News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sering Memikirkan Hal lain Saat Salat, Lalu Memejamkan Mata Supaya Khusyu, Memang Boleh? Buya Yahya Tegas Bilang Begini…

Saat salat sering kali seseorang tidak merasa khusyu oleh sebab itu seseorang memilih untuk memejamkan mata. Sebenarnya boleh atau tidak? Begini penjelasannya.
Jumat, 31 Mei 2024 - 22:55 WIB
Buya Yahya
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Salat merupakan ibadah wajib yang harus dilakukan semua umat muslim. Saat mendirikan salat, baik hati dan pikiran harus dikhususkan untuk Allah SWT agar ibadah khusyu.

Salat dengan khusyu akan membuat seseorang merasa dekat dan merasakan keberkahan Allah SWT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kadang kali untuk mencapai khusyu seseorang akan mendapat banyak godaan karena adanya hambatan dari sekitar atau diri sendiri.

Penyebab salat tidak khusyu biasanya ditandai dengan memikirkan hal-hal lain soal duniawi. Oleh sebab itu sebaiknya lepaskan pikiran duniawi saat akan beribadah kepada Allah SWT.

Setiap orang biasanya memiliki cara tersendiri untuk mencapai rasa khusyunya. Tak jarang ada orang yang memilih memejamkan mata agar salatnya tidak terganggu.

Lalu, apa boleh salat sambil memejamkan mata agar lebih khusyu?

Dalam suatu kesempatan, Buya Yahya menjelaskan perihal ibadah salat sambil memejamkan mata yang biasa dilakukan.

Pertama, Buya Yahya menjelaskan makna khusyu yang sesungguhnya.

Menurut sang pendakwah, khusyu berarti hati dan pikiran mengikuti bacaan saat salat, memahami isi dan maknanya hingga selesai.

Disisi lain, ada pendapat yang menyebut salat sambil memejamkan mata hukumnya makruh menurut para ulama.

“Khusyu tidak ada urusannya dengan mata. Adapun soal memejamkan mata, ulama mengatakan makruh, kecuali ada hajat, sesuatu yang lebih penting lagi," ujar Buya Yahya, dikutip dari tayangan YouTube Al-Bahjah TV.

Buya Yahya menjelaskan, saat melaksanakan salat sebaiknya fokus melihat ke arah tempat sujud, kecuali berada di depan ka’bah maka sunnah melihat ka'bah.

"Maka dalam salat, selagi tidak di depan ka'bah kita disunnahkan untuk melihat ke tempat sujud,” ujar Buya Yahya.

“Makanya tempat sujudnya jangan macam-macam gambarnya. Kalau di depan ka'bah, melihat ka'bah itu sunnah," tegasnya.

Buya Yahya kembali menegaskan perihal rasa khusyu yang sebenarnya tidak ada hubungan dengan penglihatan.

Sejatinya khusyu saat salat terjadi karena hati dam pikiran sudah benar-benar tertuju pada Allah SWT.

"Jangan salah memahami khusyu. Khusyu bukan berarti tenang, khusyu di dalam salat itu hati dan pikiranmu mengikuti bacaan di dalam salat,” tutur Buya Yahya.

"Merenungi bacaan-bacaan kita di dalam salat itu khusyu," ujarnya.

Namun hal ini berbeda pada kondisi-kondisi tertentu, misal laki-laki salat di tempat ramai dan banyak orang yang berlalu lalang.

Maka boleh saja salat sambil memejamkan mata untuk menjaga pandangan.

"Tapi mungkin salat di tempat ramai di mana banyak orang lalu lalang wanita, pejam mata boleh agar terjaga," kata Buya Yahya.

Buya Yahya kembali menegaskan bahwa menutup mata dalam salat tidak diharamkan, namun makruh atau tidak dianjurkan.

“Memang tidak diharamkan memejamkan mata, tapi dikatakan makruh. Khusyu itu memahami apa yang anda baca, maka membiasakan kita untuk mengikuti bacaan itu penting. Memahami maknanya sampai selesai, itu khusyu,” terang Buya Yahya.

Terakhir, Buya Yahya menjelaskan bahwa khusyu asalnya ada dalam hati dan pikiran. Sehingga saat salat baiknya memaknai bacaannya agar pikiran tidak terpecah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebaiknya, salat lebih baik dilakukan dengan membuka mata. Namun jika khusyu baru didapat saat memejamkan mata, maka boleh dilakukan.

"Kalau ternyata khusyu anda harus didapat dengan memejam mata, maka pejamlah mata anda, jika memang betul anda mendapatkan khusyu," tutup Buya Yahya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Tak Perlu Lagi Keluar Bekasi, Dini dan Arief Pilih Tinggal di Summarecon yang Manjakan Penghuni dengan Konsep "Integrated Ecosystem"

Tak Perlu Lagi Keluar Bekasi, Dini dan Arief Pilih Tinggal di Summarecon yang Manjakan Penghuni dengan Konsep "Integrated Ecosystem"

Memasuki usia ke-16 tahun, kawasan Summarecon sukses memulihkan nama baik Bekasi dengan bertransformasi menjadi pusat hunian premium dan destinasi bisnis berkelas dunia.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Pemerintah Indonesia menyatakan hingga saat ini belum ada keputusan resmi untuk menarik pulang personel TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL). 
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Ruben Onsu Ungkap Rencana Onyo Kuliah di Amsterdam, Sudah Ada Sosok yang Menunggu di Sana

Ruben Onsu Ungkap Rencana Onyo Kuliah di Amsterdam, Sudah Ada Sosok yang Menunggu di Sana

Ruben Onsu ungkap rencana Onyo kuliah di Amsterdam, Belanda, dengan dukungan keluarga dan persiapan matang tanpa mengganggu karier hiburannya. (9/4/2026)

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT