GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh soal Nasab Diperdebatkan, Ustaz Adi Hidayat Sebut Ada Al-Quran Jadi Pedoman Maka Jangan Ragukan

Polemik nasab dalam islam diperdebatkan di sosial media. Hal ini pun mendapat sorotan dari Ustaz Adi Hidayat, seperti ini penjelasannya semoga bermanfaat ...
Senin, 24 Juni 2024 - 18:51 WIB
Heboh soal Nasab Habaib dan Ba'alawi Diperdebatkan, Ustaz Adi Hidayat Sebut Ada Al-Quran Jadi Pedoman Maka Jangan Ragukan Islam
Sumber :
  • dok.tangkapan layar youtube


Atas perdebatan di atas yang mempermasalahkan nasab seseorang yang memiliki panggilan Habib ataupun sosok dihormati.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya memiliki kedudukan yang sama dengan semuanya, sama-sama dimuliakan Allah SWT karena sama-sama turunan Nabi Adam AS.

 

Mengingat asal mula manusia, di awali dengan Bapaknya yaitu Nabi Adam AS dan Ibunya Hawa, kemudian berkembang dengan hidup berpasangan dan lahirlah umat muslim sampai sekarang ini.

 


Dijelaskan, kalau nasab adalah sesuatu yang sangat mulia untuk kita semua, ketersambungan nasab juga menjadikan perhatian tinggi dalam Islam.

 

Untuk itulah pernikahan diatur supaya tidak ada kekacauan nasab, untuk itulah zina dilarang supaya tidak terjadi keguncangan dalam nasab, nasab begitu mulia.

 

 

"Sehingga puncak kemuliaan nasab itu, ada penjagaan terhadap nasab itu dalam bentuk kemuliaan akhlak, kemuliaan perilaku, kemuliaan ibadah sehingga semua itu terjaga dalam kebaikan-kebaikan," ucap Ustaz Adi menjelaskan

 


"Dan dari situlah kemudian Allah memberikan contoh-contoh keteladanan dalam nasab dan proses penjagaannya, dalam bentuk perilaku baik untuk kita bisa amalkan dalam kehidupan kita itulah yang nampak pada pribadi Agung Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam. Alhamdulillah dalam perjalanan setiap masa sampai dengan kini, kita mendapati keadaan diri kita semua tersambung dalam nasab yang mulia yaitu ke Nabi Adam Alaii Salam," ungkapnya

 

 

Dengan demikian, adapun orang yang juga memiliki nasab dengan Nabi Muhammad SAW, sebagian dari kita Allah pilihkan, kita tidak bisa memilih tapi Allah memilihkan untuk tersambung kepada nasab-nasab mulia, di antaranya nasab Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam.

 

Nasab yang tersambung pada nabi Agung yang kita cintai semua Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam.

 


"Itu adalah satu anugerah yang sangat besar dan mendorong kita untuk mencintai semua itu keturunan-keturunan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam, ketersambungan nasab yang terjaga itu, dan juga amanah al-qur'an illal mawadd fil qurba," pesannya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Nabi tidak meminta apa pun kepada kita, kecuali supaya kita bisa berkasih sayang memberikan perhatian yang baik terhadap kerabat-kerabat beliau, kepercayaan yang Allah anugerahkan. Dalam bentuk nasab ini adalah anugerah yang besar juga, untuk menjaganya dalam bentuk keteladanan yang pernah nabi contohkan," terang Ustaz yang akrab disapa UAH

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lebih Besar Pahala Kurban Sapi Bersama 7 Orang atau Kambing Milik Sendiri? Begini Kata Buya Yahya

Lebih Besar Pahala Kurban Sapi Bersama 7 Orang atau Kambing Milik Sendiri? Begini Kata Buya Yahya

Dalam pemilihan hewan kurban, umat muslim memiliki opsi berkurban seekor kambing secara individu atau patungan satu ekor sapi diperuntukkan bagi tujuh orang.
Minim Laporan Korban, Komnas Perempuan Menduga Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Fenomena Gunung Es

Minim Laporan Korban, Komnas Perempuan Menduga Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Fenomena Gunung Es

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menengarai bahwa kasus kekerasan seksual yang terjadi di pondok pesantren merupakan fenomena gunung es. 
Sempat Menolak Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Kini Bangga Kenakan Jersey Garuda hingga Tuai Sorotan Warganet

Sempat Menolak Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Kini Bangga Kenakan Jersey Garuda hingga Tuai Sorotan Warganet

Sempat menolak tawaran membela Timnas Indonesia, Tijjani Reijnders kini justru mencuri perhatian setelah terlihat bangga mengenakan jersey Garuda, momen viral.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Iran Sebut Tak Minta Konsesi Apa Pun dari AS

Iran Sebut Tak Minta Konsesi Apa Pun dari AS

Iran menyebut tak meminta konsesi apa pun dari AS, melainkan hanya menyerukan penghentian perang dan pembajakan kapal kapalnya.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Sikap KDM Imbas Bentrokan Suporter di Jawa Barat, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Sikap KDM Imbas Bentrokan Suporter di Jawa Barat, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) minta suporter Persib Bandung, Bobotoh tidak jemawa atas kemenangan Maung Bandung dari Persija Jakarta, Minggu (10/5/2026).
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT