Salat Berjamaah Lebih Baik di Mana? Masjid Jauh tapi Ramai, atau Masjid Dekat tapi Sepi? Ustaz Adi Hidayat Beri Penjelasan, Ternyata…
- YouTube/AdiHidayatOfficial
"Itu amalan pertama, jadi yang patut Anda hidupkan pertama kali bukan di masjid yang jauh, tapi di masjid yang dekat," kata Ustaz Adi Hidayat.
"Jaga itu, sebab kalau Anda pergi, tidak ada jamaah di situ, sedangkan sifat masjid itu menghimpun salat berjamaah," sambungnya.
Tak hanya itu, sifat lain masjid menurut Ustaz Adi Hidayat adalah menjadi pusat-pusat ibadah sosial, kajian serta kegiatan bermanfaat lainnya.
Shalat berjamaah memiliki keutamaan yang besar. Bahkan semasa hidup Rasulullah selalu melaksanakan shalat berjamaah di masjid. Beliau tidak pernah meninggalkannya kecuali dalam keadaan darurat.
Rasulullah SAW bersama sahabatnya selalu menjaga sholat berjamaah yang dilakukan bersama. Beliau menegaskan dalam salah satu haditsnya yaitu,
لَقَدْ هَمَمْتُ أَنْ آمُرَ فِتْيَتِي فَيَجْمَعُوا حُزَمًا مِنْ حَطَبٍ، ثُمَّ آتِيَ قَوْمًا يُصَلُّونَ فِي بُيُوتِهِمْ لَيْسَتْ بِهِمْ عِلَّةٌ فَأُحَرِّقَهَا عَلَيْهِمْ
"Dan sungguh saya ingin menyuruh sholat segera ditegakkan. Lalu saya suruh seseorang mengimami orang-orang, lalu saya bersama laki-laki sambil membawa kayu bakar menuju ke orang yang tidak menghadiri sholat (berjamaah), kemudian saya bakar rumah-rumah mereka dengan api." (HR Muslim).
Ketika sakit, Rasulullah SAW tetap melaksanakan shalat berjamaah di masjid dengan meminta Abu Bakar untuk mengimami para jamaah. Sahabat Nabi pun ada yang dipapah oleh dua orang karena sakit demi melaksanakan shalat berjamaah di masjid. (adk)
Load more