Jangan Ditunda Lagi, Rutinkan Baca Zikir ini Setelah Shalat Tahajud, Ustaz Adi Hidayat Bilang Percepat Hajat Dikabulkan Allah SWT
- Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official
tvOnenews.com - Shalat tahajud menjadi waktu yang tepat bagi umat Muslim agar segala dosanya diampuni Allah SWT.
Umat Muslim yang membaca zikir setelah shalat tahajud menjadi amalan pengingat dan memuji Allah SWT.
Tak hanya itu, umat Muslim mengamalkan zikir saat shalat tahajud menjadi bekal agar segala hajat dikabulkan oleh-Nya.
Ustaz Adi Hidayat mengatakan ada satu amalan zikir supaya doa atau hajat seseorang cepat dikabulkan jika dibaca setelah shalat tahajud.
Apa bentuk amalan zikir setelah shalat tahajud yang berpotensi hajat seseorang cepat diterima oleh Allah SWT? Ustaz Adi Hidayat membagikan hal tersebut.

Ilustrasi seseorang membaca amalan zikir setelah shalat tahajud. (Istimewa)
Bagi Anda ingin mengetahui bentuk amalan zikir setelah shalat tahajud sebaiknya simak penjelasannya di sini!
Dilansir tvOnenews.com dari YouTube Adi Hidayat Official, Ustaz Adi Hidayat (UAH) dalam kajiannya menjelaskan amalan zikir dan doa shalat tahajud.
UAH mengungkap bahwasanya bentuk amalan zikir tersebut bisa mempercepat hajat seseorang diterima.
"Ada salah satu ayat yang bisa memberikan inspirasi kepada kita, diterapkan di setiap kehidupan termasuk ketika akan berinteraksi dengan Al-Quran," ungkapnya.
Pendakwah itu mengatakan zikir tersebut menjadi doa yang sudah dicantumkan dalam Surah Al-Anbiya ayat 87-88.
"Doa ini tercantum di Quran surah Al Anbiya di ayat 87 sampai 88 pada kisah Nabi Yunus," katanya.
Dalam kandungan Surah Al-Anbiya ayat 87 sampai 88 menceritakan kesabaran Nabi Yunus AS saat ditelan ke dalam perut paus.
Ketika di dalam perut paus, Nabi Yunus AS memanjatkan sebuah doa dari dua ayat tersebut.
Sontak, doa tersebut menjadi doa Nabi Yunus AS saat dibaca dalam memohon pertolongan Allah SWT supaya diselamatkan dan dikeluarkan dari perut paus.
Maka umat Muslim dapat memanjatkan zikir ini setelah shalat tahajud sebagai bentuk usaha menyampaikan hajatnya kepada Allah SWT.
"Nah ini dalamkan doa ini termasuk kalau kita ingin berusaha berinteraksi dengan kebaikan. Kayak kita misalnya mau coba menghafal Quran, mau coba membaca Quran dengan baik," jelasnya.
Bacaan Surah Al-Anbiya Ayat 87 sebagai Zikir Setelah Shalat Tahajud
لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ ۚ
Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minaz-zaalimiin.
Artinya: "Tidak ada tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang zalim." (QS. Al-Anbiya, 21:87)
Kemudian, ia mengambil contoh seseorang mempunyai hajat agar bisa sukses dapat mengamalkan doa tersebut sebagai zikir setelah tahajud.
"Atau kita coba misalnya mendapatkan kesuksesan dalam pekerjaan atau kita mengatasi gangguan dalam kehidupan ini, masuk semuanya," imbuhnya.
Ia memaparkan kalimat dalam zikir tersebut menjadi dasar kehidupan bahwa setiap manusia diciptakan agar selalu beribadah kepada Allah.
"Pertama, Lailahaillallah ini dasar semua kehidupan. Dari kalimat inilah kita tercipta, dari kalimat ini kita diminta untuk beribadah," paparnya.
"Jadi tujuan kita beribadah kepada Allah SWT untuk Lailahaillallah," sambungnya.
Menurutnya, ucapan tersebut harus selalu diaplikasikan dan menjadi bekal hidup manusia di akhirat kelak.
"Hadirnya kita di sini hidup di dunia Lailahaillallah, bahkan orang berjuang jihad fisabilillah sampai wafat karena Lailahaillallah," tuturnya.
"Bahkan kalau ada orang bisa mengucapkan Lailahaillallah di akhir hidupnya dijamin oleh Nabi Muhammad SAW masuk surga," tambahnya.
UAH pun memaparkan setelah kata Lailahaillallah, yakni Subahanaka yang berasal dari kata ucapan "Subahanallah".
Dari ucapan tersebut menjadi pengingat tidak ada kedudukan yang setara dari Allah SWT.
"Karena itu ketika kita mengatakan Subhanallah, Ya Allah aku meyakini nggak ada Tuhan selain Engkau, nggak ada sifat-sifat yang layak kecuali apa yang telah Engkau tetapkan," jelasnya.
"Aku mohon ampun Ya Allah, selama ini Innikuntu Minaz-zalimin, aku salah, aku katakan Tuhan hanya Engkau tapi aku kadang dipermudah dunia, aku ikut sesembahan dunia, aku salah ya Allah," lanjutnya.
Kemudian, ia menjelaskan ayat 88 sebagai bukti bentuk jawaban dari Allah SWT bagi hamba-Nya yang senantiasa berdoa kepada-Nya.
"Lihat ayat selanjutnya, huruf yang mengikat dua peristiwa dan berlangsung tanpa jeda. Peristiwa pertama berdoa, peristiwa kedua jawaban dari doa. Ketika Yunus AS memohon kepada Allah jawaban dari Allah langsung mengatakan ‘siapa yang mengucapkan doa tersebut kami akan jawab’," bebernya.
Bacaan Surah Al-Anbiya Ayat 88 sebagai Zikir Setelah Shalat Tahajud
فَاسْتَجَبْنَا لَهٗۙ وَنَجَّيْنٰهُ مِنَ الْغَمِّۗ وَكَذٰلِكَ نُـْۨجِى الْمُؤْمِنِيْنَ
Fastajabnaa lahuu wa najjainaahu minal-gamm, wa kazaalika nunjil-mu'miniin.
Artinya: "Kami lalu mengabulkan (doa)-nya dan Kami menyelamatkannya dari kedukaan. Demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang mukmin." (QS. Al-Anbiya, 21:88)
Maka dari itu, UAH menegaskan doa tersebut menjadi zikir setelah tahajud dan segala pengabulan hajatnya langsung dipercepat.
Meski ia mengingatkan bahwa, seseorang tak hanya membaca saja, tetapi harus paham betul terhadap makna zikir tersebut.
"Bangun malam tahajud, setelah itu istighfar dan baca dzikir ini. Tapi bukan sekedar dibaca, tapi dipahami maknanya," pungkasnya.
Kesimpulannya bahwa, Allah SWT akan mengabulkan umat-Nya yang senantiasa membaca zikir dari dua ayat tersebut setelah shalat tahajud supaya hajatnya cepat terkabul.
Bagi Anda yang belum mendapat jawaban dari tafsir di atas, sebaiknya dengar kajian dari ulama, kyai, ustaz, dan pemuka agama lain.
Supaya Anda mendapat berbagai perspektif lain dan langsung bisa mengamalkan zikir tersebut setelah tahajud.
Wallahu A'lam Bishawab.
(hap)
Load more