GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Ceramah Abuya Mama Ghufron Ucap 'Maqoli' Efek 500 Kitab Bahasa Suryani Dibedah, Ustaz Abdul Somad Beri Reaksi Menohok

Video ceramah Abuya Mama Ghufron menyebut "Maqoli" saat pertahankan 500 kitab Bahasa Suryani viral di media sosial hingga direspons Ustaz Abdul Somad (UAS).
Senin, 10 Juni 2024 - 05:55 WIB
Viral Abuya Mama Ghufron sebut Maqoli dalam ceramah sampai dikritik Ustaz Abdul Somad
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube PONPES UNIQ NUSANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Sosok Abuya Ghufron Al Bantani alias Abuya Mama Ghufron baru-baru ini menggegerkan netizen Indonesia di media sosial karena mengucap "Maqoli" dalam suatu ceramahnya.

Video ceramah Abuya Mama Ghufron beredar di media sosial diduga pakai ucapan Bahasa Arab oplosan hingga mendapat sejumlah reaksi dari publik, salah satunya Ustaz Abdul Somad.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mama Ghufron mengakui bahwa, dirinya telah menulis sebanyak 500 kitab dalam Bahasa Suryani menghebohkan jagad maya terkait ucapan dalam ceramahnya viral di media sosial.

Mama Ghufron memberikan responsnya karena ahli bahasa membedah dan ingin membuktikan tulisan 500 kitab yang berisi Bahasa Suryani miliknya.

Dikutip dari kanal YouTube HERRI PRAS, Senin (10/6/2024), Abuya Mama Ghufron menunjukkan emosinya dan masih tidak menunjukkan bukti tulisan 500 kitab berbahasa Suryani.


Video ceramah Abuya Mama Ghufron viral di media sosial akibat sebut Maqoli. (Istimewa)

Ia berbicara hal tersebut lantaran ditantang dan harus menunjukkan tulisan 500 kitab berbahasa Suryani oleh ahli bahasa.

Uniknya, Mama Ghufron membalas tindakan ahli bahasa dengan ucapan yang tidak dimengerti diduga mengenakan Bahasa Arab oplosan di dalam suatu ceramah yang membuat netizen tertawa.

Berikut isi ceramah Abuya Mama Ghufron Sebut Maqoli:

"Ada yang memancing bagaimana mengarang kitab 500 kitab? Saya harus dipamerkan? Sorry."

"Kalam itu, maqal Inna kalima kitab fa alayya qum, fa qal alaihi Inna kalimat ummat fi Inna kalima fimallah, la syaddi inn kalima Makkah Madinah, la qola Inna rahmatan ya Rasulullah SAW, wa maqoli Inna romatan sahabat, sayyidina Ali, Umar, Utsman Abu Bakar, la qola Inna kalima fi mallah, subhanallah, ma qola Inna romatan Indonesia, ma faqola Inna rohmatan, wa maqola Inna rohmatan Islam, Indonesia, ma hama Qol. Asyidi Inna kalima fimallah, naam, Inna lakalla Indonesia, ma qol Inna rohmatan kitab, ma qola Inna rohmatan Quran, fa, di inbaqola Indonesia, fa, faqola inna, asyidda inna kalima fimallah, al humaka li nnala ma ummati, fi innal kalima fi mallah."

Setelah itu, ia sampai menyebut bagi orang yang tidak percaya terhadap dirinya telah menulis 500 kitab maka masuk golongan wahabi.

"Loh enggak ngaji ini, celeng berarti wahabi mereka hah wahabi mereka, hajar sia ku aing (hajar kamu sama saya)," kata Mama Ghufron.

Dipantau tvOnenews.com dari kanal YouTube FML Channel, seorang pria memberikan respons dan menantang ucapan Mama Ghufron yang melakukan pembelaan telah menulis 500 kitab dalam Bahasa Suryani dari video ceramah viral tersebut.

Tak hanya itu, pria tersebut merasa heran Mama Ghufron juga sampai melakukan metode baru dari Syekh Nawawi.

"Gini Pak Ghufron ya, kalau Anda tidak siap rilis 500 kitab berbahasa Suryanimu, dengan alasan itu kalam, terus ngapain lu dari panggung ke panggung dengan ngaku-ngaku bikin 500 kitab? Bahkan pernah mengkomparasi dengan Syekh Nawawi, ngapain?," ujar pria tersebut.

Pria tersebut semakin blak-blakan bahwa, Mama Ghufron bukan seorang wali melainkan pembohong dan berpotensi kafir karena membuat 500 kitab dari Bahasa Suryani.

Hal ini mengingat pria bernama Abuya Ghufron Al Bantani itu disebut banyak orang sebagai seorang wali karena dinilai bukan manusia sembarangan.

"Kalam siapa Ghufron? Kau mau bilang kalamullah? Siap-siap lu kafir kalau bilang itu kalamullah dan membuat orang lain juga kafir. Saya santun nadanya biar enggak ke-banned Ghufron," katanya.

"Sebenarnya saya menantang itu adalah keyakinan orang selalu anggap ente wali. Saya sudah setahun komentari ente Ghufron. Enggak kualat-kualat ya?," tambah pria itu.

Ia mengimbau kepada masyarakat Indonesia agar tidak mempercayai Mama Ghufron sebagai wali.

"Hey Indonesia, itu si Ghufron tuh orang yang tukang bohong doang itu bukan wali. Bahkan dia tak mampu itu ngutus jin sealas puro itu," tegasnya.

Dari situlah, Ustaz Abdul Somad memberikan reaksi menohok hingga kritik ucapan pria bernama asli Iyus Sugirman alias Mama Ghufron saat menyebut "Maqoli" dalam ceramahnya.

Dikutip tvOnenews.com dari unggahan Instagram @ustadzabdulsomad_official, Senin (10/6/2024), Ustaz Abdul Somad (UAS) ingin membuktikan ucapan kata "Maqoli".


Ustaz Abdul Somad. (Istimewa)

UAS sampai menunjukkan empat gambar dalam pencarian Google dari hasil tulisan Maqoli.

UAS mengatakan bahwa, penulisan yang mendekati "Maqoli" tidak tercantum di dalam kitab.

"Karena penasaran, tidak ketemu di kitab," tulis UAS dalam Instagram resminya.

Pendakwah itu pun mengajak pengikutnya agar melakukan pencarian tulisan "Maqoli" di berbagai sumber, termasuk melalui internet.

"Coba cari-cari di internet: maqoli, macoli, maqoliy," tutur UAS.

tvonenews

Meski begitu, ia menyarankan agar pengikutnya mencari tulisan "Makgeolli arak beras" sebagai penulisan kata yang tepat untuk mengupas arti "Macoli".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sepertinya yang agak mendekati adalah makgeolli arak beras," tandasnya. 

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Investasi Tumbuh Signifikan, Laba Perusahaan Reasuransi Melonjak 544 Persen

Investasi Tumbuh Signifikan, Laba Perusahaan Reasuransi Melonjak 544 Persen

Laba bersih Indonesia Re meningkat sekitar 544 persen secara tahunan. Pada periode yang sama, total aset perusahaan tercatat mencapai Rp10,28 triliun.
Ruben Onsu Resmi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan, Pekan Depan Diperiksa!

Ruben Onsu Resmi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan, Pekan Depan Diperiksa!

Ruben Onsu kembali menjadi sorotan setelah Polres Metro Jakarta Selatan menaikkan status hukumnya dalam perkara dugaan penipuan dan penggelapan.
Punya Misi Remontada, Malaysia Ingin Pulangkan Thailand untuk Jumpa Garuda Pertiwi di Final Srikandi Merdeka Cup 2026

Punya Misi Remontada, Malaysia Ingin Pulangkan Thailand untuk Jumpa Garuda Pertiwi di Final Srikandi Merdeka Cup 2026

Malaysia memiliki misi remontada untuk membalaskan kekalahan tim dari Garuda Pertiwi di babak penyisihan grup ketika tampil di perebutan juara.
Ayah di Pamekasan Diduga Perkosa Anak Kandung hingga Hamil dan Melahirkan

Ayah di Pamekasan Diduga Perkosa Anak Kandung hingga Hamil dan Melahirkan

Seorang pria berinisial SI (45), warga Pamekasan, Madura, Jawa Timur, diduga tega memperkosa anak kandungnya sendiri, SW (14).
Hampir Digagalkan Putri Nusantara, Yordania Antisipasi Misi Balas Dendam Garuda Pertiwi di Semifinal Srikandi Merdeka Cup

Hampir Digagalkan Putri Nusantara, Yordania Antisipasi Misi Balas Dendam Garuda Pertiwi di Semifinal Srikandi Merdeka Cup

Yordania memberikan antisipasi penuh pada Garuda Pertiwi dalam pertandingan yang akan berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026).
PELNI Berikan Fasilitas Gratis Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

PELNI Berikan Fasilitas Gratis Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

PELNI membuka pengiriman bantuan kemanusiaan gratis dari seluruh Indonesia untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Trending

Ayah di Pamekasan Diduga Perkosa Anak Kandung hingga Hamil dan Melahirkan

Ayah di Pamekasan Diduga Perkosa Anak Kandung hingga Hamil dan Melahirkan

Seorang pria berinisial SI (45), warga Pamekasan, Madura, Jawa Timur, diduga tega memperkosa anak kandungnya sendiri, SW (14).
PELNI Berikan Fasilitas Gratis Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

PELNI Berikan Fasilitas Gratis Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

PELNI membuka pengiriman bantuan kemanusiaan gratis dari seluruh Indonesia untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hampir Digagalkan Putri Nusantara, Yordania Antisipasi Misi Balas Dendam Garuda Pertiwi di Semifinal Srikandi Merdeka Cup

Hampir Digagalkan Putri Nusantara, Yordania Antisipasi Misi Balas Dendam Garuda Pertiwi di Semifinal Srikandi Merdeka Cup

Yordania memberikan antisipasi penuh pada Garuda Pertiwi dalam pertandingan yang akan berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026).
Pemprov Jatim Salurkan 64 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Pemprov Jatim Salurkan 64 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Punya Misi Remontada, Malaysia Ingin Pulangkan Thailand untuk Jumpa Garuda Pertiwi di Final Srikandi Merdeka Cup 2026

Punya Misi Remontada, Malaysia Ingin Pulangkan Thailand untuk Jumpa Garuda Pertiwi di Final Srikandi Merdeka Cup 2026

Malaysia memiliki misi remontada untuk membalaskan kekalahan tim dari Garuda Pertiwi di babak penyisihan grup ketika tampil di perebutan juara.
Ruben Onsu Resmi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan, Pekan Depan Diperiksa!

Ruben Onsu Resmi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan, Pekan Depan Diperiksa!

Ruben Onsu kembali menjadi sorotan setelah Polres Metro Jakarta Selatan menaikkan status hukumnya dalam perkara dugaan penipuan dan penggelapan.
Link Live Streaming Hyundai Hillstate Vs Wonder Dogs Sore Ini: Menanti Reuni Megawati Hangestri dengan Kim Yeon-koung

Link Live Streaming Hyundai Hillstate Vs Wonder Dogs Sore Ini: Menanti Reuni Megawati Hangestri dengan Kim Yeon-koung

Link live streaming Hyundai Hillstate vs Wonder Dogs di acara Rookie Coach Kim Yeon-koung 2 hari ini, Kamis (20/8/2026). Megawati Hangestri akan reuni dengan idola sekaligus mantan rivalnya yakni Kim Yeon-koung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT