News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sejarah Kota Makkah, Berawal dari Nabi Ibrahim Meninggalkan Siti Hajar dan Nabi Ismail di Tengah Gurun

Makkah dahulu hanya kota kecil. Kemudian pada zaman Nabi Nuh AS, Makkah dilanda banjir besar. Kemudian, ketika zaman Nabi Ibrahim AS, Makkah dibangun kembali.
Minggu, 9 Juni 2024 - 00:30 WIB
Tampak Atas Kota Makkah, Arab Saudi, Sabtu (8/6/2024).
Sumber :
  • Sigid Kurniawan/Media Center Haji 2024

Makkah, tvOnenews.com - Kota Mekah adalah tempat dimana kiblat seluruh umat Islam di dunia berada.

Dari letak geografis, Kota Makkah terletak 72 kilometer dari pusat perekonomian Arab Saudi, Jeddah dan 400 kilometer dari Madinah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Makkah dahulu hanya kota kecil yang ditinggali oleh anak cucu Nabi Adam AS.

Kemudian pada zaman Nabi Nuh AS, Makkah dilanda dengan banjir besar.

Kemudian, ketika zaman Nabi Ibrahim AS, Makkah mulai dibangun kembali.


Zamzam Tower yang Ada di Wilayah Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi saat Dilihat dari Terminal Syib Amir (Sumber: Tovic/Media Center Haji 2024)

Adapun perkembangan kota Makkah tak lain bermula dengan diperintahkannya Nabi Ibrahim AS untuk meninggalkan Siti Hajar dan Nabi Ismail di tengah padang gurun.

Dikisahkan bahwa Nabi Ibrahim memiliki dua istri yakni Siti Sarah dan Siti Hajar.

Meski sudah tua, namun Nabi Ibrahim belum juga dikaruniai anak. Hingga akhirya Siti Hajar melahirkan Nabi Ismail.

Namun hingga saat itu, Siti Sarah belum juga kunjung hamil sementara usianya semakin menua. 

Meski dirinya yang memberikan Siti Hajar kepada Nabi Ibrahim, namun sebagai seorang perempuan ia juga tak dapat menghilangkan rasa cemburu di hatinya. 

Siti Sarah akhirnya mengatakan tidak akan mau tinggal bersama dengan Siti Hajar dan Nabi Ismail.

Kisah ini diriwayatkan oleh Al-Bukhari. Dalam riwayatnya, Ibnu Abbas r.a. berkata:

“….. Dan sebagai lazimnya seorang istri sebagai Siti Sarah merasa telah dikalahkan oleh Siti Hajar sebagai seorang dayangnya yang diberikan kepada Nabi Ibrahim a.s. Dan sejak itulah Siti Sarah merasakan bahwa Nabi Ibrahim a.s. lebih banyak mendekati Hajar karena merasa sangat gembira dengan putranya yang tunggal dan pertama itu, hal ini yang menyebabkan permulaan ada keretakan dalam rumah tangga Nabi Ibrahim a.s. sehingga Siti Sarah merasa tidak tahan hati jika melihat Siti Hajar dan minta pada Nabi Ibrahim a.s. supaya menjauhkannya dari matanya dan menempatkannya di lain tempat.”


Suasana di Masjidil Haram saat Musim Haji 2024 (Sumber: Tovic/Media Center Haji 2024)

Kemudian oleh Imam Al Tsa’labi (ahli tafsir, 350-430 H) diriwayatkan bahwa saat itu datanglah perintah Allah SWT kepada Nabi Ibrahim agar membawa istri Siti Hajar, dan Nabi Ismail ke tanah Makkah.

Oleh karenanya, berangkatlah Nabi Ibrahim dengan membawa Siti Hajar dan Nabi Ismail yang masih bayi menuju Makkah dengan menggunakan seekor unta.

Kemudian, setelah berminggu-minggu perjalanan, akhirnya ketiganya tiba di Makkah. 

Di tempat dimana Masjidil Haram sekarang berada, berhentilah unta Nabi Ibrahim dan kemudian Siti Hajar dan Nabi Ismail ditinggalkannya dengan hanya dibekali sedikit makanan dan minuman. 

Sementara, di sekitar mereka tidak ada tumbuh-tumbuhan dan air yang mengalir.  

Siti Hajar pun mencoba memohon kepada Nabi Ibrahim, namun karena Nabi Ibrahim tetap patuh pada perintah Allah SWT.

Nabi Ibrahim tetap meninggalkan istri dan anak yang telah dinantinya selama puluhan tahun itu.

Kemudian Nabi Ibrahim berkata kepada Siti Hajar:

“Bertawakkallah kepada Allah yang telah menentukan kehendak-Nya, percayalah kepada kekuasaan-Nya dan rahmat-Nya. Dialah yang memerintah aku membawa kamu ke sini dan Dialah yang akan melindungimu dan menyertaimu di tempat yang sunyi ini. Sesungguh kalau bukan perintah dan wahyunya, tidak sesekali aku tergamak (bimbang) meninggalkan kamu di sini seorang diri bersama puteraku yang sangat ku cintai ini. Percayalah wahai Hajar bahwa Allah Yang Maha Kuasa tidak akan menelantarkan kamu berdua tanpa perlindungan-Nya. Rahmat dan barakah-Nya akan tetap turun di atas kamu untuk selamanya, insya-Allah.”

Setelah mendengar kata-kata itu, Siti Hajar melepaskan genggamannya dan kemudian Nabi Ibrahim akhirnya meninggalkan Makkah menuju kembali ke Palestina.

Selama perjalanannya, Nabi Ibrahim memohon kepada Allah SWT untuk memberikan perlindungan, rahmat dan berkah serta kurniaan rezeki bagi Ismail dan Siti Hajar yang ia tinggalkan di tempat terasing itu. 

Kisah ini tercantum dalam Surat Ibrahim ayat 37.

“Ya Rabb kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati. Ya Rabb kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rizki mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.” (QS. Ibrahim: 37)

Kemudian setelah Nabi Ibrahim pergi, lama kelamaan air susu Siti Hajar mengering akibat dirinya kurang asupan makan dan minum. 

Nabi Ismail yang masih bayi itu pun mulai rewel karena merasa lapar dan haus.

Sebagai seorang ibu, Siti Hajar pun mulai berusaha mencari makanan dan air untuk ia dan Nabi Ismail.


Bukit Safa, Bukit Pertama yang Didatangi oleh Siti Hajar Ketika Mendengar Nabi Ismail Menangis (Sumber: Putri/Media Center Haji)

Ia mendatangi bukit Safa, gunung yang paling dekat dengannya. Namun karena di sana ia tak menemukan air ataupun orang yang dapat dimintai bantuan, ia kemudian turun dari bukit Shafa dan menuju  lembah hingga sampailah di bukit kedua yang disebut Marwah.

Karena tidak mendapatkan apapun, Siti Hajar kemudian kembali ke Bukit Safa lalu kembali lagi ke bukit Marwah. 

Hal itu ia lakukan sebanyak 7 kali. Inilah sejarah dari salah satu rukun dalam melaksanakan ibadah umrah dan haji yang disebut Sa’i. 

Kemudian, diriwayatkan, bahwa selagi Hajar berada dalam keadaan tidak berdaya dan hampir berputus asa, Allah mengirimkan pertolongan-Nya melalui malaikat Jibril.

”Siapakah sebenarnya engkau ini?” Tanya Malaikat Jibril kepada Siti Hajar.

”Aku adalah hamba sahaya Ibrahim”. Jawab Hajar.

”Kepada siapa engkau dititipkan di sini?” tanya Jibril.

”Hanya kepada Allah,” jawab Hajar. 

Kemudian Jibril berkata:

“Jika demikian, maka engkau telah dititipkan kepada Dzat Yang Maha Pemurah Lagi Maha Pengasih, yang akan melindungimu, mencukupi keperluan hidupmu dan tidak akan mensia-siakan kepercayaan ayah puteramu kepada-Nya.”

Setelah itu, Malaikat Jibril mengajak Siti Hajar ke suatu tempat dan kemudian Malaikat Jibril menginjakkan telapak kakinya kuat-kuat di atas tanah.

Dari atas tanah yang diinjak oleh Malaikat Jibril itulah keluar air. 

Itulah air Zamzam yang hingga kini tidak pernah habis meski selalu digunakan oleh seluruh umat Muslim di dunia saat berhaji.

Keluarnya air tersebut telah membuat burung-burung berterbangan. Hal itu menjadi perhatian dari sekelompok bangsa Arab yang disebut suku Jurhum.

Saat itu suku Jurhum sedang merantau dan berkemah di sekitar tempat Siti Hajar dan Nabi Ismail.

Saat mereka mengetahui ada burung di udara, maka mereka yakin di bawah tempat burung itu terbang ada sebuah sumber air. 

Melihat hal itu, beberapa orang dari Suku Jurhum kemudian datang untuk melihat ke lokasi tersebut.

Setelah mereka melihat kebenaran akan adanya air, maka Suku Jurhum memindahkan perkemahannya di sekitar keluarnya air zamzam. 

Kedatangan mereka pun disambut baik oleh Siti Hajar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini karena dengan adanya Suku Jurhum maka kesepian yang dirasakan oleh Siti Hajar sirna. 

Itulah awal mulanya munculnya kehidupan di Kota Makkah. (put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironi AC Milan: Dulu Penantang Gelar dan Rayakan Kemenangan Derby, Kini Terseok-seok Amankan Tiket Eropa

Ironi AC Milan: Dulu Penantang Gelar dan Rayakan Kemenangan Derby, Kini Terseok-seok Amankan Tiket Eropa

AC Milan menghadapi fase sulit yang datang secara tiba-tiba. Dalam waktu singkat, tim yang sempat digadang-gadang sebagai penantang gelar kini justru terancam.
Baru Jebol Gawang Persib Setelah Lawan 10 Pemain, Pelatih Bali United: Yang Penting Cetak 2 Gol

Baru Jebol Gawang Persib Setelah Lawan 10 Pemain, Pelatih Bali United: Yang Penting Cetak 2 Gol

Persib Bandung mencatatkan kemenangan dari Bali United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Minggu (12/4/2026). Ini menjadi kali pertama Persib Bandung kebobolan dua gol di kandang sendiri 
Ole Romeny Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Tunjuk Opsi Pengganti di Timnas Indonesia

Ole Romeny Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Tunjuk Opsi Pengganti di Timnas Indonesia

John Herdman menghadapi tantangan besar setelah Ole Romeny absen dari Piala AFF 2026, memaksanya mencari alternatif ujntuk mengisi posisi di timnas Indonesia.
Giovanna Milana Gemilang, Sahabat Megawati Hangestri Resmi Lolos ke Semifinal di Liga Voli Jepang 2025-2026

Giovanna Milana Gemilang, Sahabat Megawati Hangestri Resmi Lolos ke Semifinal di Liga Voli Jepang 2025-2026

Mantan rekan setim Megawati Hangestri di Red Sparks, Giovanna Milana mampu mengantarkan timnya NEC Red Rockets Kawasaki lolos ke semifinal Liga Voli Jepang atau SV.League 2025-2026.
Respons Tegas Dedi Mulyadi Jadi Sorotan Saat Warga Minta Tabayyun Agar Bisa Atur Jalan di Jembatan Cirahong

Respons Tegas Dedi Mulyadi Jadi Sorotan Saat Warga Minta Tabayyun Agar Bisa Atur Jalan di Jembatan Cirahong

Sikap tegas Dedi Mulyadi saat sidak di Jembatan Cirahong viral, menolak praktik pungli dan menegaskan fungsi jalan untuk kepentingan serta keselamatan publik.
San Siro Tak Lagi Angker: AC Milan Catat Rekor Kekalahan Kandang Terburuk Sejak 2022/2023, Allegri Hadapi Tekanan Terberat

San Siro Tak Lagi Angker: AC Milan Catat Rekor Kekalahan Kandang Terburuk Sejak 2022/2023, Allegri Hadapi Tekanan Terberat

AC Milan menelan hasil mengecewakan setelah gagal bangkit dari kekalahan sebelumnya. Bermain di kandang sendiri, Rossoneri justru dipaksa menyerah oleh Udinese.

Trending

Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades tak terima pungli di sekitar Jembatan Cirahong dihapuskan karena berdampak pada relawan yang bertugas. Begini kata Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Ida Hamidah, nama yang kini menjadi perbincangan warga Jabar, khususnya di Kota Bandung. Pasalnya, ia sebagai Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung yang
Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro siap balas dendam demi bisa lolos ke babak grand final.
Reaksi Para Pemain Timnas Indonesia Setelah Sandy Walsh Antar Buriram United Juara Liga Thailand

Reaksi Para Pemain Timnas Indonesia Setelah Sandy Walsh Antar Buriram United Juara Liga Thailand

Para pemain Timnas Indonesia ramai-ramai memberikan reaksinya setelah rekan setim mereka Sandy Walsh antarkan Buriram United juara Liga Thailand 5 kali beruntun
Klasemen Final Four Proliga 2026 Putri: Jakarta Pertamina Enduro Tertahan, Megawati Hangestri Cs Gagal Langsung Lolos ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026 Putri: Jakarta Pertamina Enduro Tertahan, Megawati Hangestri Cs Gagal Langsung Lolos ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah pertandingan penutup seri Solo antara Jakarta Pertamina Enduro yang diperkuat Megawati Hangestri melawan Jakarta Electric PLN.
Ipswich Town Menang Lagi di Championship, Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott Justru Didepak Pelatih Kieran McKenna

Ipswich Town Menang Lagi di Championship, Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott Justru Didepak Pelatih Kieran McKenna

Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott tersisih dari skuad Kieran McKenna ketika Ipswich Town raih kemenangan meyakinkan atas Norwich City di Championship Inggris.
Mengenal Eksel Runtukahu, Striker Persija Jakarta yang Sedikit Menit Bermain, tapi Sudah Cetak 6 Gol

Mengenal Eksel Runtukahu, Striker Persija Jakarta yang Sedikit Menit Bermain, tapi Sudah Cetak 6 Gol

Nama Eksel Runtukahu tengah menjadi perbincangan hangat. Penyerang asal Sulawesi Utara ini baru saja menunjukkan taringnya dengan mencetak brace untuk Persija.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT