News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buat Merinding! Kisah Bos Bank Maspion Herman Halim Jadi Mualaf, Sempat Ditentang Keluarga

Cerita kisah Bos Bank Maspion Herman Halim jadi mualaf begitu membuat merinding. Pasalnya, ia sempat ditentang keluarga hingga mendapat hidayah melalui anaknya.
Minggu, 24 Maret 2024 - 09:05 WIB
Buat Merinding! Kisah Bos Bank Maspion Herman Halim Jadi Mualaf, Sempat Ditentang Keluarga
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Buat merinding, begitu anggapan netizen setelah mengetahui cerita kesaksian Bos Bank Maspion Herman Halim yang memeluk agama Islam atau menjadi mualaf

Pasalnya, kisah Herman Halim memeluk agama Islam begitu panjang dan sempat mendapat pertentangan berbentuk kritik dari pihak keluarga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, bagaimana kisah perjalanan Herman Halim yang sebelumnya bernama Lim Xiao Ming

Dilansir dari berbagai sumber, Herman Halim awalnya belum terketuk pintu hatinya untuk masuk ke agama Islam, atau menjadi mualaf, atau yang kerap disebut-sebut kalangan Gen Z 'log in'

Diketahui juga, sebelum Herman Halim masuk Islam, ia sudah beberapa kali pindah agama. 

tvonenews

Namun, Herman Halim akui, dirinya tertarik terhadap agama Islam, berawal dari perenungan panjang dan terpengaruh oleh anak keduanya, Andrew yang deluan memeluk agama Islam.

Bahkan, ia akui dirinya kaget dan bertanya tentang keinginan anak keduanya memeluk agama Islam. 

Tetapi, anakn keduanya itu bisa meyakinkan ayahnya (Herman Halim) dan keluarganya tentang niatnya menjadi Muslim.

Dari perenungan panjang hingga terpengaruh oleh sikap anaknya, Herman Halim mulai memutuskan mebuka hatinya untuk menerima ajaran Islam secara kaffah.

"Jadi, saya masuk Islam itu pada tanggal 27 Agustus. Lebih dahsyatnya lagi, saat saya bersyahadat di Masjid Ceng Hoo Surabaya, itu disaksikan oleh banyak orang," cerita Herman Halim beberapa waktu lalu sebelum meninggal dunia. 

Bahkan, saat bersyahadat, ia tidak ditemani keluarga besarnya. 

"Saya itu berangkat ke sana (Masjid Ceng Hoo) itu sendiri. Alhamduillahnya, teman saya di PITI Masjid Ceng Hoo banyak. Jadi, sudah dipersiapkan. Bahkan, Pak Ali Markus, memberikan selamat ketika saya sudah bersyahadat,” katanya sambil tersenyum lepas.

Memang, ia akui sebelum masuk Islam dan ketika dirinya memberitahu keluarga ingin masuk Islam. Ia malah ditentang dan mendapat kritikan serta sindiran. 

Akan tetapi, kritik dan sindiran yang diberikan keluarganya tidak secara frontal.

"Ya, pada saat itu mereka hanya berani mengkritik atau menyindir saja. Namun, mereka tidak berani bertanya secara frontal. Barangkali karena saya saudara terteua. JAdi, mereka segan dengan saya," kata Herman Halim. 

Memang, ia katakan, dirinya sudah mengenal Islam selam enam tahun lalu. Itu, katanya, berangkat mulai suka membaca buku-buku agama. 

"Saya ini kan memang gemar membaca, segala buku agama saya baca, mulai buku Budha, Kong Hucu, Kristen dan Islam," ungkapnya. 

Nah, kata ayah dua anak ini, dari kesukaannya membaca buku-buku agama, ia mulai menyerap intisari dari agama. 

"Dari perenungan inti sari agama yang saya serap itu, bahwa semua agama itu benar dan mengajarkan kebaikan. Cuma pernyampaiannya bermacam-macam kan," jelasnya. 

"Jadi, saya pun melihat di sini, bahwa ISlam adalah agam terakhir, dan saya ambil dari semua intisari agama yang telah ada, sehingga saya menemukan bahwa ajaran agama Islam begitu lugas dan mudah diserap secara kaidah," ujarnya. 

Di samping itu, ia ceritakan, dalam keluarganya memang tidak ada yang fanatik dalam agama, bahkan dalam keluarganya memeluk beberapa agama.

"Saya dulu agamanya Kristen. Sedangkan saudara saya ada yang Budha ada juga yang Kong Hucu. Malah, istri saya beragama Budha,” ucap Herman Halim.

Bahkan, dia akui, soal menganut agama di keluarganya, dirinya tidak pernah memaksakan kepada kedua anaknya. 

“Anak saya bebaskan dalam memilih agama. Saya tidak pernah melarang hal itu,” ujarnya.

Apalagi, katanya dengan anak keduanya Andrew, yang ia bebaskan untuk memeluk agama apa saja dan pada akhirnya memilih untuk memeluk agama Islam.

Bahkan, ia kaget dengan jawaban anak keduanya ingin masuk Islam. Hal itu terjadi, saat ia mempertanyakan sikap anaknya ingin memeluk agama Islam.

“Apa perbedaannya dengan agama yang kamu yakini selama ini ?” Tanya Herman Halim kepada Andrew saat itu. 

“Saya pernah mencoba memeluk beberapa agama. Namun, Islamlah yang membuat saya lebih tenang dan pas. Dan saya bisa lebih gampang menangkap ajaran Islam dari pada yang lain,” ujar Herman yang menirukan pendapat Andrew (anak keduanya).

Nah, dari diskusi antara dia dan anaknya itu, yang membuat Herman Halim penasaran hingga terus mencari-cari jawaban atas argumen yang dikemukan anaknya.

"Saya mengenal Islam lebih banyak setelah Andrew menerangkan kepada saya dan keluarga tentang ajaran Islam sesungguhnya,” pungkasnya,

Bahkan, ia heran dengan anaknya, karena sejak kecil di Australia. Akan tetapi, ia katakan, mengapa anaknya begitu kuat menerangkan tentang bagaimana ajaran Islam.

Tak sampai di situ saja, katanya, dalam menjelaskan agama Islam, Andrew Halim membawa Al Quran dan Injil.

“Pada saat itu, Andrew membandingkan antara ayat per ayat. Bahkan, beberapa dari paman dan bibinya tidak bisa menyela dan menjawab pertanyaan Andrew,” katanya.

Nah, kata dia, dari pertemuan antara Andrew dan keluarga yang juga dihadiri Herman Halim itulah akhirnya wacana tentang kebenaran Islam mulai terungkap. 

“Sejak itu saya jadi tekun belajar Islam. Saya baca Al Quran yang terjemahan dari Bahasa Inggris dan Tionghoa. Saya terus mencari apa yang dikatakan Andrew,” ceritanya.

Selain itu, ia juga menjelaskan, bahwa anak keduanya itu bukan tipikal orang yang mudah percaya dengan sesuatu. 

Maka dari kejadian itu, dirinya yakin bahwa apa yang diyakini anaknya adalah suatu kebenaran yang pasti. 

“Saat saya beritahu saya menjadi Muslim, ia begitu senang. Ia menyebut lafal Allahu Akbar berulang-ulang. Ia begitu senang saya masuk Islam,” katanya sambil mengatakan, bahwa mata anaknya berkaca-kaca.

- Herman Halim Menemukan Ketengan Hati dan Pikiran

Setelah dirinya memeluk agama Islam, dia katakan, dirinya lebih tenang, bahkan batinnya juga lebih tenang setelah mengucapkan dua kalimat syahadat.

"Bahkan, pertama kali saya melaksanakan salat, hati saya rasanya tenteram dan damai. Tidak pernah saya merasakan hal seperti ini sebelumnya. Meski saya tidak fasih cara melafalkan Arabnya, namun saya tahu arti Bahasa Indonesianya,” paparnya sembari memejamkan mata. “Saat shalat hati saya damai, sehingga bisa melepas kejenuhan dan stres saat bekerja. Saya lebih mantap dalam mengerjakan tugas-tugas kerja,” ujarnya. 

- Herman Halim Meninggal Dunia

Kamis, 11 Agustus 2022 media massa ramai memberitakan soal kabar duka, yakni telah meninggalnya Direktur Utama PT Bank Maspion Indonesia Tbk. (BMAS) Herman Halim. 

Kabar itu juuga disampaikan manajemen bank dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (15/8/2024). 

“Bersama ini kami sampaikan bahwa Bapak Herman Halim, yang menjabat sebagai Direktur Utama perseroan sejak tahun 1991, telah meninggal dunia pada hari Kamis tanggal 11 Agustus 2022,” kabar manajemen Bank Maspion.

Untuk diketahui, Herman Halim merupakan warga negara Indonesia atau WNI. 

Semasa hidupnya, Herman menjabat sebagai Direktur Utama di Bank Maspion Indonesia sesuai hasil RUPSLB tanggal 21 Desember 1991 setelah sebelumnya menjabat sebagai Direktur sejak tahun 1989.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun, jabatan lain yang pernah dipegang adalah sebagai Direktur Utama PT Maspion Securities Trading pada tahun 1990 – 2011. Kemudian, dia juga sempat menjabat sebagai Direktur Trading/Operation PT Paramitra Artha Pertiwi pada tahun 1988 – 1990, dan sebagai Asisten Direktur Finance/Accounting Maspion Group pada tahun 1977 – 1987.

Dari sisi jenjang pendidikan, Herman memperoleh Master of Business Administration dari Indonesian European University (IEU) pada tahun 1991. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bicara soal Kunci Kemajuan Industri Jawa Barat, Dedi Mulyadi Soroti Pentingnya Rombak Mentalitas "Ayam Sayur" Jadi Petarung Tangguh

Bicara soal Kunci Kemajuan Industri Jawa Barat, Dedi Mulyadi Soroti Pentingnya Rombak Mentalitas "Ayam Sayur" Jadi Petarung Tangguh

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal kunci utama kemajuan industri di provinsi yang dipimpinnya, yakni SDM yang punya mentalitas petarung tangguh.
Menkeu Pastikan PPN Jalan Tol dan Pajak Orang Kaya Belum Berlaku pada 2026

Menkeu Pastikan PPN Jalan Tol dan Pajak Orang Kaya Belum Berlaku pada 2026

Ia menjelaskan, dua wacana pajak tambahan itu sebenarnya sudah muncul sebelum dirinya menjabat sebagai menteri keuangan.
Indonesia Murka! Serangan Tewaskan Peacekeeper TNI Disebut Kejahatan Perang, PBB Didesak Usut Tuntas

Indonesia Murka! Serangan Tewaskan Peacekeeper TNI Disebut Kejahatan Perang, PBB Didesak Usut Tuntas

Insiden tersebut dinilai bukan sekadar pelanggaran biasa, melainkan berpotensi masuk kategori kejahatan perang yang melanggar hukum internasional.
Kemlu Ungkap Prajurit TNI Rico Pramudia Gugur Akibat Ledakan Artileri Tank Israel di Lebanon

Kemlu Ungkap Prajurit TNI Rico Pramudia Gugur Akibat Ledakan Artileri Tank Israel di Lebanon

Insiden tragis itu terjadi ketika proyektil keras menghantam pos UNIFIL di wilayah konflik. Praka Rico sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit Beirut
Arahan Tegas Dedi Mulyadi ke ASN Kota Bandung, Singgung Soal Jadi Contoh Nyata: Ini Harus Ditangani

Arahan Tegas Dedi Mulyadi ke ASN Kota Bandung, Singgung Soal Jadi Contoh Nyata: Ini Harus Ditangani

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberikan arahan kepada ASN untuk jadi contoh nyata mengembalikan daya tarik dan kewibawaan Kota Bandung sebagai ibu kota. 
Rismon Sianipar Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Penipuan Buku 'Gibran End Game'

Rismon Sianipar Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Penipuan Buku 'Gibran End Game'

Irwan menjelaskan pembelian buku itu dilakukan saat kegiatan car free day di kawasan Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, pada Januari 2026

Trending

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Persija Kirim 4 Pemain ke Timnas Indonesia! Keputusan John Herdman Tanpa Rizky Ridho dan Jordi Amat

Persija Kirim 4 Pemain ke Timnas Indonesia! Keputusan John Herdman Tanpa Rizky Ridho dan Jordi Amat

Strategi John Herdman memanggil pemain dari Persija dinilai sebagai langkah taktis untuk memperkuat kedalaman skuad Garuda, khususnya menjelang Piala ASEAN 2026
Jadwal Grand Final Proliga 2026, Sabtu 25 April: Megawati Hangestri Cs Tinggal Selangkah Lagi untuk Back to Back Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026, Sabtu 25 April: Megawati Hangestri Cs Tinggal Selangkah Lagi untuk Back to Back Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026 pada Sabtu 25 April akan menjadi laga penentu juara musim ini baik di sektor putra maupun putri di GOR Amongrogo, Yogyakarta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT