News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

MPR RI Tak Setuju Terbentuknya Pansus Usulan DPR: Sangat Politis dan Tak Tahu Soal Ekosistem Haji

Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto tidak menyepakati usulan DPR RI membentuk Panitia Khusus (Pansus) Haji dianggap tidak tahu ekosistem pelaksanaan haji 2024.
Kamis, 20 Juni 2024 - 10:13 WIB
Rangkaian ibadah haji selama di Mina
Sumber :
  • MCH 2024

Makkah, tvOnenews.com - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Yandri Susanto tidak menyepakati DPR RI membentuk Panitia Khusus (Pansus) Haji 2024.

Menurut Yandri, Pansus Haji yang dibentuk DPR RI hanya menunjukkan kepada kepentingan dak tidak memahami tentang persoalan ekosistem pelaksanaan ibadah haji 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi menurut saya isu Pansus Haji itu sangat politis dan mungkin juga tidak tahu banyak persoalan yang sebenarnya pada ekosistem haji," kata Yandri di Makkah, Arab Saudi, Kamis (20/6/2024).

Wakil Ketua MPR RI itu menyebutkan sebaiknya tim pansus yang terbentuk harus mengetahui seluruh rangkaian ibadah haji, dimulai dari ekosistem hingga pelaksanaannya sampai selesai.

"Jadi perlu banyak mendalami apa yang terjadi soal haji, baru ngomong," tuturnya.


Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto menyoroti Pansus Haji DPR RI. (MPR RI)

Ia menanggapi pembentukan Pansus Haji lantaran sebelumnya Ketua DPR RI Puan Maharani memutuskan pelaksanaan ibadah haji akan dievaluasi oleh pihaknya melalui tim pansus.

Puan menyampaikan bahwasanya masih banyak kebijakan yang belum sempurna terhadap kualitas pelayanan haji.

Keputusan tersebut berawal dari penemuan Timwas Haji yang dibentuk oleh DPR RI terhadap kualitas pelayanan haji dari Kementerian Agama (Kemenag) dan Pemerintah Indonesia.

Sontak, Puan Maharani akan membentuk Pansus Haji berdasarkan hasil laporan dan temuan yang dilakukan oleh Timwas Haji selama di lapangan.

Timwas Haji sendiri memberikan laporan terkait masalah yang menjadi pusat perhatian, salah satunya ketersediaan tenda berada di Mina.

Pemerintah Arab Saudi menyediakan tenda untuk jemaah haji Indonesia di Mina hanya berukuran 10x12 meter.

Namun, tenda tersebut hanya berukuran untuk 160 orang yang artinya setiap jemaah haji mendapatkan jatah seluas 0,8 meter menggunakan fasilitas tenda dari Pemerintah Arab Saudi.

Hal itu mengingat ukuran wilayah di Mina yang sedang dipadati oleh jemaah haji dari seluruh negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sehingga mereka juga merasakan hal sama terkait jatah ukuran tenda dari Pemerintah Arab Saudi selama di Mina.

"Ya memang kasur itu semua tenda 0,8 ukurannya. Mau tenda haji khusus, mau Mesir, mau Sudan, mau Suriah, mau Afghanistan, mau Afrika, mau Indonesia ukuran kasurnya ya 0,8. Masa mau dipansuskan? Ngerti tidak itu yang ngomong masalah haji," jelas Yandri.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Buru Awie Pemilik Kelab Malam New Zone Medan: Karena Bandar Narkoba

Bareskrim Polri Buru Awie Pemilik Kelab Malam New Zone Medan: Karena Bandar Narkoba

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menyebutkan saat ini pihaknya sedang buru Eddy alias Awie, pemilik kelab malam New Zone Medan, Sumut, karena
Main Bola Bersama Bocah Papua, KDM Jadi Penjaga Gawang: Kalau Masuk Aku Kasih Rp200 Ribu

Main Bola Bersama Bocah Papua, KDM Jadi Penjaga Gawang: Kalau Masuk Aku Kasih Rp200 Ribu

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi main bola bersama bocah Papua, KDM jadi penjaga gawang dan tantang anak-anak untuk menendang, yang masuk diberi Rp200 ribu.
Kontrak dengan Persib Selesai, Maung Bandung Gagal Terima Hadiah FIFA Atas Terpilihnya Frans Putros di Skuad Irak Piala Dunia?

Kontrak dengan Persib Selesai, Maung Bandung Gagal Terima Hadiah FIFA Atas Terpilihnya Frans Putros di Skuad Irak Piala Dunia?

Persib sendiri belum melepas Frans Putros maupun mengucapkan selamat atas pencapaiannya mewakili Irak di Piala Dunia 2026.
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menilai kritik masukan Dino Patti Djalal agar presiden melakukan diplomasi melalui telepon maupun Zoom meeting dengan negara lain tidak tepat.
Kasus Pembubaran Paksa Ibadah Jemaat GMS di Bantul Naik ke Tahap Penyidikan, Polda DIY Periksa 16 Saksi

Kasus Pembubaran Paksa Ibadah Jemaat GMS di Bantul Naik ke Tahap Penyidikan, Polda DIY Periksa 16 Saksi

Penanganan kasus dugaan pembubaran paksa kegiatan ibadah jemaat di Gereja Misi Sejahtera (GMS) Kabupaten Bantul memasuki babak baru. 
Sebelum Gabung Timnas Indonesia, Ternyata Mees Hilgers Lebih Dahulu Bicara dari Hati ke Hati pada John Herdman

Sebelum Gabung Timnas Indonesia, Ternyata Mees Hilgers Lebih Dahulu Bicara dari Hati ke Hati pada John Herdman

Tak ada Mees Hilgers dalam 23 pemain yang didaftarkan pada FIFA Matchday edisi Juni 2026, di mana Timnas Indonesia akan menjamu Oman dan Mozambik. 

Trending

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib memilukan seorang asisten rumah tangga (ART) berinsial RR (26) di Bogor. Pasalnya, nyawanya meyalang karena sebuah charger dan nyawanya disikat rekannya
AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

Ajudan mantan Presiden Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansya beberkan penyebab utama Jokowi tidak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar hari ini
Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Sumatera Selatan, melakukan pembinaan terhadap anak-anak korban penyalahgunaan lem di kawasan Jembatan Ampera yang viral di media sosial sejak akhir pekan Mei 2026.
Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penting agar warganya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Semangat itu hadir di Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, melalui kegiatan TANDU OSOJI yang diinisiasi HMJ IKO FISIP UMSU bersama Tangan Edukasi Indonesia. Desa yang terbagi ke dalam empat dusun ini memiliki kehidupan yang khas. Di siang hari, suasana desa dipenuhi riuh anak-anak karena sebagian besar orang tua bekerja di ladang sebagai petani.
Fokus di Timnas Indonesia Senior, Nova Arianto Tak Khawatir Mathew Baker Telat Gabung Garuda Muda di Piala AFF U-19 2026

Fokus di Timnas Indonesia Senior, Nova Arianto Tak Khawatir Mathew Baker Telat Gabung Garuda Muda di Piala AFF U-19 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, tidak terlalu mempermasalahkan keterlambatan Mathew Baker gabung skuad Garuda Muda. Ia yakin chemistry tim terjaga.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT