Katanya Ruh Orang Meninggal akan Pulang ke Rumah Saat Ramadhan, Benarkah? Ternyata Ustaz Khalid Basalamah Bilang…
- YouTube
tvOnenews.com - Banyak orang yang meyakini bahwa ruh orang yang sudah meninggal akan pulang ke rumah saat bulan Ramadhan hingga Idul Fitri tiba. Pasalnya, bulan Ramadhan merupakan bulan istimewa bagi setiap makhluk Allah SWT.
Hadis riwayat Abu Hurairah bahkan menyebutkan bulan Ramadhan sebagai bulan di mana pintu surga dibuka selebar-lebarnya.
“Apabila telah datang bulan Ramadhan, dibukalah pintu-pintu surga, dikunci pintu-pintu neraka, dan para setan dibelenggu.” (HR Muslim). (Muslim bin Hajjaj, Shahih Muslim, juz II, halaman 1079).
Islam sendiri meyakini manusia yang sudah meninggal dunia, ruhnya sudah tidak ada lagi di dunia karena sudah kembali ke Allah SWT. Hal ini disebutkan dalam Al Quran, Surat Al-Fajhr ayat 27-30. Allah SWT berfirman:
يَا أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ (27) ارْجِعِي إِلَى رَبِّكِ رَاضِيَةً مَرْضِيَّةً (28) فَادْخُلِي فِي عِبَادِي (29) وَادْخُلِي جَنَّتِي
"Hai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jamaah hamba-hamba-Ku dan masuklah ke dalam surga-Ku,”
Lalu apa benar ruh orang yang meninggal akan pulang ke rumah sampai Idul Fitri atau lebaran nanti?
Melalui ceramahnya, Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan soal kebenaran ruh akan pulang ke rumah. Menurutnya, ungkapan itu tidaklah benar.
"Tentu saja di tidak benar pulang kerumah. Tidak pernah ada penyampaian dalam wahyu seperti itu," kata Ustaz Khalid Basalamah.
Dalam sebuah hadis dijelaskan, ketika seorang manusia meninggal dunia, maka ruhnya akan keluar dari jasad dan menuju alam kubur sebelum ke alam akhirat.
Kelak akan ada malaikat bertugas membawa ruh orang yang meninggal melewati beberapa lapisan langit.
Ketika orang beriman menghadapi kematian, maka para malaikat akan turun kepadanya dengan wajah yang bersinar sembari membawa kain kafan dari surga.
Malaikat akan menemani orang beriman hingga malaikat pencabut nyawa datang dan duduk di bagian kepalanya.
Pada saat itu malaikat Maut berkata, "Hai jiwa yang baik, keluarlah menuju ampunan dan rahmat Allah.”
Selanjutnya, para malaikat membawa roh tersebut menuju langit. Setibanya di langit, Allah SWT berfirman,
"Tetapkan hamba-Ku itu dalam golongan orang-orang mulia di sisi Allah dan kembalikan ke bumi karena dari tanah Aku ciptakan, ke tanah pula akan dikembalikan, dan dari tanah akan dikeluarkan kembali,"
Malaikat pun membawa kembali roh itu ke jasadnya untuk mendapatkan pertanyaan dari malaikat Munkar dan Nakir di alam kubur.
Sementara itu, orang kafir akan mendapat perlakuan yang berbeda. Usai meninggal ia akan didatangi oleh malaikat dari langit dengan wajah yang kusam.
Malaikat membawa ruh ke langit, namun langit tak membukakan pintunya. Orang kafir disebut akan mengeluarkan bau busuk dan dikatakan padanya, "Rasakanlah siksaan hingga kiamat datang!”
Ungkapan Ruh Kembali ke Rumah saat Ramadhan Tidak Benar
Kemudian Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan tentang hakikat ruh orang yang sudah meninggal ketika berada di alam kubur.
"Orang yang sudah meninggal dan pindah ke alam barzakh, dia bahkan tidak berharap kembali ke dunia," ungkapnya.
Nabi Muhammad SAW pernah menyebutkan bahwa hanya orang yang mati syahid yang ingin kembali hidup di dunia untuk merasakan nikmatnya berjuang di jalan Allah SWT.
"Kata Nabi, orang yang sudah meninggal tidak berharap kembali ke dunia, kecuali orang yang mati syahid," ujarnya.
"Karena berharap bukan kembali ke rumahnya tapi kembali ke medan perang, menikmati proses tusukan atau penggalan atau alat peledak, karena begitu dia rasakan kena itu, Allah berikan pahala yang sangat besar bagi dia," sambungnya.
Oleh karena itu, Ustaz Khalid Basalamah menegaskan bahwa tidak benar ungkapan ruh akan kembali ke rumah selama Ramadhan.
"Jadi mereka semua di alam kubur tidak ada namanya pulang ke rumah, tidak benar persepsinya," tutupnya. (adk)
Load more