Ustaz Adi Hidayat Minta Anggota Dewan yang Main Judi Online Diungkap: Supaya Kita Bisa Juga Berikan Sanksi Sosial yang Jelas
- Tangkapan Layar/ YouTube Ustaz Adi HIdyaat Official
“Dan saya mohon pada elit-elit bangsa di bangsa mau dibawa kemana negara mau diarahkan ke mana ya jadi jangan sampai rakyat hanya menjadi objek dari permainan elit-elit politik,” sambung Ustaz Adi Hidayat.
Ustaz Adi Hidayat mengakui statement Beliau kali ini agak tegas.
Hal ini karena judi jelas masalah yang berbahaya.
Dan juga Ustaz Adi Hidayat menyayangkan, jika selama ini ulama diminta teduh, mengapa wakil rakyat malah membuat gaduh.
“Karena anda ketika ada gaduh di masyarakat Anda meminta ulama tolong teduhkan tolong bantu kami. Tapi ketika Kami hadir membantu Anda berbuat ulah dan justru masalah-masalah itu timbul dari sengketa elit di atas,” ujarnya.
Terlebih saat ini, semua berusaha dalam memberantas judi online.
“Anda bisa bayangkan saat sekarang kita bersinergi bergelora untuk memberantas judi online di negara kesatuan Republik Indonesia ternyata di antara wakil rakyatnya,” katanya.
Namun Ustaz Adi Hidayat mengingatkan bahwa dirinya tidak mengeneralisir seluruh DPR.
Hal ini ia akui adalah akibat oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Namun sekali lagi kita tidak mengeneralisir di antara wakil rakyatnya Ternyata ada yang justru melakukan perbuatan dimaksud,” ujarnya.
“Oleh karena itu saya terus terang dan juga agak sulit mengungkapkan sesungguhnya. Maka dengan itu saya mohon ya saya mohon mudah-mudahan Allah subhanahu wa taala merahmati kita semua memaafkan kita,” tutupnya.
Sekali lagi, Ustaz Adi Hidayat menegaskan tidak menghukum keistimewaan dpr-nya sebagai institusi.
"Kita tidak menghukumi secara general akan sifat-sifat ataupun juga tugas-tugas kebaikan yang ada di dalamnya," katanya.
![]()
Ustaz Adi Hidayat Minta Anggota Dewan yang Main Judi Online Diungkap: Supaya Kita Bisa Juga Berikan Sanksi Sosial yang Jelas (Sumber: ANTARA)
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR Pangeran Khaerul Saleh menyebut sebanyak 82 anggota DPR terlibat judi online.
Hal ini merespons temuan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) bahwa lebih dari 1.000 anggota DPR dan DPRD ketahuan bermain judi online.
Load more