Tidak Melulu di Shalat Subuh, Doa Qunut Boleh Dibaca saat Lakukan ini, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dianjurkan ketika...
- Kolase tim tvOnenews & Tangkapan layar YouTube Khalid Basalamah Official
Dari kasus tersebut, ia menyatakan Rasulullah SAW menggunakan bacaan doa qunut nazilah ketika perang berdasarkan riwayat Imam Ahmad.
"Imam Ahmad mengatakan karena ini lemah maka tidak dipakai dan hadits yang tentang masalah Nabi menggunakan dipeperangan itu namanya qunut Nazilah," tuturnya.
"Atau kalau umat Muslim lagi tersiksa, terganggu, diperangi kayak kasus sekarang teman-teman kita di Myanmar dan seterusnya ini kita boleh qunut Nazilah lagi shalat," sambungnya.
Ia menyatakan qunut tidak hanya dipakai di pelaksanaan shalat Subuh atau empat ibadah fardhu lainnya tapi juga digunakan Rasulullah SAW saat perang.
"Jadi tidak mengenal Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya selalu qunut," terangnya.
Bacaan Doa Qunut Nazilah saat di Tengah Situasi Perang
للهُم أَنْج سَلَمَة بن هِشَامٍ، اللهُمَّ أَنْجِ الوَلِيدَ بْنَ الْوَلِيدِ اللَّهُمَّ أَنْج عَيَّاسَ بْنَ أبِي رَبِيعَة، اللهُمَّ أَنْجِ المُسْتَضْعَفِينَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ اللَّهُمَّ اشْدُدْ وَطَأتَكَ عَلَى مُضَرَ، اللَّهُمَّ سِنِينَ كَسِنِي يُوسُفَ
Artinya: "Ya Allah, selamatkanlah 'Ayyash bin Abi Rabi'ah. Ya Allah, selamatkanlah Walid bin Al Walid. Ya Allah, selamatkanlah Salamah bin Hisyam. Ya Allah, tolonglah orang-orang lemah dari kaum mukminin. Ya, Allah sempitkanlah jalan-Mu atas orang-orang yang durhaka. Ya Allah, jadikanlah tahun-tahun yang mereka lewati ibarat tahun-tahun yang dilewati Yusuf."
Meski begitu, Ustaz Khalid Basalamah mengatakan seorang Muslim yang menyempatkan shalat witir dianjurkan untuk baca doa qunut.
Menurutnya, hadits yang menjelaskan kedua qunut tersebut baik nazilah dan witir telah sahih.
"Dan juga ada qunut witir, nah qunut Nazilah dan qunut witir. Nah qunut ini haditsnya sahih," katanya.
Load more