News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wudhu Pakai Air Minum Kemasan Memangnya Boleh? Hati-hati, Buya Yahya Tegaskan Itu Hukumnya...

Bolehkah wudhu pakai air minum dalam kemasan? Suatu ketika sulit menemukan air untuk wudhu dan hanya ada air minum kemasan, menurut Buya Yahya apa hukumnya?
Minggu, 30 Juni 2024 - 18:29 WIB
Buya Yahya, hukum air minum kemasan untuk wudhu
Sumber :
  • youtube

tvOnenews.com - Apa hukumnya menggunakan air minum kemasan untuk wudhu?

Mungkin sedang berada di suatu tempat dan kesulitan menemukan air untuk wudhu tetapi sedang ingin shalat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebetulan membawa air minum kemasan dan cukup untuk wudhu.

Apakah boleh air minum tersebut dipakai untuk wudhu atau haram hukumnya?

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Buya Yahya, berikut penjelasan tentang air minum untuk wudhu.

Menurut Buya Yahya, di Arab memang terdapat banyak tempat yang menyediakan air untuk minum masyarakat.

"Di negeri Indonesia mungkin ada di sebagian tempat, kalau di Arab sana banyak," ujar Buya Yahya.

"Ada air yang disiapkan untuk diminum, jadi ada wadah begitu, itu ada kran-krannya itu air dingin, tulis untuk minum," lanjutnya.

Buya Yahya menyebutkan bahwa air tersebut telah diwakafkan oleh pemiliknya untuk kebutuhan minum masyarakat sehingga haram jika ada orang menggunakannya untuk wudhu.

"Kalau air itu diwakafkan untuk minum, haram kita menggunakan untuk wudhu," tegas Buya Yahya.

"Kalau air itu oleh yang membeli, yang punya, diwakafkan untuk minum, tidak boleh kita gunakan untuk wudhu," lanjutnya.

Lalu menurut Buya Yahya, air minum kemasan bukan termasuk yang diharamkan untuk wudhu.

"Adapun air kemasan itu bukan," kata Buya Yahya.

"Airmu terserah, seperti air sumur, cuma air sumur gratis, kalau air itu beli, itu air biasa cuma namanya air kemasan, biar orang bisa bedakan dinamakan air minum, tidak kita pakai minum juga boleh," lanjutnya.

Akan tetapi ada kasus yang bisa membuat air minum dalam kemasan menjadi haram digunakan untuk wudhu.

Misalnya, seseorang membeli beberapa karton air minum untuk sebuah tempat dan diniatkan agar digunakan untuk minum saja.

Maka air minum tersebut tidak boleh untuk wudhu.

"Aku beli berapa karton air minum ini, cuma karena di pondok ini kekurangan air maka saya wakafkan air ini untuk minum saja," jelas Buya Yahya.

"Yang memberi, yang menghadiahkan tadi kalau ngomong ini hanya untuk minum, anda wudhu enggak boleh karena diwakafkan untuk minum," lanjutnya.

Lain hal jika orang tersebut memberikan tanpa menyebutkan secara khusus bahwa air ini hanya boleh untuk minum.

"Tapi kalau ada orang berikan mutlak, aku berikan air minum kepadamu, jadi ini air dipermilikkan untukmu, tidak menyuruh dia menjadikan air minum saja," terang Buya Yahya.

"Maka air itu boleh dipakai wudhu dan boleh dipakai untuk minum," sambungnya.

Wallahua'lam.


(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lupakan Kegagalan Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Punya Amunisi Baru untuk FIFA ASEAN Cup, Siapa?

Lupakan Kegagalan Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Punya Amunisi Baru untuk FIFA ASEAN Cup, Siapa?

Timnas Indonesia mendapat angin segar setelah melewati Piala AFF 2026 dengan hasil yang kurang. Kini, skuad Garuda bisa tampil gagah dengan kehadiran sosok ini.
Kim Yeon-koung Idola Megawati Hangestri Raih Penghargaan Prestisius di AVC Gala Awards 2025, Tetap Jadi Ikon Voli Asia

Kim Yeon-koung Idola Megawati Hangestri Raih Penghargaan Prestisius di AVC Gala Awards 2025, Tetap Jadi Ikon Voli Asia

Legenda voli Korea Selatan, Kim Yeon-koung belum lama ini berhasil meraih penghargaan bergengsi di AVC Gala Awards 2025. Bahkan meski telah pensiun, namun idola Megawati Hangestri tersebut masih dinobatkan sebagai ikon bola voli Asia.
Mensesneg Prasetyo Hadi Rapat Bareng DPR, Bahas Finalisasi Perpres Ojol

Mensesneg Prasetyo Hadi Rapat Bareng DPR, Bahas Finalisasi Perpres Ojol

Prasetyo mengatakan pembahasan tersebut dilakukan untuk memastikan regulasi yang mengatur keberadaan dan tata kelola ojol dapat segera difinalisasi. 
Motif Asmara Segitiga, Ibu Rumah Tangga di Banyuwangi Tewas Ditikam Suami Siri

Motif Asmara Segitiga, Ibu Rumah Tangga di Banyuwangi Tewas Ditikam Suami Siri

Menduga berselingkuh, seorang pria di Kabupaten Banyuwangi tega menusuk istri sirinya dengan menggunakan pisau dapur.
Makam Sutrimo Diduga Karumga Febrie Adriansyah Bakal Dibongkar Polisi

Makam Sutrimo Diduga Karumga Febrie Adriansyah Bakal Dibongkar Polisi

Langkah ini menjadi bagian dari penyelidikan polisi untuk mengungkap penyebab kematian Sutrimo yang sebelumnya dipersoalkan keluarganya.
Persiapan Muktamar ke-35 NU Tembus 50 Persen, Gus Ipul: Awalnya Ragu, Kini Optimistis

Persiapan Muktamar ke-35 NU Tembus 50 Persen, Gus Ipul: Awalnya Ragu, Kini Optimistis

Persiapan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, terus dikebut.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT