GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masyarakat Diimbau Tak Berlebihan Sambut Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah, Apa Maksudnya?

Menjelang Lebaran yang tinggal menghitung hari, MUI Kepri mengimbau agar masyarakat tak berlebihan menyambut Idul Fitri 1445 Hijriah yang akan segera tiba.
Minggu, 7 April 2024 - 15:23 WIB
Warga mulai memadati pusat perbelanjaan jelang hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah/2024 Masehi, Sabtu (6/4/2024)
Sumber :
  • ANTARA

Tanjungpinang, tvOnenews.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengimbau masyarakat agar tidak berlebihan dalam menyambut Lebaran 2024 atau hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Sekretaris Umum MUI Kepri Edi Safrani mengatakan beberapa hari jelang Idul Fitri, masyarakat biasanya mulai sibuk untuk membeli aneka kebutuhan Lebaran, seperti pakaian hingga makanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mendekati Idul Fitri, masyarakat pun bergeser dari masjid ke toko-toko atau pasar malam untuk berbelanja kebutuhan Lebaran," kata dia di Tanjungpinang, dikutip Minggu (7/4/2024).

Menurutnya ada kecenderungan peningkatan kebutuhan masyarakat ketika menyambut Idul Fitri, misalnya memborong pakaian baru supaya bisa tampil maksimal pada saat Lebaran.

Ia menyebut bahwa hal itu sah-sah saja dilakukan masyarakat sebagai bentuk suka cita menyambut Lebaran, karena dalam ajaran Islam memang dianjurkan berpakaian yang baik dan rapi saat Lebaran.

Namun demikian, warga khususnya umat Islam diimbau jangan sampai belanja berlebihan apalagi sampai menghabiskan uang hanya untuk membeli pakaian.

"Tidak harus beli pakaian yang banyak. Secukupnya saja, karena hari raya bukan tentang pakaian baru tapi jiwa baru," ujarnya.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat supaya tidak mubazir dalam hal menyediakan juadah Lebaran.

Agama Islam tidak memaksakan diri jika masyarakat tidak mampu memenuhi persediaan makanan khas Lebaran, melainkan sesuai dengan kemampuan hidup masing-masing.

Ia mencontohkan sudah jadi tradisi masyarakat Melayu di Kepri memasak makanan ketupat setiap menyambut hari raya Idul Fitri. Biasanya masyarakat memasak 150 buah ketupat untuk disantap di pagi lebaran.

"Sebaiknya disesuaikan dengan jumlah keluarga. Kalau keluarga sedikit, masaknya sedikit saja, jangan sampai mubazir," ujar Safrani.

Dia mengingatkan bahwa esensi dari Lebaran Idul Fitri ialah kembali kepada fitrah setelah selesai menjalani rentetan ibadah di bulan suci Ramadhan.

Ada pula yang memaknai Idul Fitri sebagai kembali makan pagi, karena selama satu bulan Ramadhan tak ada aktivitas makan atau sarapan pagi.

"Makanya, sebelum menunaikan shalat Idul fitri, kita disunahkan makan dulu di rumah," ucapnya.

Safrani turut mengajak masyarakat Muslim memanfaatkan momentum Idul Fitri tahun ini untuk saling berkunjung dan bermaafan dengan orang tua, sanak saudara, sahabat karib hingga sesama umat Islam. (ant/iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Lebih dari sekadar kemudahan administratif, penggunaan E-Reklame juga menjadi bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung transformasi pelayanan publik yang modern dan transparan.
Batu Bara Kembali Menjadi Primadona di Tengah Goncangan Geopolitik Global

Batu Bara Kembali Menjadi Primadona di Tengah Goncangan Geopolitik Global

Goncangan geopolitik global kerap mengganggu pasokan minyak dan gas di pasar internasional. Di tengah kondisi tersebut, komoditas lain seperti batu bara menjadi
Targetkan  3 Juta Fakir Miskin, Kemenag Kawal Penyaluran Zakat Rp473 Miliar Selama Ramadan

Targetkan 3 Juta Fakir Miskin, Kemenag Kawal Penyaluran Zakat Rp473 Miliar Selama Ramadan

Penguatan tata kelola dana zakat tidak hanya difokuskan pada penyaluran bantuan, tetapi juga diarahkan untuk mendorong pemberdayaan ekonomi bagi para mustahik.
Sidang Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman 2020, Eks Bupati Sri Purnomo Dituntut 8 Tahun 6 Bulan Penjara dan Denda Rp500 Juta

Sidang Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman 2020, Eks Bupati Sri Purnomo Dituntut 8 Tahun 6 Bulan Penjara dan Denda Rp500 Juta

Sidang perkara dugaan korupsi dana hibah pariwisata tahun 2020 di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta memasuki tahap tuntutan.
Transisi Energi Berkeadilan di Sumut: Perspektif Fikih, Kebijakan, dan Keadilan Sosial

Transisi Energi Berkeadilan di Sumut: Perspektif Fikih, Kebijakan, dan Keadilan Sosial

Workshop tentang transisi energi di Bina Graha Bapperida Provinsi Sumatera Utara, Kamis (12/3/2026), menyoroti dampak sosial dan lingkungan dari pembangkit
Arus Mudik Lebaran 2026 Terlihat di Pintu Masuk DIY, Ribuan Penumpang Padati Stasiun KA dan Bandara

Arus Mudik Lebaran 2026 Terlihat di Pintu Masuk DIY, Ribuan Penumpang Padati Stasiun KA dan Bandara

Suasana arus mudik lebaran 2026 mulai terlihat di pintu masuk DI Yogyakarta pada hari ini, Jumat (13/3/2026).

Trending

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Tiga berita Timnas Indonesia paling populer di tvOnenews, dari Thom Haye pamit dari Persib Bandung, Putros dipanggil timnas, hingga FIFA menyorot Indonesia.
Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Cremonese Gagal Menang tapi Kiper Timnas Indonesia Itu Tembus 200 Laga di Serie A

Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Cremonese Gagal Menang tapi Kiper Timnas Indonesia Itu Tembus 200 Laga di Serie A

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, kembali mencuri perhatian di Italia usai mencatatkan pencapaian penting dalam karier profesionalnya. Media Italia takjub.
Tiba di Tanah Air, Pemain Rp10 Miliar Ini Bisa Jadi 'Pelayan' di Timnas Indonesia untuk Gantikan Posisi Miliano Jonathans

Tiba di Tanah Air, Pemain Rp10 Miliar Ini Bisa Jadi 'Pelayan' di Timnas Indonesia untuk Gantikan Posisi Miliano Jonathans

Bung Ropan menyebut, salah satu pemain Timnas Indonesia bernilai miliaran rupiah cocok dipilih John Herdman untuk menggantikan Miliano Jonathans. Siapa dia?
Blak-blakan Legenda Timnas Italia Semprot Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Lakukan Kesalahan Naif di Sassuolo

Blak-blakan Legenda Timnas Italia Semprot Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Lakukan Kesalahan Naif di Sassuolo

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, turut jadi sorotan setelah klubnya US Sassuolo menelan kekalahan dalam lanjutan Serie A. Legenda Italia beri komentar pedas.
Bengkel di Lembang Akan Digusur, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemiliknya

Bengkel di Lembang Akan Digusur, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemiliknya

​​​​​​​Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi temui pemilik bengkel di Lembang yang akan digusur. Ia melakukan hal tak terduga saat menertibkan bangunan liar.
Lebih dari Dua Tahun Tak Main Bareng Megawati Hangestri, Giovanna Milana Selangkah Lagi Angkat Trofi di Liga Jepang

Lebih dari Dua Tahun Tak Main Bareng Megawati Hangestri, Giovanna Milana Selangkah Lagi Angkat Trofi di Liga Jepang

Dua tahun setelah keduanya tak bekerja sama di Red Sparks, sahabat Megawati Hangestri yakni Giovanna Milana selangkah lagi menorehkan tinta emas di liga Jepang.
Pantas Saja Dedi Mulyadi Cabut Izin SMK IDN Boarding School, Rupanya Ini yang Terjadi Sebenarnya

Pantas Saja Dedi Mulyadi Cabut Izin SMK IDN Boarding School, Rupanya Ini yang Terjadi Sebenarnya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi mencabut izin operasional SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT