Muncul Soroti Kejanggalan Linda Kesurupan Vina Cirebon Lagi, Marcel Radhival Pesulap Merah Ungkap secara Agama: Itu Bukan...
- Kolase Instagram/@marcelradhival1 & Tim tvOne
Jakarta, tvOnenews.com - Pesulap Merah, Marcel Radhival kembali menyoroti kasus pembunuhan sahabat Linda, Vina Cirebon di tengah kabar dugaan tersangka, Pegi Setiawan dibebaskan dari hasil sidang praperadilan.
Marcel Radhival berkomentar terkait rumitnya penyelesaian kasus pembunuhan Vina Cirebon dan sang kekasih, Eky disebabkan Linda mengalami kesurupan arwah saat mengungkap sejumlah pelaku.
Pesulap merah itu mengutarakan pendapatnya ada kejanggalan terjadi dari fenomena kesurupan arwah Vina Cirebon sering merasuki tubuh Linda.
Marcel Radhival menilai kesurupan arwah Vina dialami Linda menyulitkan hingga dijadikan acuan pihak kepolisian dalam menyelesaikan kasus pembunuhan tersebut.
"Tentang kesurupan menjadi saksi (Linda). Nah, ini tentu adalah sebuah kejanggalan di Indonesia, kenapa bisa sampai kesurupan ini yang mendongrak untuk terjadinya pencarian kasus (pembunuhan Vina)?," tanya Marcel Radhival ditemui tvOnenews.com di Acara Amazing Muharram ke-13 di Grand Ballroom The Ritz-Carlton, Pacific Place Jakarta, Minggu (14/7/2024).
![]()
Sosok Linda (kiri) dan Almarhumah Vina Cirebon (kanan). (Kolase Tim tvOnenews)
Menurutnya, acuan dalam menyelesaikan perkara ini seharusnya dilakukan dan memfokuskan terhadap korban pembunuhan tersebut.
Seperti dari kasus ini melibatkan dua sepasang kekasih, yakni Vina dan Eky menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh geng motor.
Ia menyebutkan penyebab kasus pembunuhan ini dijadikan acuan dan tujuan pihak kepolisian untuk cepat menangani dan menyelesaikan perkara tersebut.
"Yang seharusnya pencarian kasus itu terjadi ketika ada korban, Ketika ada korban diteliti lebih jauh," tuturnya.
Ia kembali menyatakan bahwa, kesurupan dialami seseorang merupakan dari sahabat korban tidak menjadi landasan dan percaya untuk mencari para pelaku.
"Baru itu ketahuan penyebabnya apa, bukan dari kesurupan," katanya.
Pesulap merah itu menyampaikan hal tersebut karena menjadi salah satu penentang kepercayaan terhadap sesuatu hal di luar nalar.
Pria kelahiran 26 Agustus 1995 itu pun menyayangkan penyelesaian kasus ini hanya diambil dari pengakuan sahabat Vina yang telah mengalami kesurupan.
Ini membuktikan kepercayaan terhadap makhluk gaib sebagai acuan dalam mencari para pelaku yang belum juga tertangkap dan terjerat di sel tahanan.
Load more