Air Mani Termasuk Najis atau Tidak? Bagaimana Jika Kena Kasur saat Berhubungan Intim? Syaikh Utsman Al Khamis Bilang...
- YouTube
Penjelasan Air Mani Tidak Termasuk Najis
Sementara Mazhab Syafi'i berpendapat bahwa air mani tidak termasuk najis. Dalilnya adalah hadits Nabi Muhammad SAW yang menyamakan air mani dengan dahak yang disepakati kesuciannya.
عن ابن عباس قال : سئل النبي صلى الله عليه وسلم عن المني يصيب الثوب ، فقال : إنما هو بمنزلة المخاط والبصاق وإنما يكفيك أن تمسحه بخرقة أو بإذخرة
Dari Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW ditanya tentang hukum air mani yang terkena pakaian. Nabi Muhammad SAW menjawab, "Air mani itu hukumnya seperti dahak atau lendir, cukup bagi kamu untuk mengelapnya dengan kain." (HR Baihaqi)
Ada juga hadits yang diriwayatkan dari Aisyah RA, bahwa ia mengerik bekas air mani yang telah kering. Rasulullah SAW lalu menggunakannya untuk sholat, sedangkan sisa-sisa maninya masih ada.
كنت أفرك المني من ثوب رسول الله صلى الله عليه وسلم، فيصلي فيه
Dari Aisyah RA bahwa, “Beliau mengerik bekas air mani Rasulullah SAW yang telah kering dan beliau salat dengan mengenakan baju itu,” (HR. Bukhari dan Muslim)
Lantas bagaimana jika air mani tidak sengaja mengenai kasur? Menurut Syaikh Utsman Al Khamis, perlu dipastikan bahwa air yang keluar adalah air mani atau air madzi.
“Yang terkena kasur disini bisa jadi itu air mani dan juga air madzi, maka dibersihkan saja. Alhamdulillah madzi ini najisnya adalah najis yang ringan, tidak sama dengan najis kencing,” ungkap Utsman Al Khamis.
“Maka tempat yang terkena madzi tadi dibasuh saja dengan air sedikit, tidak perlu dicuci semuanya, adapun mani insha Allah tidak najis,” tutupnya. (adk)
Load more