Tak Ada Tempat Khusus, Wudhu di Toilet Memangnya Boleh? Kata Habib Novel Alaydrus itu Sah saja, tapi Syaratnya ini...
- Kolase Freepik & Tangkapan layar YouTube Novel Muhammad Alaydrus
Maka dari itu, ia menegaskan kalau seseorang membawa tulisan Arab saja tidak boleh apalagi saat wudhu yang harus mengucap doa.
"Kalau membawa tulisan aja tidak dianjurkan apalagi mengucapkannya," tegasnya.
"Hadits ini menunjukkan memang kalau masuk kamar mandi jangan bawa tulisan yang mengandung nama Allah atau Rasulullah," lanjutnya.
Dari hadits tersebut, ia tidak melarang orang yang ingin berwudhu di toilet hanya saja tidak memenuhi adab wudhunya.
"Bukan haram ya tidak boleh, dalam arti tidak beradab atau kurang sopan, karena itu seyogyanya jangan berwudhu di toilet, cari tempat wudhu yang memang betul-betul untuk wudhu (suci)," katanya.
Jika seseorang tidak mempunyai ruangan khusus atau tak menemukan tempat wudhu boleh dianjurkan di dalam kamar mandi.
"Kalau tidak ada, adanya toilet, barulah silahkan wudhu di toilet atau di kamar mandi atau di WC," tukasnya.
Ia mengimbau seseorang sebelum wudhu di toilet sebaiknya membaca doa di dalam hati supaya tidak menghilangkan sunnah kesucian dirinya.
"Jangan membaca asma Allah cukup dibaca di dalam hati dengan begitu maka sunnahnya tidak hilang tetap bisa melaksanakan sunnah-sunnah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad," pungkasnya.
Kesimpulannya bahwa, orang yang ingin mengambil air wudhu di dalam kamar mandi masih sah meski sifatnya makruh dan asalkan tidak membawa lafadz Allah SWT dan Rasulullah SAW.
Apabila penafsiran di atas belum menemukan jawaban Anda, langsung konsultasi atau dengar kajian dari para ulama, kyai, ustaz hingga tokoh agama lain.
Tujuannya supaya Anda dapat menemukan pandangan tentang hukum wudhu di dalam toilet atau kamar mandi dari berbagai perspektif lain.
Wallahu A'lam Bishawab.
(hap)
Load more