Duh, Sering Gatal, Sholat Sambil Garuk-garuk Wajah Lebih 3 Kali tapi Tak Bikin Batal, Benarkah? Kata Habib Novel Alaydrus
- Tangkapan layar YouTube Novel Muhammad Alaydrus
"Karena ke semuanya masih mengikuti (menempel tidak gerak) pada tempat pokoknya yang diam dan kokoh seperti jari-jemari." isi terjemahan dalam Kitab Fath al Mu'in.
Meski begitu, Habib Novel Alaydrus berharap umat Muslim saat sholat diusahakan tenang dan fisiknya tidak bergerak di luar rukun sholat.
"Kalau kita tenang berusaha betul-betul jaga ini waktunya saya sholat habis sholat saya zikir, saya doa, tenangkan fisiknya usahakan gak bergerak," tegasnya.
"Ketenangan yang hakiki diawali dengan ketenangan tubuhmu di hadapan Tuhanmu, tenang betul, ketika sholat, ketika baca Al-Qur'an, ketika zikir tubuhnya tenang," tambahnya.
Ia mengambil contoh saat seseorang mengambil rukuk, jika tidak ada gerakan maka hal itu salah satu kenikmatan kecil yang luar biasa.
"Orang rukuk tuma'ninah ketika rukuk itu harus sekujur tubuh tenang, Allahuakbar, rukuk, sekujur tubuh harus tenang sekadar bacaan, Subhanallah," katanya.
"Jadi kalau rukuk begini masih ada tangannya yang gerak-gerak kepalanya masih gerak-gerak ini belum tuma'ninah itu," lanjutnya.
Maka dari itu, ia menyarankan agar umat Muslim harus melatih fisiknya supaya tetap tenang.
Hal itu sangat mempengaruhi ibadahnya agar tetap khusyuk dan mendapat kenikmatan untuk diri sendiri.
"Kalau kita sudah berjuang melatih diri fisiknya tenang, nanti tiba-tiba hati ini enggak usah diapa-apain udah tenang enggak kemrungsung, hatinya nyantai," tuturnya.
"Makanya kita ini aneh kalau lihat orang-orang di luar Islam wah senam yoga atau ada orang-orang di luar Islam yang kemudian dia bersila tubuhnya bisa tenang," sambungnya.
Ia juga berpesan agar tidak menjadikan sholat sebagai formalitas tetapi harus betul-betul dinikmati.
"Bagaimana sholat kita bermakna untuk kita di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta'ala, ternyata di situ tenang," pesannya.
Kesimpulannya bahwa, Habib Novel Alaydrus menerangkan ada batasan gerakan yang tidak membatalkan dan ibadah sholatnya menjadi tidak sah.
Apabila penjelasan di atas belum menemukan jawaban Anda, langsung konsultasi atau dengar kajian dari para ulama, kyai, ustaz, dan tokoh agama lain.
Load more