GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tolong Jangan Sengaja Tinggalkan Salat Ashar, Kata Ustaz Khalid Basalamah Meski Sepele tapi Amalan Kita akan...

Ustaz Khalid Basalamah mengatakan umat Islam yang sengaja meninggalkan atau melalaikan salat Ashar bisa mempengaruhi seluruh amalan mereka di akhirat kelak.
Minggu, 19 Mei 2024 - 10:20 WIB
Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan amalan ibadah salat Ashar
Sumber :
  • Kolase Pexels & Tangkapan layar YouTube Khalid Basalamah Official

tvOnenews.com - Salat Ashar memiliki sejumlah keistimewaan di dalamnya.

Amalan orang mengerjakan salat Ashar disaksikan para malaikat sesuai Kitab Shalatul Mu'min karya Sa'id bin 'Ali bin Wahf Al-Qahthani, Rasulullah SAW bersabda:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Malaikat yang bertugas di malam hari dan bertugas di siang hari datang bergantian untuk kamu. Semua berkumpul saat waktu mengerjakan salat Subuh dan salat Ashar. Malaikat yang mengawasi kalian, lalu naik menuju langit dan selanjutnya Rabb langsung bertanya. Sementara Dia lebih mengetahui keadaan hamba-Nya: Bagaimana keadaan hamba-Ku saat kalian (malaikat) pergi? Para malaikat menjawab: Kami meninggalkan mereka sedang mengerjakan salat dan kami mendatangi mereka, dan mereka juga sedang mengerjakan salat." (HR. Bukhari dan Muslim)

Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan bagi yang tidak mengerjakan salat Ashar maka amalan mereka selama di dunia akan hilang.

Benarkah orang tidak melaksanakan salat Ashar berpotensi amalan mereka habis dari penjelasan Ustaz Khalid Basalamah? Mari simak di sini!


Ilustrasi seseorang melakukan sujud saat salat Ashar. (Freepik)

Bagi Anda yang penasaran dan belum mengetahui tentang hal tersebut, sebaiknya benar-benar simak di sini agar tidak salah dalam tafsirnya.

Dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Lentera Islam, Ustaz Khalid Basalamah dalam kajiannya menjelaskan tentang salat Ashar.

Mulanya Ustaz Khalid Basalamah menanggapi polemik atau isu kalau Allah SWT menempatkan amalan khusus di antara salat lima waktu.

Bahwasanya isu tersebut menjelaskan bahwa, Allah SWT menempatkan amalan terbaik umat-Nya di waktu wustho.

"Mengapa Allah sementara memberikan tempat terkhusus dalam kitabnya menjaga wustho salat pertengahan?," tanya Ustaz Khalid Basalamah sambil mengulas pertanyaan dari secarik kertas.

Menurutnya, hal tersebut sudah menjadi ketentuan dari Alah SWT dan manusia tidak bisa membantah aturan-Nya.

"Itu haknya Allah, kita nggak bisa protes masalah itu, Allah mau memilih salat mana yang lebih afdol, siapa yang menjadi Nabi, siapa yang menjadi malaikat, itu Allah pencipta, maunya Dia," jelasnya.

Ia mengambil contoh semisal ada pihak perusahaan yang ingin membangun sebuah masjid.

Pihak pembangun menginginkan masing-masing bagian harus terlihat unik dan hal tersebut tidak bisa dibantah oleh tukang bangunan masjidnya.

"Seperti kita melihat satu perusahaan diwarnain masjid nih, misalnya pembangun masjid mau warnain temboknya cokelat, lampunya mau dipasang warna kuning, mau dipasang model lampu begitu, AC nya seperti ini kita nggak bisa protes, banyak maunya," tuturnya.

Sementara, ia mengatakan bahwa, permintaan manusia masih dapat diubah sedangkan ketentuan Allah SWT sama sekali tidak bisa.

"Kita bisa berikan masukan, iya kalau manusia, kalau Allah sementara tidak bisa karena Allah lebih tahu tentang masalah hikmahnya," tegasnya.

Memang ia menjelaskan bahwa, ada beberapa keunggulan dari pelaksanaan salat Ashar.

Ia mengambil penjelasan dari Hadits Riwayat Bukhari terkait orang yang tidak mengerjakan Ashar.

Bahwasanya orang yang ketinggalan atau sengaja melalaikan salat Ashar, amalan mereka seketika habis atau hilang.

"Dalam hadits yang lain riwayat Bukhari, kata Nabi, siapa yang ketinggalan, siapa yang meninggalkan saalat Ashar secara sengaja habis semua amalnya," katanya.

Ia mengatakan hal tersebut berasal dari Hadits Riwayat Bukhari Nomor 594, begini bunyinya:

مَنْ تَرَكَ صَلاَةَ الْعَصْرِ فَقَدْ حَبِطَ عَمَلُهُ

Artinya: "Barang siapa meninggalkan salat Ashar, maka terhapuslah amalannya." (HR. Bukhari Nomor 594)

Ia berasumsi bahwa, kedudukan salat Ashat lebih tinggi daripada Subuh, Dzuhur, Maghrib, dan Isya.

"Allah emang khususkan di antara lima waktu salat, Ashar yang paling tinggi," ungkapnya.

Menurutnya, kedudukan salat yang menyusul Ashar berada di Subuh dan Isya.

"Kemudian datang setelahnya Subuh dan Isya, baru semuanya Dzuhur dan Maghrib," terangnya.

Meski begitu, ia tidak merendahkan keempat salat lima waktu tersebut, terutama kepada Dzuhur dan Maghrib.

"Tetapi bukan berarti Dzuhur dan Maghrib rendah, enggak," katanya.

Sejak awal ia menegaskan bahwa, Allah SWT tidak mengkhususkan malan terbaik kepada hamba-Nya.

tvonenews

Hanya saja ada amalan salat yang lebih baik untuk mendapat ridho dari Allah SWT.

"Tapi saya katakan tadi, tidak ada kata-kata yang rendah atau sial, tapi ada yang biasa dan ada yang lebih baik," pungkasnya.

Jadi kesimpulannya bahwa, Allah SWT tidak mengkhususkan ridho-Nya terhadap umat-Nya hanya saja orang yang tak mengerjakan salat Ashar, amalan mereka akan hilang.

Jika Anda masih belum menemukan jawaban sepenuhnya dari penjelasan di atas langsung bertanya atau dengar kajian dari para ulama, kyai, ustaz, dan tokoh agama lain.

Supaya Anda dapat menemukan berbagai perspektif dan senantiasa untuk meningkatkan ibadah salat Ashar ke depannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu A'lam Bishawab.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Puluhan Perempuan di Yogyakarta Dilatih untuk Mandiri Secara Ekonomi

Puluhan Perempuan di Yogyakarta Dilatih untuk Mandiri Secara Ekonomi

Berbagai upaya dilakukan dalam memberdayakan kaum perempuan agar mandiri secara ekonomi.
70 Persen Pajak Tambang Diusulkan Kembali ke Desa

70 Persen Pajak Tambang Diusulkan Kembali ke Desa

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM mengusulkan 70 persen pajak dari aktivitas pertambangan dikembalikan kepada desa tempat tambang beroperasi.
Ramalan Karier 15 Mei 2026, 5 Weton Ini Diprediksi akan Mendapat Peluang Emas di Hari Jumat Kliwon

Ramalan Karier 15 Mei 2026, 5 Weton Ini Diprediksi akan Mendapat Peluang Emas di Hari Jumat Kliwon

Berikut lima weton yang diprediksi akan mengalami lonjakan prestasi dan keberuntungan karier pada tanggal 15 Mei 2026. Apakah salah satunya adalah wetonmu?
AVC Champions League 2026: Terhenti di Perempat Final, Hitter Nakhonratchasima Akui Ketangguhan Jtekt Stings Aichi

AVC Champions League 2026: Terhenti di Perempat Final, Hitter Nakhonratchasima Akui Ketangguhan Jtekt Stings Aichi

Pertandingan perempat final AVC Champions League 2026 menghadirkan duel sengit antara Nakhonratchasima VC dan Jtekt Stings Aichi di Pontianak, Kamis 14 Mei.
Sebelum Dicurangi Juri, Ocha dan SMAN 1 Pontianak Pernah Juara 1 hingga Lolos ke LCC Empat Pilar Tingkat Nasional

Sebelum Dicurangi Juri, Ocha dan SMAN 1 Pontianak Pernah Juara 1 hingga Lolos ke LCC Empat Pilar Tingkat Nasional

Josepha Alexandra bukanlah sosok baru dalam Lomba Cerdas Cermat (LCC) yang diselenggarakan oleh MPR RI. Bahkan, SMAN 1 Pontianak pernah juara 1 di LCC 2025.
Proyek Industri Fatty Amine di Bontang Jadi Peluang Investasi Strategis Kaltim

Proyek Industri Fatty Amine di Bontang Jadi Peluang Investasi Strategis Kaltim

Peluang investasi sektor hilirisasi industri di Kota Bontang kembali diperkenalkan kepada investor nasional maupun internasional melalui proyek pengembangan industri Fatty Amine yang masuk dalam skema Investment Project Ready to Offer (IPRO). 

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Ibu-ibu Labrak Dedi Mulyadi Tagih Gaji Anaknya yang Kerja di Pemprov Jabar Belum Dibayar, Tak Disangka Ini yang Dilakukan KDM

Ibu-ibu Labrak Dedi Mulyadi Tagih Gaji Anaknya yang Kerja di Pemprov Jabar Belum Dibayar, Tak Disangka Ini yang Dilakukan KDM

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi bertemu dengan seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar namun tak juga kunjung mendapatkan gaji.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI belakangan ini menjadi topik yang sedang hangat dibicarakan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT