News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemenag Imbau Hindari Penipuan Tawaran Visa Non-Haji 2024, Kuota Jamaah Indonesia Terpenuhi!

Jubir Kemenag, Anna Hasbie mengatakan kuota jamaah Indonesia periode haji 2024 sudah terpenuhi. Ia juga imbau hindari penipuan tawaran selain pakai visa haji.
Minggu, 5 Mei 2024 - 15:56 WIB
Juru bicara Kementerian Agama (Kemenag), Anna Hasbie imbau hindari penipuan visa non-Haji 2024
Sumber :
  • Media Center Haji

Jakarta, tvOnenews.com - Juru bicara Kementerian Agama (Kemenag), Anna Hasbie mengatakan, kuota jamaah Indonesia periode haji 2024 sudah terpenuhi dan tahap pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) 1445 H/2024 sudah ditutup pada April 2024 kemarin.

Anna juga mengimbau kepada para calon jamaah Indonesia agar tidak tertipu tawaran berangkat palsu dari berbagai visa non haji 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jemaah agar berhati-hati terhadap tawaran berangkat dengan visa non haji. Saat ini, kuota haji Indonesia sudah terpenuhi. Jemaah jangan tergiur hingga tertipu tawaran berangkat dengan visa non haji," ujar Anna Hasbie dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (5/5/2024).

Hasbie melihat banyaknya tawaran di luar dari visa haji 2024 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Beragam tawaran yang beredar selain visa haji di antaranya mengatasnamakan visa petugas haji, visa ziarah, visa ummal hingga multiple.


Ilustrasi jamaah haji 2024 berangkat menuju Arab Saudi. (Media Center Haji)

Annas menyampaikan visa kuota haji Indonesia menjadi dua bagian, yakni haji reguler atas penyelenggaraan dari pemerintah, serta haji khusus dari Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

Pada tahun 2024 kuota jamaah haji Indonesia mendapatkan sebanyak 221.000 jamaah dengan tambahan kuota 20.000 orang.

Sehingga total kuota jamaah dari Indonesia yang akan berangkat ibadah haji sebanyak 241.000 orang pada operasional 1445 H/2024 M.

Dari total kuota 241.000 tersebut terdiri atas 213.320 jamaah reguler dan sisanya 27.680 jamaah khusus.

Warga Negara Indonesia (WNI) yang mendapatkan undangan visa haji mujamalah langsung dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi keberangkatannya wajib melalui PIHK sesuai aturan UU PIHU,

Sedangkan PIHK yang akan memberangkatkan WNI dari undangan visa haji mujamalah dari Kerajaan Arab Saudi harus lapor kepada Menag.

Hal ini berkaitan terhadap aturan visa haji yang semakin diperketat oleh Arab Saudi untuk menghindari penyalahgunaan selain visa haji.

"Meraka akan terapkan aturan secara ketat dan akan ada pemeriksaan yang intensif dari otoritas Saudi," ucap Anna.

Juru bicara Kemenag itu mengingatkan kepada masyarakat bahwa, tahap pelunasan biaya haji resmi ditutup.

Pada waktu ini memfokuskan penerbitan visa para jamaah dan dari akhir pekan lalu yang sudah terbit lebih dari 195 visa jamaah haji reguler.

Sedangkan jamaah khusus sedang memasuki tahap penerbitan visa jamaah.

tvonenews

Kemenag telah menjadwalkan keberangkatan jamaah haji reguler yang akan terbang ke Arab Saudi pada 12 Mei 2024.

Untuk penerbangan jamaah haji khusus mulai berangkat ke Tanah Suci pada 23 Mei 2024.

Oleh karena itu, ia memahami terkait antusiasme masyarakat untuk melaksanakan ibadah haji pada tahun 2024.

Dari antusiasme tersebut ia mengimbau jangan tertipu oleh berbagai oknum dengan penawaran keberangkatan selain menggunakan visa haji.

"Publik juga jangan sampai tertipu oleh oknum yang ingin memanfaatkan kesempatan dengan menjanjikan keberangkatan dengan visa non haji. Tahun lalu, banyak kasus jemaah yang akhirnya dideportasi setibanya di Arab Saudi," jelasnya.

"Kementerian Haji dan Umrah Saudi mengajak Kemenag bekerja sama lebih erat, detail, dan komprehensif untuk menjaga jangan sampai ada korban jamaah yang dirugikan," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tujuan ia mengimbau agar tidak ada korban yang akan mengalami kerugian materi hingga tidak bisa beribadah haji dan rentan terkena blacklist selama 10 tahun.

"Ingat, risiko yang ditanggung besar, selain tidak bisa beribadah haji dan adanya kerugian materi, jika sampai dideportasi, jemaah tidak bisa masuk ke Saudi hingga 10 tahun ke depan. Jadi, selain tidak bisa berhaji, juga tidak bisa umrah selama 10 tahun," pungkasnya. (put/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Piala Dunia 2026: Presiden FIFA Pastikan Iran Tetap Main di Amerika Serikat Meski Dihantui Isu Politik

Piala Dunia 2026: Presiden FIFA Pastikan Iran Tetap Main di Amerika Serikat Meski Dihantui Isu Politik

Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan bahwa tim nasional Iran tetap akan menjalani pertandingan mereka pada ajang Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.
Di Hadapan Prabowo, Ribuan Buruh Baca Lima Poin Ikrar Buruh

Di Hadapan Prabowo, Ribuan Buruh Baca Lima Poin Ikrar Buruh

Suasana yang penuh khidmat itu menambah rasa percaya diri para buruh untuk kembali melanjutkan pembacaan ikrar tersebut agar didengar oleh Prabowo.
Ternyata Sopir Taksi Green SM Baru 2 Hari Kerja, Kini Sebabkan Kecelakan Maut KRL vs KA Argo Bromo, Polisi: Baru Tahu Cara Pakai Mobil Listrik

Ternyata Sopir Taksi Green SM Baru 2 Hari Kerja, Kini Sebabkan Kecelakan Maut KRL vs KA Argo Bromo, Polisi: Baru Tahu Cara Pakai Mobil Listrik

Budi Hermanto juga melakukan pemeriksaan terhadap manajemen taksi Green SM untuk mengetahui sistem rekrutmen terhadap calon sopir.
Momen Prabowo Joget Bareng Band Tipe-X Saat May Day 2026 di Monas: Percayalah Padaku Kamu Enggak Sendirian 

Momen Prabowo Joget Bareng Band Tipe-X Saat May Day 2026 di Monas: Percayalah Padaku Kamu Enggak Sendirian 

Sementara, Prabowo tampak keluar dari kap mobilnya. Dia menyapa para buruh yang sedari tadi menunggu di Monas.
Harga Emas Pegadaian Jumat 1 Mei 2026: UBS dan Galeri24 Naik, Antam Justru Tersungkur

Harga Emas Pegadaian Jumat 1 Mei 2026: UBS dan Galeri24 Naik, Antam Justru Tersungkur

Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk pada Jumat 1 Mei 2026
Polisi Tak Segan Tindak Tegas Perusuh-Pembuat Keonaran dalam Aksi May Day Monas dan DPR RI

Polisi Tak Segan Tindak Tegas Perusuh-Pembuat Keonaran dalam Aksi May Day Monas dan DPR RI

Polisi akan menindak tegas jika ditemukan adanya perusuh dan pembuat keonaran dalam aksi May Day di Monas dan aksi unjuk rasa di Gedung DPR/MPR RI hari ini.

Trending

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com. Mulai dari FIFA ASEAN Cup hingga pertemuan FIFA dan PSSI
Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Kabar mengejutkan datang dari sosok Shin Tae-yong yang kembali dikaitkan dengan Indonesia. Namun kali ini, perannya di luar dugaan publik. Media Korea kaget.
Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Ratusan ribu buruh diprediksi padati ibu kota Jakarta dalam memperingati May Day atau Hari Buruh 2026 hari ini Jumat (1/5/2026).
Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Arus lalu lintas di kawasan Jalan Diponegoro, Bandung, dipastikan tetap berjalan normal meski sempat beredar kabar akan adanya penutupan akses jalan tersebut. 
AC Milan Ketiban Untung, 1 Pemain Tak Terpakainya Jadi Rebutan Klub Inggris dan Bakal Bawa Cuan di Bursa Transfer Nanti

AC Milan Ketiban Untung, 1 Pemain Tak Terpakainya Jadi Rebutan Klub Inggris dan Bakal Bawa Cuan di Bursa Transfer Nanti

AC Milan menghadapi potensi perubahan signifikan di bursa transfer musim panas mendatang. Salah satu sorotan utama tertuju pada masa depan Youssouf Fofana.
DPRD Jabar Ungkap Penyebab Asli Banjir di Bandung, Dedi Mulyadi Siapkan Strategi 'Tanaman Keras'

DPRD Jabar Ungkap Penyebab Asli Banjir di Bandung, Dedi Mulyadi Siapkan Strategi 'Tanaman Keras'

Fenomena banjir dan tanah longsor yang kian kerap menghantui wilayah Bandung dan sekitarnya mendapat sorotan tajam dari parlemen. 
Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Umroh Suleha (50) menceritakan kejadian Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek tabrakan dengan KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur, beberapa hari lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT