GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hati-hati Rezeki Bisa Mampet Cuma Gara-gara Hal Sepele, Buya Yahya Sarankan Kebiasaan Buruk ini Sebaiknya…

Segala aktivitas diatur dalam syariat Islam agar hidup teratur juga dapat memberikan rezeki serta nikmat Allah SWT. Buya Yahya jelasakan kebiasaan buruk ini...
Sabtu, 17 Februari 2024 - 14:07 WIB
Buya Yahya jelaskan kebiasaan buruk ini bisa menghambat rezeki
Sumber :
  • Tangkapan Layar Youtube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Segala aktivitas telah diatur dalam syariat Islam agar hidup tetap teratur juga dapat memberikan rezeki serta nikmat Allah SWT.

Bila tidak teratur maka rezeki akan mampet dan nikmat Allah akan hilang. Lalu, apakah yang sudah dilakukan hingga membuat rezeki tidak lancar?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satunya kebiasaan buruk yang dilakukan di rumah dapat membuat rezeki mampet. Jika terbiasa melakukan hal baik, maka Allah akan memberikan kebaikan.

Sedangkan bila terbiasa melakukan keburukan, maka Allah juga akan membalas dengan segala keburukan.

Sebab dalam Islam, segala sesuatu memiliki akibat yang akan didapat sesuai dengan perbuatannya. 

Lalu, kebiasaan apa yang dapat membuat rezeki tidak lancar? 

Seorang pendakwah, Buya Yahya menjelaskan perbuatan yang biasa dilakukan namun dapat membuat rezeki mampet. 

Seperti apa penjelasan Buya Yahya mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini. 

Dilansir dari tayangan di kanal YouTube Al Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan ada kebiasaan yang kurang baik namun kerap dilakukan di rumah.

Kebiasaan tersebut seperti membuang makanan yang sudah tidak dimakan lagi dan baju yang mulai sempit.

Buya Yahya mengingatkan beberapa hal yang dinilai sepele seperti mengurus baju serta makanan di rumah ternyata dapat memberikan dampak besar bagi rezeki.


Buya Yahya. (Ist)

Oleh karena itu, bila memiliki baju, makanan atau barang apa pun di rumah, harap diperlakukan dengan baik sebagaimana mestinya.

Dalam hal ini, Buya Yahya menerangkan bahwa segala sesuatu yang menyebabkan mubazir merupakan salah satu sebab kefakiran.

"Dan diyakini, mubazirkan sesuatu itu menjadi sebab kefakiran lho ya hati-hati," ungkap Buya Yahya pada tayangan YouTube Al Bahjah TV.

Oleh karena itulah Buya Yahya mengingatkan agar jangan sampai membuang-buang baju, walau sudah tidak terpakai.

"Makanya, jangan sampai ada diantara kalian wahai anakku, buang baju. Baju ini, nggak," tegasnya.

Daripada dibuang, Buya Yahya mengajarkan untuk merapikan baju-baju yang sudah tidak terpakai kemudian berikanlah kepada orang lain.

"Kalau memang kamu sudah tidak mau pakai rapikan, hadiahkan. Mubazir itu tidak mensyukuri nikmat Allah," kata Buya Yahya.

Menurutnya, hukuman bagi orang-orang yang tidak mensyukuri nikmat Allah akan dicabut nikmatnya itu.

"Apa hukuman daripada tidak mensyukuri, akan dicabut itu nikmat," ujar Buya Yahya.

"Makanya jangan mubazirkan di rumah, tolong. Termasuk yang sudah berumah tangga dan sebagainya. Jangan biasakan mubazir," lanjutnya.

Usahakan jangan mubazir dengan pakaian, makanan, atau hal apa pun di rumah.

Belilah seperlunya, jangan berlebihan, jika sudah tidak ingin digunakan maka bisa berikan kepada orang lain yang lebih membutuhkan.

Jangan langsung dibuang, apalagi jika benda-benda itu dalam kondisi yang masih bagus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau ternyata kita sudah tidak makan, kita berikan kepada orang yang bakal bisa mengambil, memanfaatkan makanan tersebut," katanya.

"Jangan biasakan mubazirkan rezeki," lanjutnya. (far/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Sebanyak 742 prajurit TNI telah dinyatakan siap untuk mengemban tugas internasional dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon. 
Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate. Instagram klub asal Suwon itu langsung dibanjiri puluhan ribu komentar volimania Indonesia yang 
Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Upaya pengamanan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta perlindungan terhadap hak-hak warga terus diperkuat oleh Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta. 
Wijaya Karya Rombak Jajaran Komisaris, Arthur Hedar Kembali Menjabat

Wijaya Karya Rombak Jajaran Komisaris, Arthur Hedar Kembali Menjabat

Disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.
Teknologi Arthroscopy dan TKR: Harapan Baru bagi Penderita Cedera Muskuloskeletal

Teknologi Arthroscopy dan TKR: Harapan Baru bagi Penderita Cedera Muskuloskeletal

Pemulihan fungsi gerak dan penghilangan nyeri kronis kini menjadi fokus utama dalam penanganan gangguan muskuloskeletal. 
Pentingnya Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Formal dan Informal, Apa Tantangan Terbesarnya?

Pentingnya Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Formal dan Informal, Apa Tantangan Terbesarnya?

Tidak hanya soal upah, pekerja modern juga mulai menuntut kepastian perlindungan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, hingga keamanan ekonomi saat menghadapi risiko

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT