajaran agama Islam, Riba menjadi salah satu yang dilarang oleh agama. Untuk itu, setiap umat muslim dilarang mendekati dan harus segera menjauhi dari perbuatan tersebut, sebagai contoh meminjam uang di bank dengan bunga.

Perlu diingat untuk berhati-hati sebab riba memiliki beberapa jenis dan golongan yang berbeda-beda. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, bila seseorang yang ingin membuka usaha namun tidak memiliki modal yang cukup, maka banyak orang yang memilih untuk meminjam ke bank. 

Mengenai hal tersebut, apakah rezeki yang diterima dari usaha tersebut halal bila modalnya dari hasil meminjam di bank?

Dilansir dari tayangan Youtube Buya Yahya, salah satu jamaah kajian dari Buya Yahya bertanya soal meminjam modal bisnis di Bank.

"Buya, saya meminjam uang di Bank untuk modal jualan dan hasilnya untuk menghidupi sehari-hari, dan untuk membiayai anak di Pondok," tutur penanya

"Saya tahu apa yang saya lakukan adalah riba, tapi saya tak bisa berbuat apa-apa, jika saya tak bisa meminjam di bank, maka usaha saya tidak jualan, sumber penghasilan saya hanya dari jualan itu, apa yang saya bisa lakukan Buya?" tanya jamaah kepada Buya Yahya.


Buya Yahya. (Ist)

Buya Yahya menjawab mengenai riba meminjam uang bank untuk modal bisnis guna mencukupi kehidupan sehari-hari hingga biaya pondok sang anak.

"Kami hanya menjawab dari pertanyaan bahwasanya Anda mengambil dari dana Riba untuk berdagang, untuk menyekolahkan anak Anda, memondokkan anak Anda, tanpa ini anak anda tak bisa mondok (pesantren)," ungkap Buya Yahya pada tayangan YouTube Buya Yahya.

"Memondokkan bikin anak anda mengantarkan kepada Allah SWT dan rasulnya, tidak mungkin anda antarkan dengan suatu yang haram, berarti belum tulus dong, mengantarkan anaknya dengan dana haram," lanjutnya.

Meski begitu, Buya Yahya menegaskan jangan mengambil dana riba dari Bank untuk biaya pondok anak, lalu bagaimana nasib anaknya yang ingin mondok.

"Cari pondok yang gak pakai biaya, kok pusing, mau apalagi? selesai jawabannya" tuturnya.

Ulama muda bernama lengkap Yahya Zainul Maarif ini menyebutkan tidak berguna jika menggunakan dana yang haram untuk sekolah anak.

Terlebih lagi, memaksakan anak untuk mondok dengan dana riba.

"Kalau dari harta yang haram, gak akan berguna. Dimakannya haram,” tegas Buya.

Buya Yahya yang juga pengasuh Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon ini mengingatkan kepada para wali santri agar mengambil harta yang bersih untuk sekolah anak.

"Pesantren mana pun pondoknya, ambilkan harta terbersih Anda agar anak cerdas pikirannya dan hatinya,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ilmunya manfaat, bukan dari harta haram, subhanallah, hati-hati yah. Semoga Allah memudahkan anda semuanya untuk mendapatkan yang halal dan siapapun yang masih berada di dalam lingkungan riba,” sambungnya.

“Semoga Allah Mahakuasa mengangkatnya dan mengentaskannya, mengganti dengan yang halal bersih lebih banyak lagi, lebih berkah," pungkasnya. (ind/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Ringan, Denda PKB dan BBNKB Dihapus Selama Tiga Bulan

Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Ringan, Denda PKB dan BBNKB Dihapus Selama Tiga Bulan

Memperingati HUT ke-499 Kota Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadirkan kebijakan pembebasan sanksi administratif bagi wajib pajak kendaraan bermotor
Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Pertamina Dorong Ekonomi Sirkular Lewat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Pertamina Dorong Ekonomi Sirkular Lewat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Pertamina mendorong agar pengelolaan sampah tidak hanya mampu mengurangi volume limbah, tetapi juga menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat setempat.
Klasemen Akhir Grup A Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Juara Grup, Lolos ke Semifinal

Klasemen Akhir Grup A Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Juara Grup, Lolos ke Semifinal

Kepastian juara grup sekaligus tiket semifinal Piala AFF U-19 ini dipastikan setelah Timnas Indonesia U-19 menang dari Vietnam di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Minggu (7/6/2026). 
Hasil Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia U-19 Lolos Semifinal usai Taklukan Vietnam 2-1

Hasil Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia U-19 Lolos Semifinal usai Taklukan Vietnam 2-1

Timnas Indonesia U-19 menaklukkan Vietnam dengan skor akhir 2-1 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Minggu (7/6/2026). 
Mensesneg Komentari Usulan Menteri HAM Terkait Sipil Isi Jabatan Utama Polri: Sampaikan Sesuai Mekanisme

Mensesneg Komentari Usulan Menteri HAM Terkait Sipil Isi Jabatan Utama Polri: Sampaikan Sesuai Mekanisme

Mensesneg Prasetyo Hadi komentari usulan Menteri HAM Natalius Pigai soal kalangan sipil profesional mengisi sejumlah jabatan nonoperasional di lingkungan Polri.
Dorong Kedaulatan Energi Nasional, HUT Ke-2 IEDS Soroti Tata Kelola SDA Berbasis Konstitusi

Dorong Kedaulatan Energi Nasional, HUT Ke-2 IEDS Soroti Tata Kelola SDA Berbasis Konstitusi

HUT ke-2 IEDS dirayakan dengan Seminar Nasional yang mengusung tema “Membangun Tata Kelola Energi dan Sumber Daya Alam yang Konstitusional, Berkeadilan, dan Berkelanjutan”.

Trending

Menteri HAM Usul Jabatan Utama Polri Diisi Warga Sipil, Kapolri Lontarkan Respons Menohok soal Pernyataan Pigai

Menteri HAM Usul Jabatan Utama Polri Diisi Warga Sipil, Kapolri Lontarkan Respons Menohok soal Pernyataan Pigai

Publik soroti pernyataan Menteri HAM Natalius Pigai terkait usulannya soal jabatan Utama Polri diisi warga sipil. Bahkan awalnya ia mengusulkan agar RUU Polri
Sebanyak 84 Peserta P3N Angkatan XXVII Lemhannas RI Resmi Lulus, Eks Ketum GMNI Tercatat Jadi Lulusan Termuda

Sebanyak 84 Peserta P3N Angkatan XXVII Lemhannas RI Resmi Lulus, Eks Ketum GMNI Tercatat Jadi Lulusan Termuda

Lemhannas RI resmi menutup P3N Angkatan XXVII dan menetapkan sebanyak 84 peserta lulus setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan.
Purbaya Patahkan Tudingan MBG dan Kopdes Bebani APBN, Menkeu Bocorkan Fakta-fakta Mencengangkan

Purbaya Patahkan Tudingan MBG dan Kopdes Bebani APBN, Menkeu Bocorkan Fakta-fakta Mencengangkan

Narasi negative terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) terus mencuat hingga tudingan terkait program MBG dan Kopdes bebani APBN.
Jelang Tantang Timnas Indonesia, Pelatih Mozambik Bongkar Kondisi Tak Ideal Skuad Besutannya

Jelang Tantang Timnas Indonesia, Pelatih Mozambik Bongkar Kondisi Tak Ideal Skuad Besutannya

Skuad Mozambik mulai mempersiapkan diri secara serius jelang hadapi Timnas Indonesia dalam agenda FIFA Matchday Juni 2026. Sang pelatih ungkap kondisi timnya.
DPC Peradi Bekasi Raya Canangkan Kolaborasi Bidang Hukum

DPC Peradi Bekasi Raya Canangkan Kolaborasi Bidang Hukum

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Bekasi Raya resmi mengukuhkan kepemimpinan barunya.
Bung Binder Pasang Badan untuk John Herdman, Geram Timnas Indonesia Masih Diributkan soal Pemain Titipan

Bung Binder Pasang Badan untuk John Herdman, Geram Timnas Indonesia Masih Diributkan soal Pemain Titipan

Bung Binder pasang badan untuk John Herdman usai Timnas Indonesia mengalahkan Oman 3-0. Ia meminta publik berhenti meributkan isu pemain titipan.
Media Vietnam Tak Habis Pikir dengan Mathew Baker, Baru Debut Sudah Pecahkan Rekor di Timnas Indonesia

Media Vietnam Tak Habis Pikir dengan Mathew Baker, Baru Debut Sudah Pecahkan Rekor di Timnas Indonesia

Media Vietnam beri sorotan penuh pada satu nama yang mencuri panggung dalam laga Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday. Tak habis pikir dengan rekornya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT