News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soroti Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Ustadz Adi Hidayat Sebut para Pelaku Sudah Berdosa dan Masuk Neraka Jahanam!

Ustadz Adi Hidayat (UAH) menyoroti para pelaku kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina Cirebon alias Vina Dewi Arsita sudah berdosa dan akan masuk neraka jahanam.
Minggu, 19 Mei 2024 - 19:47 WIB
Sosok Almarhumah Vina Cirebon alias Vina Dewi Arsita (kiri) dan Ustadz Adi Hidayat (kanan)
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews & Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

Jakarta, tvOnenews.com - Ustadz Adi Hidayat (UAH) menanggapi soal kasus pembunuhan dan pemerkosaan terhadap Almarhumah Vina Cirebon alias Vina Dewi Arsita.

UAH mengetahui kasus Vina Cirebon akibat semakin viral dan heboh sejak kisah pembunuhannya dijadikan tayangan film bioskop berjudul "Vina: Sebelum 7 Hari".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

UAH memberikan pendapatnya terhadap para pelaku yang telah melakukan pembunuhan kepada Vina Cirebon pada 2016 lalu dari sisi perspektif dan nasihat Al-Quran.

UAH menjelaskan bahwa, tindakan 11 pelaku kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina Cirebon masuk ke dalam dosa besar sudah menghilangkan nyawa orang yang tidak bersalah. 

"Teman-teman di antara perbuatan yang dinilai mengandung dosa yang amat besar, di sisi Allah Subhanahu Wa Ta'ala adalah dosa pada perbuatan menghilangkan satu nyawa dalam bahasa kini sering disebut dengan pembunuhan," ujar UAH dikutip tvOnenews.com dari kanal YouTube Adi Hidayat Official, Minggu (19/5/2024).


Kisah pembunuhan Almarhumah Vina Cirebon alias Vina Dewi Arsita menjadi tayangan film bioskop berjudul Vina: Sebelum 7 Hari. (Istimewa)

Ia mengatakan dalam Al-Quran sangat mengecam tindakan pembunuhan terutama sudah direncanakan terhadap seorang Muslim bagian dari tujuh dosa besar yang digolongkan Nabi Muhammad SAW.

"Pembunuhan ini selain dikecam dalam Al-Quran diberikan satu peringatan yang sangat tegas juga digolongkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wa Sallam pada satu di antara tujuh dosa besar yang membinasakan, Sab'ul Mubiqat," jelas UAH.

Menurutnya, pembunuhan tersebut menjadi suatu hal yang membinasakan pemicu ketidaknyamanan kehidupan pihak keluarga Vina Cirebon sudah kehilangan nyawa anaknya secara tragis.

"Membinasakan boleh jadi dalam arti hadirkan satu hal yang tidak nyaman dalam kehidupan di dunia," tuturnya.

"Membinasakan ketenangan, membinasakan kebahagiaan, membinasakan satu harapan, dan juga memberikan satu kondisi yang binasa saat kembali pada Allah Subhanahu Wa Ta'ala di akhirat kelak," sambungnya.

Ia menyatakan ketiga tersangka dari 11 pelaku yang sudah berbuat dosa maka hidupnya menjadi tidak tenang.

Hal ini mengingat ketiga tersangka menjadi pusat perhatian publik dan statusnya sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dari pihak kepolisian.

"Dosa ini memberikan satu pengaruh yang sangat buruk, baik bagi kehidupan dunia pun dengan kehidupan akhirat," katanya.

Menurutnya, para pelaku telah melakukan Sab'ul Mubiqat dengan sadis yang tidak dibenarkan dalam ajaran Agama Islam 

"Sab'ul Mubiqat satu di antara tujuh itu ialah membunuh satu jiwa menghilangkan nyawa dengan cara yang tidak dibenarkan oleh hukum oleh ketentuan yang berlaku," imbuhnya.

Ia menuturkan bahwa, dalam Surat Al-Isra ayat 33, Allah SWT melarang manusia untuk menghindari tindakan pembunuhan terhadap orang yang tidak bersalah.

"Di dalam surah ke-17 Surah Al-Isra ayat ke-33 dengan tegas, Allah Subhanahu Wa Ta'ala memberikan satu larangan yang sangat keras tentang dosa ataupun perbuatan yang dimaksud pembunuhan menghilangkan nyawa seseorang," paparnya.

Ia juga mengambil penjelasan Surat An-Nisa ayat 93 bahwa, ada lima ancaman bagi para pelaku pembunuhan berencana yang menghilangkan seorang Muslim dan orang beriman, salah satunya masuk Neraka Jahanam.

"Maka apa yang dia potensi dapatkan? fa jazaa'uhuu jahannam, dia terancam dengan Neraka Jahanam, bukan sekadar neraka tapi Neraka Jahanam," tegas UAH.

tvonenews

Begini Bunyi Surat An-Nisa Ayat 93 terhadap Pelaku Pembunuhan Vina Cirebon:

وَمَنْ يَّقْتُلْ مُؤْمِنًا مُّتَعَمِّدًا فَجَزَاۤؤُهٗ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيْهَا وَغَضِبَ اللّٰهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهٗ وَاَعَدَّ لَهٗ عَذَابًا عَظِيْمًا

Wa may yaqtul mu'minam muta‘ammidan fa jazaa'uhuu jahannamu khaalidan fiihaa wa gadiballaahu ‘alaihi wa la‘anahuu wa a‘adda lahuu ‘azaaban ‘aziimaa.

Artinya: "Siapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, balasannya adalah (neraka) Jahanam. Dia kekal di dalamnya. Allah murka kepadanya, melaknatnya, dan menyediakan baginya azab yang sangat besar." (QS. An-Nisa, 4:93)

Dari ayat tersebut, ia menyayangkan para pelaku telah memutus harapan dan mengubur nilai kehidupan manusia akibat dari perilakunya menghilangkan nyawa seseorang dengan sengaja.

"Memutus harapan dia untuk mengumpulkan banyak nilai-nilai kebaikan memberikan kontribusi yang positif dalam nilai kehidupan berkemanusiaan," tuturnya.

Tak hanya itu, UAH menyatakan bahwa, segala bentuk amal saleh dari para pelaku juga akan hilang akibat dari perbuatan mereka sendiri.

"Tentunya juga membunuh menghentikan berbagai macam seragam kegiatan positif, amal saleh yang mungkin sedang ia siapkan," imbuhnya.

Ia juga mendukung pengejaran pelaku yang tersisa diduga menjadi peran utama pembunuhan Vina bentuk ancaman bagi mereka.

"Sudah menjadi fitrah dalam kehidupan kita bahwa setiap perbuatan yang buruk itu yang kadarnya bisa menghancurkan, memutus berbagai harapan atau extraordinary crime, tentu ancamannya pun sedemikian tinggi," jelasnya.

Lanjut, UAH menyampaikan segala bentuk kejahatan baik pembunuhan atau terlibat narkoba pantas dihukum pidana atau hukum mati sesuai aturan Undang-Undang (UU) yang berlaku.

"Pembunuhan narkotika, dan kegiatan-kegiatan sejenis mendapatkan ancaman yang tidak ringan di dalam pasal-pasal hukum positif Undang-Undang kitab, Undang-Undang hukum pidana, bahkan terancam juga dengan pidana mati," bebernya.

Meski begitu, ia berpesan agar para tersangka khususnya ketiga pelaku yang masih DPO segera bertaubat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini mengingat sang pencipta Maha Pemaaf bagi manusia yang mengakui kesalahannya meski sudah melakukan tindakan pembunuhan kepada Almarhumah Vina.

"Sepanjang ia berkehidupan, Allah masih memberi kesempatan kepada siapa pun agar mau bertaubat mau kembali untuk mendapatkan perubahan-perubahan, pencerahan-pencerahan yang mengarahkan ia jalan hidup yang lebih baik," pungkasnya. (hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kata-kata Wamenpora RI Taufik Hidayat usai Leo/Daniel Sumbang Emas di Asian Games 2026: Bahagia Sampai Nangis

Kata-kata Wamenpora RI Taufik Hidayat usai Leo/Daniel Sumbang Emas di Asian Games 2026: Bahagia Sampai Nangis

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Indonesia, Taufik Hidayat memberikan apresiasi kepada Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang berhasil menyumbangkan medali emas dari nomor ganda putra bulu tangkis di Asian Games 2026.
Dedi Mulyadi Paparkan Lima Manfaat "Asuransi Aing", Pengobatan Kecelakaan Kerja Tanpa Batas Biaya di RS Kelas 1 Salah Satunya

Dedi Mulyadi Paparkan Lima Manfaat "Asuransi Aing", Pengobatan Kecelakaan Kerja Tanpa Batas Biaya di RS Kelas 1 Salah Satunya

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi memaparkan lima manfaat program Asuransi Aing. 
Kondisi Cuaca Gunung Himalaya Lagi Buruk-Longsor, Fiersa Besari Cemaskan Aqia yang Mendaki Annapurna Circuit

Kondisi Cuaca Gunung Himalaya Lagi Buruk-Longsor, Fiersa Besari Cemaskan Aqia yang Mendaki Annapurna Circuit

Fiersa Besari mengkhawatirkan kondisi sang istri, Siti Aqia Nurfadla yang mendaki bersama beberapa rekannya di Annapurna Circuit di pegunungan Himalaya, Nepal.
10 Mahasiswa FT UGM Dinonaktifkan Buntut Kekerasan Berbasis Gender Online

10 Mahasiswa FT UGM Dinonaktifkan Buntut Kekerasan Berbasis Gender Online

Sebanyak 10 mahasiswa Fakultas Teknik di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dinonaktifkan buntut kasus kekerasan berbasis gender online (KBGO).
Lee Han-bi Bongkar Sifat Asli Megawati Hangestri Selama di Hyundai Hillstate: Selalu Lakukan Hal Ini Duluan

Lee Han-bi Bongkar Sifat Asli Megawati Hangestri Selama di Hyundai Hillstate: Selalu Lakukan Hal Ini Duluan

Lee Han-bi mengungkap sifat asli Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate. Megatron disebut ramah, selalu menyapa lebih dulu dan aktif berbicara bahasa Korea.
Gubernur Khofifah Imbau Warga Jatim Kibarkan Bendera Setengah Tiang Kenang G30S dan Kibarkan Satu Tiang Penuh di Hari Kesaktian Pancasila

Gubernur Khofifah Imbau Warga Jatim Kibarkan Bendera Setengah Tiang Kenang G30S dan Kibarkan Satu Tiang Penuh di Hari Kesaktian Pancasila

Gubernur Khofifah imbau masyarakat Jatim kibarkan Bendera Merah Putih setengah tiang pada Rabu, 30 September 2026.

Trending

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Hasil UEFA Nations League di Liga A Semalam: Inggris dan Spanyol Kompak Raih Tiga Poin Penuh

Hasil UEFA Nations League di Liga A Semalam: Inggris dan Spanyol Kompak Raih Tiga Poin Penuh

Timnas Inggris dan Spanyol sama-sama berhasil meraih tiga poin penuh dalam lanjutan Liga A UEFA Nations League. Inggris menaklukkan Republik Ceko selagi Spanyol mengalahkan Kroasia.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Wiratama mengatakan seorang pria berinisial AKA meninggal dunia di sebuah tempat kos akibat ditusuk E (25).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT