GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Minta Pelaku Pembunuhan Vina Cirebon Segera Bertaubat, Ustadz Adi Hidayat: Sama Saja Memutus Harapan Dia jika...

Ustadz Adi Hidayat (UAH) menyoroti kasus pembunuhan Vina Dewi Arsita di Cirebon pada 2016 lalu. UAH berharap para pelaku segera bertaubat dan Allah Maha Pemaaf.
Kamis, 23 Mei 2024 - 18:43 WIB
Ustadz Adi Hidayat (UAH) berharap para pelaku kasus pembunuhan Vina Cirebon alias Vina Dewi Arsita segera bertaubat
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official & tim tvOnenews.com

tvOnenews.com - Kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina Cirebon alias Vina Dewi Arsita masih menjadi perbincangan hangat terhadap publik.

Sejak Sutradara Anggy Umbara menayangkan Film Vina:Sebelum 7 Hari di bioskop, para pelaku pembunuhan Vina di Cirebon pada 2016 lalu kembali viral.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Termasuk Ustadz Adi Hidayat (UAH) sempat memberikan responsnya terhadap para pelaku yang telah menewaskan Vina di Cirebon.

"Bila pun ada orang-orang yang terlibat (pelaku) dalam satu dosa yang dimaksudkan, misal yang sekarang sedang viral yang menimpa seorang sosok perempuan (Vina Cirebon) di tahun 2016 yang sekarang viral dibicarakan," ujar UAH dalam YouTube pribadi resminya dikutip tvOnenews.com pada Kamis (23/5/2024).

UAH menyarankan pelaku pembunuhan Vina di Cirebon dari geng motor segera bertaubat agar tidak menyesal.


Kasus pembunuhan Vina Cirebon alias Vina Dewi Arsita viral sejak Film Vina: Sebelum 7 Hari tayang. (tvOnenews)

"Bertaubat dibandingkan dengan akan selalu diliputi dengan kegelisahan, penyesalan, kegelapan, tidak pernah tenang," katanya.

Ia mengingatkan bahwa, Allah SWT Maha Penyayang bagi orang yang telah melakukan pembunuhan punya keinginan bertaubat.

"Allah mengampuni kita seperti apa yang telah Allah janjikan dalam firman-Nya," tuturnya.

Menurutnya, sikap tersebut lebih baik dibandingkan bertahan dengan tindakan yang tidak dibenarkan oleh Islam.

"Itu lebih baik ditempuh dibandingkan dengan berbagai macam pilihan-pilihan yang tidak positif untuk didapatkan," imbuhnya.

Ia memberikan saran tersebut karena mengingat hukuman di akhirat sangat dahsyat jika seseorang yang telah melakukan kejahatan tidak mau bertaubat.

"Jika hukum dunia saja sedemikian ketat maka hukum akhirat pun sedemikian dahsyat. Nah untuk itulah kemudian hukum ketat dihadirkan supaya tidak dilakukan," paparnya.

Ia menegaskan jika para pelaku tidak juga bertaubat sama saja membunuh harapan dan masa depan mereka.

"Membunuh cita-cita dia (para pelaku), membunuh, sama saja menghentikan semua proses harapan dan kebaikan yang mungkin sedang ia tenun," tegasnya.

Di sisi lain, UAH berharap pelaku segera menyerahkan diri sebagai bentuk taubat yang dilakukan mereka.

"Setidaknya apa yang kita sampaikan ini memberikan satu imbauan agar sebaiknya dan alangkah itu yang yang terbaik dilakukan untuk menyerahkan diri," tegas UAH.

Hal ini berhubungan salah satu pelaku menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) berhasil ditangkap pihak kepolisian di Bandung pada Rabu, 22 Mei 2024.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jabar Kombes Surawan membenarkan salah satu pelaku bernama Pegi atau Perong berhasil diringkus pihaknya.

"Ya benar. Atas nama Pergi Setiawan diamankan tadi malam di Bandung," ungkap Surawan.

tvonenews

Egi menjadi sosok yang selalu disorot diduga salah satu pelaku utama otak pembunuhan terhadap Almarhumah Vina di Cirebon.

Hal itu berdasarkan alur cerita di Film Vina: Sebelum 7 Hari bahwa, Egi menjadi otak pembunuhan akibat cintanya ditolak Vina.

Meski begitu, Surawan tidak menjelaskan secara rinci terkait penangkapan sosok Egi.

Dari penangkapan Egi, pihak kepolisian masih mencari dua DPO lain, yakni Andi dan Dani yang masih tidak diketahui keberadaannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Jules Abraham Abast mengimbau DPO segera menyerahkan diri.

"Kami meminta mereka segera menyerahkan diri kepada kami, sehingga kami dapat memproses sesuai dengan undang-undang yang berlaku," pungkasnya. (hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Karena Tulang Punggung Keluarga, Ini Alasan Utama Polisi Tangguhkan Penahanan Habib Bahar bin Smith

Bukan Karena Tulang Punggung Keluarga, Ini Alasan Utama Polisi Tangguhkan Penahanan Habib Bahar bin Smith

Polres Metro Tangerang Kota memilih mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap Habib Bahar bin Smith yang telah berstatus sebagai tersangka dugaan penganiayaan.
Hancur Lebur di ACL 2, Bojan Akui Mental Pemain Persib Terdampak

Hancur Lebur di ACL 2, Bojan Akui Mental Pemain Persib Terdampak

Bojan Hodak akui mental Persib terdampak usai kalah telak dari Ratchaburi di ACL 2. Namun ia optimistis Maung Bandung bangkit dan membalas di leg kedua demi tiket lolos.
Maraknya Kecelakaan di Jalan, Guru Besar UI Dorong Desain Jalan Berbasis Batas Kemampuan Manusia

Maraknya Kecelakaan di Jalan, Guru Besar UI Dorong Desain Jalan Berbasis Batas Kemampuan Manusia

Maraknya kecelakaan di jalan membuat Prof. Martha Leni Siregar memaparkan konsep Visi Nol Fatalitas sebagai upaya untuk mengurangi angka kecelakaan.
Polemik Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan, Mensos Buka 'Biang Kerok' Penyebabnya

Polemik Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan, Mensos Buka 'Biang Kerok' Penyebabnya

Polemik penonaktifan peserta BPJS Kesehatan pada sektor Penerima Bantuan Iuran masih bergulir.
Nathalie Holscher Tak Tahan Lagi, Sindir Teddy Pardiyana yang Ribut Warisan: Kerja!

Nathalie Holscher Tak Tahan Lagi, Sindir Teddy Pardiyana yang Ribut Warisan: Kerja!

Nathalie Holscher geram melihat ulah Teddy Pardiyana yang ribut soal warisan mendiang Lina Jubaedah. Ia beri sindiran keras agar Teddy tak menyusahkan orang.
Beli Perhiasan Mewah dari Adelle Jewellery Kini Semakin Mudah, Ada Promo Spesial BRI

Beli Perhiasan Mewah dari Adelle Jewellery Kini Semakin Mudah, Ada Promo Spesial BRI

Nikmati potongan langsung Rp250 ribu untuk setiap transaksi minimal Rp5 juta yang berlaku kelipatan, dengan pembayaran praktis menggunakan BRI Kartu Kredit, BRI Debit, atau QRIS BRImo di EDC BRI.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Ruby juga menegaskan hal tersebut terjadi dipicu juga oleh fakta bahwa regulasi belum selaras dengan teknologi yang ada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT