Ingin Bayar Fidyah Puasa, Bolehkah Pakai Uang, Bukan Makanan? Ternyata Menurut Ustaz Adi Hidayat Seharusnya...
- YouTube
Dalam ceramahnya, Ustaz Adi Hidayat memberi penjelasan tentang fidyah. Menurutnya, para ulama sepakat terkait fidyah mengacu pada tafsir Al Quran surat kedua ayat 184.
"Di sini hampir bersepakat para ulama mengacu pada Qur'an surah ke 2 ayat 184 karena bahasa ayatnya menggunakan kata makanan," kata Ustaz Adi Hidayat.
"Bagi orang yang divonis tidak mampu puasa karena keterbatasan fisiknya maka berikan makanan pada orang miskin," sambungnya.
Dari penjelasan tersebut, menurut Ustaz Adi Hidayat hampir semua ulama sepakat apabila fidyah lebih baik dibayarkan dalam bentuk makanan, bukan uang atau barang lainnya.
"Hampir semua ulama sepakat untuk memberikan fidyah ini lebih baik dengan menggunakan bentuk makanan dibandingkan dengan uang atau sejenisnya," ucapnya.
Ustaz Adi Hidayat berpendapat bahwa fidyah jika diberikan dalam bentuk uang khawatir nantinya uang itu malah dipakai untuk membeli sesuatu yang lain.
"Jadi kalau kita berikan uang khawatirnya uang itu tidak menjadi makanan," ujar sang pendakwah.
"Ada yang jadi pulsa, pak ustadz lapar nggak ada masalah daripada kehilangan pulsa. ada yang kemudian dibelikan rokok, itu yang bahaya," imbuhnya.
Oleh sebab itu alangkah baiknya jika membayar fidyah puasa dengan menggunakan makanan sesuai dengan ketentuan.
“Jadi akan lebih baik menggunakan makanan, berikan sesuai porsinya. bisa dalam bentuk makanan jadi, itu lebih baik atau dalam bentuk sembako untuk makanannya," pungkasnya. (adk)
Load more