Bukan Jam 8, Ternyata Kata Ustaz Adi Hidayat Potensi Kemudahan Rezeki Ada di Akhir Dhuha: Lakukan Hingga 8 Rakaat
- freepik
Jakarta, tvOnenews.com - Ustaz Adi Hidayat dalam sebuah ceramah menjelaskan, potensi kemudahan rezeki ada di akhir waktu shalat dhuha.
Shalat dhuha memang kerap dihubungkan dengan rezeki.
Padahal bukan saja berpotensi memudahkan rezeki, tapi masih banyak keutamaan dari shalat dhuha.
Mengenai khusus potensi kemudahan rezeki, ternyata kata Ustaz Adi Hidayat ada di akhir waktu dan itu bukan jam 8 pagi.
Berikut tiga waktu dhuha yang dijelaskan oleh Ustaz Adi Hidayat, dimana salah satunya berpotensi memudahkan rezeki.
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa shalat dhuha terbagi dalam tiga waktu, yakni awal, pertengahan dan akhir.
Tiga waktu shalat dhuha itu kata Ustaz Adi Hidayat memiliki fadhilah yang berbeda-beda.
Awal Dhuha
![]()
Bukan Jam 8, Ternyata Kata Ustaz Adi Hidayat Potensi Kemudahan Rezeki Ada di Akhir Dhuha: Lakukan Hingga 8 Rakaat (Sumber: envato element)
Waktu pertama shalat dhuha adalah awal dhuha.
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan, shalat di awal dhuha ini memiliki fadhilah senilai pahala haji dan umrah.
Namun Ustaz Adi Hidayat mengingatkan bahwa hal tersebut jangan dipahami dengan kalimat bahwa jika shalat shalat dhuha di awal artinya sudah haji dan umrah.
“Ini senilai pahala haji dan umrah tapi belum tentu dapat kemuliaan shalat di masjidil haram masjid nabawi,” jelasnya.
Waktu shalat dhuha yang pertama ini disebut dengan syuruq.
“Shalat dhuha itu waktunya dimulai sejak waktu syuruq, saat perjalanan matahari yang bergerak dari terbit sampai berada di posisi tempat terbitnya sampai bergeser lagi sekira bayangan itu 1 tombak,” jelasnya.
kata Ustaz Adi Hidayat, waktunya bernama syuruq, pergerakan mataharinya namanya isyraq, matahari berada di porosnya disebut masyriq.
“Saat bayangan matahari 1 tombak inilah waktu syuruq atau awal dhuha,” katanya.
“Awal dhuha, tarik 1 jam setelah shalat subuh, kurang lebih 1 jam paling cepat, awal syuruq 6.30 boleh nambah 15 menit tak ada masalah,” ujarnya.
Adapun kemuliaan yang ada di awal dhuha ini antara lain dikatakan oleh Ustaz Adi Hidayat tercantum dalam hadits At-Tirmidzi.
“Siapa menunaikan shalat subuh dengan jamaah atau di hadits lain dikatakan di masjid, lalu dia tidak langsung beranjak, dia berdzikir dulu hingga sampai tiba awal dhuha, kemudian dia shalat di awal dhuha itu, maka ia dapat pahala senilai haji dan umrah,” jelasnya.
Load more