News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Mau Merayakan Valentine? Simak, Ini Hukum yang Dijelaskan oleh Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat dalam ceramahnya mengingatkan mengenai hukum valentine dalam Islam. Valentine diilarang dalam Islam karena itu termasuk tasyabbuh.
Rabu, 14 Februari 2024 - 19:08 WIB
Masih Mau Merayakan Valentine? Simak, Ini Hukum yang Dijelaskan oleh Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • freepik/pvproductions

Jakarta, tvOnenews.com - Ustaz Adi Hidayat dalam ceramahnya mengingatkan mengenai hukum valentine dalam Islam.

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa valentine diilarang dalam Islam atau termasuk tasyabbuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tasyabbuh artinya adalah perbuatan yang dilarang dalam Islam.

Sementara valentine adalah penyebutan  untuk hari kasih sayang.

Valentine biasanya dirayakan setiap tanggal 14 februari.

Pada hari valentine biasanya ada pemberian coklat dari seorang laki-laki kepada perempuan atau sebaliknya.

Ustaz Adi Hidayat jelas menegaskan bahwa valentine adalah tasyabbuh.

“Itu kebudayaan yang dilarang,” ujar Ustaz Adi Hidayat sebagaimana dikutip dari ceramahnya yang pernah diunggah di akhyar.tv. 


Masih Mau Merayakan Valentine? Simak, Ini Hukum yang Dijelaskan oleh Ustaz Adi Hidayat (Sumber: Tangkapan Layar/Adi Hidayat Official))

“Valentine 14 Feb kebudayaan datang dari luar  bertentangan dengan nilai agama merusak aqidah,” sambung Ustaz Adi Hidayat.

Hal ini karena kata Ustaz Adi Hidayat valentine berpotensi memunculkan yang haram.

“Muncul banyak yang haram disitu, ikhtilat di antara remaja haram,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

Hal itu sebagaimana dijelaskan dalam salah satu kitab mengenai penyebaran tasyabbuh.

“Itu kitab keduanya namanya risalah ahlussunnah wal jamaah,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

“Buka di halaman ke-14 paling kanan sebelah atas,” sambung Ustaz Adi Hidayat.

Dalam kitab tersebut kata Ustaz Adi Hidayat dijelaskan mengenai munculnya bid’ah.

“Munculnya bid'ah, bid'ah disini bukan masalah tetapi aqidah keyakinan di negeri,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

Penyebaran tasyabbuh kata Ustaz Adi Hidayat menyerupai dalam keyakinan di pemeluk agama lain.

“Penyebarannya bagaimana dia menyebar serta tokoh-tokohnya diantara yang disebut dengan bid’ah tasyabbuh menyerupakan dalam keyakinan keyakinan di pemeluk lain,” jelas Ustaz Adi Hidayat.


Masih Mau Merayakan Valentine? Simak, Ini Hukum yang Dijelaskan oleh Ustaz Adi Hidayat (Sumber: freepik)

Ustaz Adi Hidayat kemudian menjelaskan diantaranya kata beliau pada masa penjajahan dulu itu datanglah kemudian para penjajah.

“Bukan dengan penjajahan saja tapi kepentingan keyakinannya,” ujar Ustaz Adi Hidayat. 

Mereka membangun pusat-pusat ibadah.

“Kalau dulu yang datang itu Portugis maka dia bangun gereja, kemudian juga Belanda datang bangun gereja ketika dibangun kemudian mengajak dengan misi supaya orang-orang convert pindah agama pada keyakinan mereka,” jelas Ustaz Adi Hidayat. 

“Bagaimana caranya salah satunya dengan tasyabbuh, mengajak kemudian dengan pakaian-pakaian, ya ciri khas pakai topi, topi khusus pakaian-pakaian khusus dengan pakaian yang dipakai mereka untuk ibadah, memberikan biskuit, ada memberikan makanan macam-macam,” sambung Ustaz Adi Hidayat. 

Maka kata Ustaz Adi Hidayat, jika menggunakan pakaian yang digunakan untuk ibadah pemeluk lain maka itu haram.

“Pakaian khas mereka bisa maaf ya pakaian topinya dipakai kemudian bisa menggunakan pakaian-pakaian tertentu yang memang digunakan untuk kepentingan ibadah agama tertentu maka hukum yang seperti itu dihukumi dengan haram,” ujar Ustaz Adi Hidayat. 

“Artinya menyerupakan dari perbuatan yang dengan perbuatan itu menunjukkan pola ibadah tertentu, pula keyakinan tertentu yang dilarang dalam Islam,” lanjutnya.

Misal ada orang yang orang beda kepercayaan dengan kita lalu dia mengenakan pakaian kita maka pakaian itu disebut tasyabbuh. 

“Yang dilarang ada orang punya kebiasaan misal ada ulang tahun tiup lilin, valentine,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Namun Ustaz Adi Hidayat menjelaskan jika tasyabbuh dalam muamalah itu dibenarkan.

“Misal orang Yahudi pakai pesawat, kita pakai pesawat enggak ada masalah,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

“Orang Nasrani pakai handphone, antum pakai handphone tidak masalah, Jadi jangan diserupakan haram itu, tidak seperti itu,” sambung Ustaz Adi Hidayat.

Itulah penjelasan mengenai hukum merayakan valentine dalam Islam.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Disarankan bertanya langsung kepada para ulama, pendakwah atau ahli agama Islam, agar mendapatkan pemahaman yang lebih dalam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu’alam

(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
Ragam Kuliner Khas Sumba yang Punya Cita Rasa Unik dan Autentik

Ragam Kuliner Khas Sumba yang Punya Cita Rasa Unik dan Autentik

Kuliner khas Sumba umumnya berbasis bahan pangan lokal yang mudah ditemukan di wilayah tersebut. Jagung dan singkong menjadi sumber utama karbohidrat
Direksi BPJS Ketenagakerjaan Dengarkan Curhat Pekerja saat Kunjungi Griya Pekerja Batam

Direksi BPJS Ketenagakerjaan Dengarkan Curhat Pekerja saat Kunjungi Griya Pekerja Batam

Griya Pekerja BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Satgas PRR Gunakan Prinsip 'No One Left Behind' Dalam Realisasi Penerima Huntara di Aceh

Satgas PRR Gunakan Prinsip 'No One Left Behind' Dalam Realisasi Penerima Huntara di Aceh

Pemerintah Indonesia melalui Satuan Tugas Percepatan Pemulihan Pasca-Bencana (PRR) terus berupaya merealisasikan kebutuhan Hunian Sementara (Huntara) bagi penyintas bencana di Aceh.
Munas HIPMI 2026 Rancang Konsolidasi Hadapi Tantangan Geopolitik

Munas HIPMI 2026 Rancang Konsolidasi Hadapi Tantangan Geopolitik

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) bakal menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) 2026 dengan tema 'Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Nasional'.

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT