GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jika Nemu Uang di Jalan, Tolong Amalkan Ini agar Rezeki Mengalir Deras dari Segala Arah, Kata Buya Yahya...

Tolong amalkan amalan ini ketika menemukan uang di jalan agar mendapat rezeki yang berlimpah dari Allah, Buya Yahya jelaskan tentang kaidah saat nemu uang.
Rabu, 24 April 2024 - 08:54 WIB
Buya Yahya, agar rezeki deras amalan saat menemukan uang di jalan
Sumber :
  • youtube

tvOnenews.com - Ternyata ada amalan yang sebaiknya dikerjakan ketika menemukan uang di jalan agar mendapat rezeki berlimpah.

Ketika menemukan uang tergeletak di jalan, biasanya ada yang langsung mengambilnya, namun ada juga yang mengabaikannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada yang ingin mengambil uang tersebut tapi takut berdosa karena bukan miliknya.

Tapi bila dibiarkan takut uang tersebut terbang tertiup angin hingga jatuh ke selokan atau terkena air hujan dan rusak.

Lantas bagaimana sikap yang seharusnya diambil seorang muslim jika menemukan uang di jalan?

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Al Bahjah TV, berikut penjelasan tentang menemukan uang di jalan.

Terkait masalah ini, Buya Yahya mengingatkan tentang prinsip yang harus diterapkan dalam diri seorang muslim.

"Yang pertama yang harus kita tanamkan di hati kita, di hati anak-anak kita, jangan biasa menginginkan sesuatu yang bukan milik kita," tegas Buya Yahya.

"Itu yang pertama dan utama, kita tidak ingin mendidik anak-anak kita tamak," lanjutnya.

Jangan pernah menganggap suatu barang tidak ada yang punya karena pada dasarnya itu ada yang punya hanya saja tak tahu siapa pemiliknya.

"Oh ini enggak ada yang punya, biarpun enggak ada yang punya sebenarnya ada yang punya cuma kita enggak tahu siapa yang punya," ujar Buya Yahya.

Walaupun barang itu begitu kecil, tetap itu merupakan milik orang.

"Biarpun kecil jangan bilang enggak ada yang punya, enggak boleh, bukan milik kita, kita latih anak kita untuk itu," kata Buya Yahya.

Pemahaman ini harus ditanamkan dalam diri umat Islam sejak dini agar kelak tidak menjadi kejahatan yang lebih besar.

"Sebab jadi perampok gede itu enggak langsung, belajar dari kecil, pencuri gede dari kecil dulu, nyuri kancing baju, berkembang akhirnya nyuri gedung," ujar Buya Yahya.

Adapun di dalam Islam menurut Buya Yahya sudah diatur tentang kaidah ketika menemukan suatu barang.

"Kalau kita menemukan sesuatu, ada dua, sesuatu yang gede dan sesuatu yang kecil," jelas Buya Yahya.

Jika barang itu termasuk kecil atau tidak terlalu berharga, misal seperti pulpen, buku, dan lain sebagainya, maka yang harus dilakukan adalah mengumumkannya terlebih dahulu.

"Sesuatu yang kecil bisa saja kita umumkan sesaat lalu kita manfaatkan asalkan mengumumkannya yang mungkin orangnya ada di situ," terang Buya Yahya.

Pastikan banyak orang tahu pengumuman itu, hingga akhirnya masih tidak diketahui siapa pemiliknya maka barang tersebut boleh dipakai.

"Diumumkan beneran, siapa yang kehilangan pulpen ini, semuanya diperkirakan mendengar, kalau sudah tidak ada yang mau bisa dipakai," ujar Buya Yahya.

Namun harus dipastikan pengumumannya bisa diketahui oleh orang banyak, bukan hanya sebatas formalitas.

"Ngumumkannya di kamar mandi ya enggak ada yang tahu, enggak boleh," tegas Buya Yahya.

Kemudian jika ternyata barang itu tergolong berat atau besar nilainya seperti uang, kendaraan, perhiasan dan lain-lain, maka perlu diumumkan selama satu tahun lamanya. 

"Kalau berat, sekiranya orang pasti mencarinya, (uang) jutaan dan sebagainya, maka sebagian ulama menjelaskan satu tahun diumumkan," ujar Buya Yahya.

"Setiap hari di minggu pertama, di tempat keramaian, di depan masjid, bukan di dalam masjid, atau di pasar, keramaian di tempat itu," lanjutnya.

Setidaknya selama satu tahun dan bertemu hari raya diumumkan agar diketahui siapa pemiliknya.

"Setiap hari di minggu pertama, setiap minggu di bulan pertama, baru setelah itu sebulan sekali sampai berputar satu tahun sampai ketemu hari raya kan umum orang," jelas Buya Yahya.

Baru setelah itu barang tersebut boleh dimanfaatkan, tapi tetap bukan dianggap sebagai pemilik. 

"Setelah mereka tidak ada yang datang, maka kita boleh memanfaatkan, bukan milik kita," kata Buya Yahya.

Sehingga ketika suatu waktu pemiliknya datang maka harus dikembalikan.

"Kalau suatu ketika tiba-tiba orangnya datang sudah terlanjur habis, ganti kita, tetap berat," ujar Buya Yahya.

Oleh sebab itu, Buya Yahya menyarankan agar langsung menyerahkan kepada pihak keamanan jika suatu ketika menemukan uang di jalan agar terbebas dari beban.

"Maka paling enak adalah jangan dimanfaatkan, jangan digunakan, tapi untuk menyelamatkan bisa saja anda ambil serahkan ke keamanan, apakah kepolisian atau siapa saja, anda terbebas dari beban," kata Buya Yahya.

Ada juga pilihan lainnya, menurut Buya Yahya boleh jika menemukan uang di jalan lalu digunakan untuk sedekah.

Dengan begitu, akan dapat pahala serta keutamaan sedekah yang bisa melancarkan rezeki.

"Anda langsung berikan sedekah ke masjid, infaq, ada uang 200 terbang daripada nanti masuk ke selokan enggak berguna, ambil saya masukan ke kotak amal, bagus," ujar Buya Yahya.

Namun, tetap harus dicatat secara lengkap dan wajib mengganti uang tersebut jika suatu waktu pemiliknya datang.

Walau begitu, tetap mendapatkan keutamaan sedekah.

"Cuma catat, tanggal begini begini saya masukan kotak amal, kalau suatu ketika yang punya itu nyari, anda ganti," jelas Buya Yahya.

"Tapi biarpun ganti anda dapat pahala, sudah infaq," lanjutnya.

Wallahua'lam.

(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Trending Topic: Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan, hingga Kabar Baik untuk Warga Jabar dari KDM

Trending Topic: Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan, hingga Kabar Baik untuk Warga Jabar dari KDM

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari keputusan Dedi Mulyadi hingga penghargaan didapat Sherly Tjoanda.
Resmi Masuk Jerman, Platform Logistik On-Demand Ini Siap Bikin UKM Berlin Makin Gesit

Resmi Masuk Jerman, Platform Logistik On-Demand Ini Siap Bikin UKM Berlin Makin Gesit

Platform logistik on-demand resmi masuk Jerman lewat Berlin, menawarkan pengiriman fleksibel untuk UKM di tengah kebutuhan layanan cepat dan transparan.
Puji Pelayanan Haji 2026, Timwas DPR: Negara Benar-Benar Hadir Layani Jemaah

Puji Pelayanan Haji 2026, Timwas DPR: Negara Benar-Benar Hadir Layani Jemaah

Anggota Timwas Haji DPR RI, Nurdin Halid, menyebut layanan haji tahun ini mengalami lonjakan kualitas sejak pengelolaan dialihkan dari Kementerian Agama ke Kementerian Haji dan Umrah.
Dari Hafalan Hadis hingga Medali Internasional: Ratusan Santri Rayakan Kelulusan di Gedung KH. Noer Alie Bekasi

Dari Hafalan Hadis hingga Medali Internasional: Ratusan Santri Rayakan Kelulusan di Gedung KH. Noer Alie Bekasi

Sebanyak 289 santri dari jenjang Madrasah Aliyah Pusat Putra, Putri, serta Madrasah Tahfiz Attaqwa Bekasi secara resmi dilepas untuk melanjutkan pengabdian ke masyarakat dan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Khutbah Jumat Singkat 22 Mei 2026: Kurban, Ibadah Bukti Cinta dan Ketundukan Seorang Hamba

Khutbah Jumat Singkat 22 Mei 2026: Kurban, Ibadah Bukti Cinta dan Ketundukan Seorang Hamba

Berikut tema teks khutbah Jumat singkat menarik untuk shalat Jumat menjelang Hari Raya Idul Adha, bertajuk "Ibadah Bukti Cinta dan Ketundukan Seorang Hamba".
KNKT Ungkap Arahan yang Diterima Masinis KA Argo Bromo Anggrek Sebelum Tabrakan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur

KNKT Ungkap Arahan yang Diterima Masinis KA Argo Bromo Anggrek Sebelum Tabrakan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono mengungkapkan pengakuan masinis KA Argo Bromo Anggrek sebelum tabrakan di Stasiun Bekasi Timur.

Trending

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membagikan momen manis karena mendapatkan penghargaan dari Pemerintah.
Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Bos Sassuolo berbicara tentang situasi Jay Idzes menjelang bursa transfer musim panas. Sang kapten Timnas Indonesia bisa pindah setelah musim ini berakhir.
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT