News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada yang Menyebut Puasa Nisfu Syaban Bid’ah, Buya Yahya dengan Tegas Katakan Ini

Buya Yahya menjelaskan bahwa puasa nisfu syaban tidaklah bid’ah. Namun Buya Yahya mengingatkan bahwa ada ketentuan yang setiap Muslim harus paham. Apakah itu?
Sabtu, 24 Februari 2024 - 05:00 WIB
Ada yang Menyebut Puasa Nisfu Syaban Bid’ah, Buya Yahya dengan Tegas Katakan Ini
Sumber :
  • Tangkapan Layar/YouTube Al-Bahjah TV

Jakarta, tvOnenews.com - Buya Yahya menjelaskan bahwa puasa nisfu syaban tidaklah bid’ah.

Namun Buya Yahya mengingatkan bahwa ada ketentuan yang setiap Muslim harus paham.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tidak bid’ah puasa nisfu syaban,” jelas Buya Yahya.

“Tapi yang penting Anda tidak meniatkan khusus dengan puasa nisfu syaban,” nasihat Buya Yahya.

Kata Buya Yahya puasa di hari nisfu syaban diizinkan karena setiap bulan ada tiga hari putih dan nisfu syaban jatuh pada pertengahan. 

“Sebab puasa pertengahan bulan diperkenankan puasa hari putih 13 14 15,” jelasnya.

Dan nisfu syaban jatuh pada setiap tanggal 15 syaban, artinya bertepatan dengan jadwal puasa ayyamul bidh atau hari putih.

“Dan bulan syaban semuanya, bulan yang bisa dipuasai,” jelasnya.

Namun Buya Yahya menegaskan lagi bahwa syaratnya tidak mengkhususkan untuk nisfu syaban.


Ada yang Menyebut Puasa Nisfu Syaban Bid’ah, Buya Yahya dengan Tegas Katakan Ini (sumber: Istimewa)

“Tanpa harus Anda mengatakan puasa nisfu syaban tanpa harus berkata seperti itu sah dan dapatkan pahala,” jelasnya.

“Pahalanya jadi dobel, pahala puasa putih ayyamul bidh hari 13 14 15,” katanya. 

Buya Yahya kemudian mengatakan bahwa akan baik jika seorang Muslim siangnya puasa lalu malamnya menghidupkan malam nisfu syaban.

“Tanpa harus Anda mengkhususkan puasa di malam nisfu syaban puasa. Di siang hari dan malamnya berbuat baik,” jelasnya.

“Puasanya di siang harinya jadi sah-sah aja puasa karena itu hari putih tanggal 15 tanpa harus ada embel-embel ini puasa ini puasa itu, tidak!” tegas Buya Yahya.

Buya Yahya kemudian menjelaskan memang di dalam mazhab Imam Syafi'i bagi orang yang tidak pernah punya kebiasaan puasa maka tidak diperkenankan puasa setelah nisfu syaban.

“Kecuali untuk bayar utang atau karena kebiasaannya,” jelasnya. 

Maka Buya Yahya mengingatkan bahwa bagi ibu-ibu yang punya utang puasa tetap diizinkan.

“Enggak ada larangan sama sekali tapi bagi orang normal enggak punya hutang kayak laki-laki normal tiba-tiba setelah nisfu syaban puasa di dalam mazhab kita Imam Syafi'i kita hadirkan pendapat ulama,” tandas Buya Yahya.

Hal ini kata Buya Yahya agar Anda bisa memilih.

Buya Yahya menjelaskan bahwa dalam mazhab Imam Syafi'i ada dua pendapat pertama.

“Mengatakan haram enggak usah puasa yang kedua adalah makruh ternyata jumhur ulama mengatakan tetap sunnah,” jelasnya. 

“Jadi anda gak usah bingung dalam hal ini sudah kalau ingin puasa puasalah,” sambungnya.

Namun Buya Yahya menyarankan caranya yang paling tepat adalah jangan mendahului ramadhan.

“Nabi pernah menyebutkan jangan kau mendahului, kamu jangan mendahului ramadhan dengan puasa sehari atau dua hari,” jelasnya. 

“Maksudnya di setelah nisfu syaban jangan puasa sehari atau dua hari,” sambungnya.

Maka Buya Yahya menyarankan bagi yang ingin puasa saat syaban sebaiknya lakukan seperti ini. 

“Jadi gini kalau Anda ingin aman biarpun menurut mazhab Imam Syafi'i tetap saja diperkenankan Anda puasa caranya Anda ambil sehari sebelum nisfu syaban biar nyambung seperti itu,” saran Buya Yahya. 

“Kalau puasa senin kamis tetap enggak ada halangan, jadi yang enggak boleh adalah bagi yang mengatakan tidak boleh adalah Anda enggak pernah puasa tiba-tiba setelah nisfu syaban puasa bukan bayar utang, bukan puasa senin kamis, puasa enggak boleh,” lanjutnya. 

Maka Buya Yahya mengingatkan mengenai puasa saat nisfu syaban janganlah ribut.

“Jadi enggak usah ribut sudah puasa,” jelasnya.

“Kalau puasa Ada pendapat silakan bayar hutang dan seterusnya,” sambungnya.

Amalan di Malam Nisfu Syaban 

Buya Yahya mengingatkan bahwa setiap Muslim harus paham bahwa tidak ada amalan khusus untuk malam nisfu syaban.

“Bukan istimewanya malam itu akan tetapi apa yang kita lakukan di malam itu,” kata Buya Yahya.

“Malam istimewa tapi bukan berarti kita harus punya amalan khusus di malam itu,”lanjutnya.

Maka meski malam itu istimewa namun jika melakukan maksiat, maka malam itu tentu tidak jadi istimewa.

Lalu bagaimana sebaiknya seorang Muslim mengistimewakan malam nisfu syaban?

Buya Yahya menyarankan intinya pada malam nisfu syaban mohon mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Melakukan satu kebaikan maka tingkatkan kualitas ibadahmu di malam nisfu syaban,” jelasnya.

“Khususnya istigfarmu diperbanyak karena termasuk jaminannya jaminan pengampunan,” saran Buya Yahya.


Ada yang Menyebut Puasa Nisfu Syaban Bid’ah, Buya Yahya dengan Tegas Katakan Ini (sumber: freepik/rawpixel)

Buya Yahya menegaskan jika seorang Muslim pada malam nisfu syaban melakukan maksiat, maka ia tidak akan mendapatkan bagian pengampunan.

“Berarti yang mendapatkan pengampunan yang memohon yang minta kepada Allah akan diampuni oleh Allah SWT,” tandas Buya Yahya.

“Kecuali orang yang minta ampun kepada Allah di malam itu tapi dia masih punya kebencian permusuhan dengan saudaranya,” lanjut Buya Yahya.

Oleh karenanya, Buya Yahya menyarankan agar setiap Muslim menjadikan malam nisfu syaban untuk mengadu dan memohon kepada Allah SWT.Itulah penjelasan Buya Yahya mengenai hukum puasa nisfu syaban dan amalan-ama;an yang sebaiknya dilakukan.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Disarankan bertanya langsung kepada para alim ulama, pendakwah atau ahli agama Islam, agar Anda senantiasa mendapatkan pemahaman yang lebih dalam.

Wallahu’alam

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(put)

=

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Kasus paspor pemain diaspora kini merambat ke Belgia. Gyrano Kerk dicoret Antwerp, sementara nasib Joey Pelupessy di Lommel SK mulai jadi sorotan.
Diiringi Suara Monitor Rumah Sakit, Andrie Yunus Tegaskan akan Terus Berjuang: Teror Itu dari Orang-Orang Pengecut!

Diiringi Suara Monitor Rumah Sakit, Andrie Yunus Tegaskan akan Terus Berjuang: Teror Itu dari Orang-Orang Pengecut!

Aktivis KontraS, Andrie Yunus memberikan pesan dari dalam kamar rumah sakit tempatnya dirawat usai peristiwa teror penyiraman air keras beberapa waktu lalu.
FPTI Ungkap Perkembangan Terbaru Pengusutan Kasus Pelecehan Seksual Atlet di Pelatnas Panjat Tebing

FPTI Ungkap Perkembangan Terbaru Pengusutan Kasus Pelecehan Seksual Atlet di Pelatnas Panjat Tebing

FPTI menyampaikan informasi terbaru tentang pengusutan dugaan kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan pemusatan latihan nasional (pelatnas) panjat tebing.
Gerak Cepat Usai Ditinggal Kepala Timnya yang Baru Bergabung, Audi Kini Kembali Dipimpin Eks Bos Ferrari

Gerak Cepat Usai Ditinggal Kepala Timnya yang Baru Bergabung, Audi Kini Kembali Dipimpin Eks Bos Ferrari

Audi bergerak cepat merespons mundurnya Jonathan Wheatley dari posisi kepala tim sebelum gelaran F1 GP Jepang 2026 kemarin.
Rider VR46 Ini Beberkan Segala Ketertinggalan Motor Ducati dibanding Para Rivalnya di MotoGP 2026

Rider VR46 Ini Beberkan Segala Ketertinggalan Motor Ducati dibanding Para Rivalnya di MotoGP 2026

Rider andalan VR46, Fabio di Giannantonio, mengurai penyebab performa Ducati GP26 sulit konsisten pada balapan panjang musim 2026.
Brimob Polda Sumut Sterilisasi Gereja di Medan Guna Kekhusyukan Ibadah Jumat Agung

Brimob Polda Sumut Sterilisasi Gereja di Medan Guna Kekhusyukan Ibadah Jumat Agung

Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara melakukan sterilisasi di sejumlah gereja di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), guna kekhusyukan umat Kri

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT