GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Jalan Tak Sengaja Nemu Uang, Lebih Baik Diambil atau Sedekah ke Masjid? Ternyata Buya Yahya Bilang Seharusnya…

Dalam suatu kondisi, tanpa sengaja menemukan sejumlah uang yang tergeletak di jalan, Lantas sebagai yang menemukan uang tersebut, apa yang harus dilakukan?
Selasa, 27 Februari 2024 - 21:26 WIB
Buya Yahya jelaskan yang harus dilakukan bila nemu uang di jalan
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Buya Yahya

tvOnenews.com - Dalam suatu kondisi terkadang tanpa sengaja menemukan sejumlah uang yang tergeletak di jalan, bahkan uang tersebut tidak tahu siapa yang memiliki. 

Pada saat itu tak terlihat ada orang yang mencari uang tersebut. Lantas sebagai yang menemukan uang tersebut, apa yang harus dilakukan?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timbul rasa keraguan bila mengambil uang tersebut apakah dosa karena mengambil uang yang bukan miliknya.

Namun, bila dibiarkan saja sangat disayangkan apabila tertiup angin atau digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Seorang pendakwah, Buya Yahya menjelaskan tentang apa yang harus dilakukan bila menemukan uang di jalan.

Seperti apa penjelasan dari Buya Yahya mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Dilansir dari tayangan pada kanal YouTube Al Bahjah TV, Buya Yahya mengingatkan di awal agar jangan biasakan mengambil sesuatu yang bukan miliknya.

"Yang pertama yang harus kita tanamkan di hati kita, di hati anak-anak kita, jangan biasa menginginkan sesuatu yang bukan milik kita," pesan Buya Yahya pada tayangan YouTube Al Bahjah TV.

"Itu yang pertama dan utama," lanjutnya.


Buya Yahya. (Ist)

Buya Yahya mengingatkan walaupun barang tersebut seolah tidak ada yang memiliki, namun sejatinya barang tersebut ada yang punya hanya saja tidak tahu siapa pemiliknya.

"Kita tidak ingin mendidik anak-anak kita tamak, oh ini enggak ada yang punya, biarpun enggak ada yang punya sebenarnya ada yang punya cuma kita enggak tahu siapa yang punya," ujarnya.

Meski barang tersebut bentuknya sangat kecil seperti kancing baju, tetap jangan anggap itu tidak ada pemiliknya.

"Biarpun kecil jangan bilang enggak ada yang punya, nggak boleh, bukan milik kita, kita latih anak kita untuk itu," tegas Buya Yahya.

"Sebab jadi perampok gede itu nggak langsung, belajar dari kecil, pencuri gede dari kecil dulu, nyuri kancing baju, berkembang akhirnya nyuri gedung," lanjutnya.

Lalu bagaimana kaidah Islam menerangkan apa yang harus dilakukan jika menemukan uang di jalan?

Menurut Buya Yahya, ada dua kaidah yang diterapkan, tergantung apakah barang itu tergolong kecil atau besar nilainya.

"Kalau kita menemukan sesuatu, kalau ada dua, sesuatu yang gede dan sesuatu yang kecil," katanya.

Apabila nilainya kecil, seperti pulpen, maka menurut Buya Yahya harus diumumkan terlebih dahulu di tempat yang ramai untuk mengetahui siapa pemiliknya.

"Sesuatu yang kecil bisa saja kita umumkan sesaat lalu kita manfaatkan asalkan mengumumkannya yang mungkin orangnya ada di situ," terang Buya Yahya.

"Diumumkan beneran, siapa yang kehilangan pulpen ini, semuanya diperkirakan mendengar, kalau sudah tidak ada yang mau bisa dipakai," lanjutnya.

Harus benar-benar diumumkan di keramaian, jangan hanya sebatas formalitas.

"Ngumumkannya di kamar mandi ya nggak ada yang tahu, nggak boleh," ujar Buya Yahya.


Buya Yahya. (Ist)

Kasusnya beda jika ternyata barang tersebut bernilai besar, misalnya uang, kendaraan atau perhiasan.

"Kalau berat, sekiranya orang pasti mencarinya, (uang) jutaan dan sebagainya, maka sebagian ulama menjelaskan satu tahun diumumkan," ujar Buya Yahya. 

"Setiap hari di minggu pertama, di tempat keramaian, di depan masjid bukan di dalam masjid, atau di pasar, keramaian di tempat itu," lanjutnya.

Harus terus diumumkan hingga sekiranya lewat waktu satu tahun.

"Setiap hari di minggu pertama, setiap minggu di bulan pertama, baru setelah itu sebulan sekali sampai berputar satu tahun sampai ketemu hari raya kan umum orang," kata Buya Yahya.

Tidak perlu dijelaskan rinciannya saat diumumkan agar tak muncul penipu.

"Jangan diterangkan sifatnya secara sempurna supaya tidak ada orang bohong datang," jelas Buya Yahya.

Apabila setelah setahun tak kunjung datang, maka saat itulah boleh memanfaatkan uang temuan itu.

"Setelah mereka tidak ada yang datang, maka kita boleh memanfaatkan, bukan milik kita," ujar Buya Yahya.

Namun, ketika uang itu sudah digunakan lalu pemilik aslinya datang, maka tetap wajib dikembalikan.

"Kalau suatu ketika tiba-tiba orangnya datang sudah terlanjur habis, ganti kita, tetap berat," kata Buya Yahya.

"Maka paling enak adalah jangan dimanfaatkan, jangan digunakan," lanjutnya.

Agar terbebani, maka Buya Yahya menganjurkan agar menyerahkan saja ke pihak keamanan seperti polisi.

"Tapi untuk menyelamatkan, bisa saja anda ambil anda serahkan ke keamanan, apakah kepolisian, atau siapa saja, anda terbebas dari beban," saran Buya Yahya.

"Nanti bisa dipercaya nggak, bukan urusanmu, yang penting jangan biasakan engkau menyimpan suatu yang bukan milikmu takut keburu mati diwaris anak, naudzubillah," lanjutnya.

Atau juga bisa langsung sedekah ke masjid, tapi ketika pemiliknya datang maka tetap wajib dikembalikan.

"Anda langsung berikan (sedekah) ke masjid, infaq, ada duit 200 terbang daripada nanti masuk ke selokan nggak berguna, ambil saya masukan ke kotak amal, bagus," kata Buya Yahya.

"Cuma catat, tanggal begini begini saya masukan kotak amal, kalau suatu ketika yang punya itu nyari, anda ganti," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan cara ini, kata Buya Yahya bisa sekaligus dapat pahala sedekah.

"Tapi biarpun ganti anda dapat pahala, sudah infaq," pungkasnya. (far/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal Ilias Alhaft, Winger Bangkok United Keturunan Solo yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Mengenal Ilias Alhaft, Winger Bangkok United Keturunan Solo yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Profil Ilias Alhaft, winger Bangkok United berdarah Solo yang kembali disorot sebagai kandidat naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Kuasa Hukum Denada Angkat Bicara Soal Ressa yang Canggung Panggil Ibu: Nggak Logis Alasannya

Kuasa Hukum Denada Angkat Bicara Soal Ressa yang Canggung Panggil Ibu: Nggak Logis Alasannya

Kuasa hukum Denada, menilai alasan Ressa yang masih canggung memanggil Denada dari Mbak menjadi Ibu tidak masuk akal.
Detik-Detik Mengerikan, Rekaman CCTV Ungkap Pria Sempoyongan Sebelum Terlindas Transjakarta di Cilandak

Detik-Detik Mengerikan, Rekaman CCTV Ungkap Pria Sempoyongan Sebelum Terlindas Transjakarta di Cilandak

Sebuah rekaman kamera pengawas (CCTV) memperlihatkan momen memilukan seorang pejalan kaki berinisial S (27) tewas terlindas bus Transjakarta., Kamis (12/2).
Identitas Terbongkar! Polisi Kantongi Nama Sejoli yang Viral Mesum Dalam Taksi Online di Jaksel

Identitas Terbongkar! Polisi Kantongi Nama Sejoli yang Viral Mesum Dalam Taksi Online di Jaksel

Polisi masih menyelidiki kasus sejoli yang viral diduga melancarkan aksi mesum di dalam taksi online, saat perjalanan dari Jakarta Pusat menuju Jakarta Selatan.
Ditunjuk Jadi Pelatih Balap Pribadi, Jorge Lorenzo Siap Bangkitkan "Mental Pembunuh" Maverick Vinales di MotoGP 2026

Ditunjuk Jadi Pelatih Balap Pribadi, Jorge Lorenzo Siap Bangkitkan "Mental Pembunuh" Maverick Vinales di MotoGP 2026

Jorge Lorenzo mengungkapkan siap membantu Maverick Vinales menemukan kembali mentalitas “pembunuh” yang pernah dimilikinya sebelum berkarier di ajang MotoGP.
Berkat Aturan FIFA Ini Timnas Indonesia Bisa Makin Gacor, Skuad Garuda Berpotensi Diperkuat Jebolan Piala Dunia yang Cetak 70 Gol Jelang Piala AFF

Berkat Aturan FIFA Ini Timnas Indonesia Bisa Makin Gacor, Skuad Garuda Berpotensi Diperkuat Jebolan Piala Dunia yang Cetak 70 Gol Jelang Piala AFF

Berkat regulasi FIFA, lini depan Timnas Indonesia makin tajam menjelang Piala AFF. Skuad Garuda disebut-sebut siap menyambut kedatangan jebolan Piala Dunia.

Trending

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Media Korea Soroti Seruan Pemecatan Ko Hee-jin Usai Red Sparks Alami 10 Kekalahan Beruntun

Media Korea Soroti Seruan Pemecatan Ko Hee-jin Usai Red Sparks Alami 10 Kekalahan Beruntun

Red Sparks tengah terpuruk di V-League 2025/2026 setelah menelan 10 kekalahan beruntun, memicu sorotan media Korea dan seruan pemecatan terhadap Ko Hee-jin.
John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara blak-blakan mengakui bahwa menjadi juru taktik skuad Garuda ibarat pisau bermata dua.
Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cs Tikung Popsivo, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Lolos ke Final Four

Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cs Tikung Popsivo, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Lolos ke Final Four

Hasil Proliga 2026 putri, di mana Jakarta Pertamina Enduro berhasil lolos ke babak final four usai Megawati Hangestri dan kawan-kawan mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan.
Megawati Hangestri Cs Resmi Bawa Jakarta Pertamina Enduro Jadi Tim Putri Pertama yang Lolos Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Cs Resmi Bawa Jakarta Pertamina Enduro Jadi Tim Putri Pertama yang Lolos Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri dan kawan-kawan sukses membawa Jakarta Pertamina Enduro menjadi tim voli putri pertama yang dinyatakan lolos ke babak final four Proliga 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT