Setelah Shalat Memangnya Boleh Mengusap Wajah? Ustaz Adi Hidayat Tegaskan Jika Kebiasaan Tersebut Ternyata...
- YouTube
tvOnenews.com - Salah satu kebiasaan yang sering dilakukan sebagian muslim usai melaksanakan shalat adalah mengusap wajah.
Tak bisa dipungkiri bahwa kerap kali kita lihat seseorang begitu shalat selesai dan gerakan salam, kemudian dilanjutkan dengan mengusap wajah dengan tangan kanan atau kedua tangan.
Lantas apa hukumnya mengusap wajah setelah shalat? Apakah mengusap wajah setelah shalat dibolehkan dan termasuk amalan sunnah?
Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
Melansir dari YouTube Ustaz Adi Hidayat, Sabtu (20/4/2024) berikut penjelasan soal hukum mengusap wajah setelah shalat.
Banyak orang tanpa sadar langsung mengusap wajah begitu selesai melaksanakan shalat setelah salam, terutama saat shalat fardhu.
Berkaitan dengan kebiasaan ini, Ustaz Adi Hidayat kemudian menerangkan bahwa mengusap wajah setelah shalat sebenarnya tidak ada hukumnya dalam Islam.
"Enggak ada hukumnya," kata Ustaz Adi Hidayat.
"Kalau sudah shalat, segala yang terkait dengan shalat itu sudah selesai, tinggal menyempurnakannya saja," sambungnya menegaskan.
Kendati demikian, sebagian orang meyakini bahwa mengusap wajah merupakan bagian daripada rangkaian shalat.
Namun ternyata, hal itu adalah sebuah pemahaman yang tidak tepat.
"Tapi kalau mengusap wajah setelah shalat dipahami bagian dari rangkaian shalat itu yang tidak tepat," tegas Ustaz Adi Hidayat.
Lebih lanjut, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan jika tidak ada dalil di dalam hadist ataupun Al Quran terkait mengusap wajah setelah selesai shalat.
"Tidak ada dalil di hadist apalagi Quran selesai shalat harus mengusap wajah," terang Ustaz Adi Hidayat.
Lantas darimana asal usul kebiasaan mengusap wajah setelah shalat?
Ustaz Adi Hidayat lalu menerangkan tentang sejarah munculnya kebiasaan mengusap wajah setelah shalat.
"Yang ada, dugaan dari ahli sejarah bahwa dulu zaman Nabi masjidnya belum seperti kita," ungkap Ustaz Adi Hidayat.
"Masjidnya itu alasnya masih tanah, tiangnya terbuat dari pelepah kurma, kemudian atapnya terbuat dari daun-daun kurma, yang kalau hujan pasti bocor dan kalau panas pasti kepanasan," sambungnya.
Dengan kondisi demikian, maka tak jarang ada kotoran pasir atau debu yang menempel di wajah sehingga diusap setelah selesai shalat.
"Karena itulah kalau sudah sujud itu menempel pasir dan lumpur di keningnya, karena itu wajar selesai shalat dihapus dibersihkan," papar Ustaz Adi Hidayat.
"Jadi kalau bapak ibu misalnya kotor karpetnya kemudian setelah salam ada bekasnya silakan dihapus," lanjutnya.
Maka memang boleh-boleh saja jika mengusap wajah setelah selesai shalat selama itu tidak dipahami sebagai bagian atau rangkaian daripada ibadah shalat.
"Tapi kalau kita menyengaja menghapus menduga bagian dari ibadah, ini bagian dari ibadah nih selesai shalat musti begini dulu itu enggak tepat, enggak ada hukumnya," ujarnya.
"Dan kalau dipahami ibadah, kalau enggak dilakukan enggak lengkap itu shalat, itu masuk bid'ah," tegas Ustaz Adi Hidayat.
Oleh sebab itu, Ustaz Adi Hidayat mengingatkan bahwa tak perlu mengusap wajah jika memang tidak ada tujuan yang jelas.
Lain hal jika memang dirasa ada debu, kotoran atau keringat yang menempel di area wajah bekas sujud shalat tadi.
"Jadi mengusap wajah itu menurut saya tidak perlu dipahami bagian dari ibadah dan tidak perlu dikerjakan kecuali ada keadaan khusus," jelas Ustaz Adi Hidayat.
"Misal setelah shalat ada kotoran, keringat, usap aja enggak ada masalah," pungkasnya.
Wallahu A'lam.
(udn)
Baca artikel tvOnenews.com terkini dan lebih lengkap, klik google news.
Ikuti juga sosial media kami;
twitter @tvOnenewsdotcom
facebook Redaksi TvOnenews
Load more