GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Kabar Baik, Para Santri Wajib Bangga, Baznas Luncurkan Beasiswa untuk Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi

Deputi II Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Imdadun Rahmat menyampaikan Baznas buka Beasiswa Santri melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Rabu, 17 Juli 2024 - 17:26 WIB
Ilustrasi para santri perempuan penerima Beasiswa Baznas RI melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memberikan kabar baik untuk para santri di Indonesia.

Deputi II Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Imdadun Rahmat menyampaikan pihaknya meluncurkan Beasiswa Santri yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau kita melihat hasilnya maka program ini bisa dikatakan menggembirakan," ungkap Imdadun dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (17/7/2024).

Ia mengatakan beasiswa dari Baznas akan meloloskan para santri tergabung dari 218 pondok pesantren (ponpes) di Indonesia yang ingin ke perguruan tinggi.

Deputi II Baznas RI itu menjelaskan saat ini sudah ada 1.968 santri mengikuti program beasiswa tersebut.


Ilustrasi santri merasa bahagia dapat Beasiswa Baznas RI melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi. (Baznas RI)

"Karena bisa kita lihat dari data ini bahwa yang telah lulus di perguruan tinggi, tujuan itu, ada 1.968 santri atau 39,9 persen dan yang sedang berproses ada 2.784 atau 54,6 persen," jelasnya.

Sebaliknya, ia menyampaikan bahwa ada santri yang tidak lolos dan belum bisa merasakan manfaat Beasiswa Santri dari Baznas RI.

Imdad menuturkan sebanyak 183 santri atau sekitar 3,37 persen dari total pendaftar tidak lolos sebagai penerima program beasiswa Baznas.

Lanjut, ia menerangkan kategori kampus berpotensi menerima beasiswa Baznas paling besar ada di Perguruan Tinggi Islam Negeri (PTIN).

PTIN telah menerima 833 santri yang mendapat Beasiswa Baznas terdiri dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), Universitas Islam Negeri (UIN), dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN).

Ia melanjutkan kategori kampus yang diminati di urutan kedua berasal dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

PTN menjadi naungan Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Dari total santri penerima Beasiswa Baznas berkuliah di PTN sebanyak 656 santri.

Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menyusul di urutan ketiga setelah PTN mempunyai 207 santri dari program tersebut.

Adapun Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) sebanyak 51 santri, Perguruan Tinggi Luar Negeri (PTLN) sebanyak 19 santri, dan Perguruan Tinggi BUMN sebanyak 12 santri.

"Artinya, bahwa program beasiswa untuk santri ini terbukti memberikan kemanfaatan yang besar bagi para santri untuk bisa masuk ke perguruan tinggi negeri. Alhamdulillah tahun ini mengulang kesuksesan di tahun yang lalu," jelasnya.

Ketua Baznas RI Noor Achmad turut memberikan pendapatnya bahwa, Program Beasiswa Santri Baznas dianggap salah satu program yang strategis.

Noor Achmad menjelaskan Baznas RI mengadakan program beasiswa ini bentuk mengurangi kesenjangan para santri yang tidak mempunyai banyak biaya untuk melanjutkan pendidikannya di Perguruan Tinggi.

Tak hanya itu, program beasiswa ini juga mengurangi kesenjangan antara santri dengan anak lainnya untuk dapat melanjutkan studi di PTN.

tvonenews

Maka, Ketua Baznas RI itu menyampaikan harapannya manfaat program beasiswa ini bisa dinikmati oleh para santri di Indonesia.

Beasiswa ini juga mendukung dalam kontribusi zakat, infak, dan sedekah, bagi kemajuan umat dan perkembangan pendidikan di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jangan sampai terjadi kesenjangan yang jauh antara yang punya biaya dan yang tidak, karena akibatnya sangat fatal ke depan," pungkas Noor Achmad.

(ant/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AVC Champions League 2026: Tedi Oka Sebut Kekalahan dari Foolad Sirjan Iranian jadi Pengalaman Berharga untuk Jakarta Garuda Jaya

AVC Champions League 2026: Tedi Oka Sebut Kekalahan dari Foolad Sirjan Iranian jadi Pengalaman Berharga untuk Jakarta Garuda Jaya

Salah satu wakil Indonesia di AVC Champions League 2026, Jakarta Garuda Jaya harus menelan pil pahit pada laga perdananya menghadapi Foolad Sirjan Iranian.
Ayah Sebut Josepha Sering Tolak Bermain dengan Teman karena Dianggap Buang-buang Waktu, Ungkap Kebiasaan Putrinya yang Bikin Orang Tua Khawatir

Ayah Sebut Josepha Sering Tolak Bermain dengan Teman karena Dianggap Buang-buang Waktu, Ungkap Kebiasaan Putrinya yang Bikin Orang Tua Khawatir

Menurutnya, publik tidak sekadar menyaksikan sebuah perlombaan, melainkan melihat keberanian seorang pelajar dalam memperjuangkan rasa keadilan.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Sampai Ikut Tanggapi Soal Huru-hara LCC MPR RI, Berikan Hal Ini untuk Josepha Alexandra

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Sampai Ikut Tanggapi Soal Huru-hara LCC MPR RI, Berikan Hal Ini untuk Josepha Alexandra

Huru-hara soal pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang.
RSUD Dr Soetomo Surabaya Pastikan Pasien Meninggal Bukan Akibat Asap Kebakaran

RSUD Dr Soetomo Surabaya Pastikan Pasien Meninggal Bukan Akibat Asap Kebakaran

Selain pasien yang meninggal, satu pasien lain yang ikut dievakuasi dilaporkan berada dalam kondisi stabil dan kini menjalani perawatan di ruang resusitasi.
Polisi Bongkar Sindikat Pencurian Tas Lululemon di Bandara Soetta, Korban Rugi Hingga Rp1 Miliar

Polisi Bongkar Sindikat Pencurian Tas Lululemon di Bandara Soetta, Korban Rugi Hingga Rp1 Miliar

Pencurian tersebut terjadi di area parkir Pergudangan Soewarna Bandara Soekarno-Hatta pada Senin, 13 April 2026 sekitar pukul 15.30 WIB.
Niat Tinjau Taman di Sukajadi, Dedi Mulyadi Malah Dibuat Kaget Usai Temukan Warung Miras Tersembunyi

Niat Tinjau Taman di Sukajadi, Dedi Mulyadi Malah Dibuat Kaget Usai Temukan Warung Miras Tersembunyi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menjadi sorotan publik usai melakukan penataan kawasan Jalan Sukajadi, Kota Bandung. KDM kaget temukan kios miras.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
News Terpopuler: Alasan Dua Juri LCC MPR di Kalbar Salahkan Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak Hingga Tak Minta Maaf

News Terpopuler: Alasan Dua Juri LCC MPR di Kalbar Salahkan Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak Hingga Tak Minta Maaf

Alasan dewan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI menyalahkan jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Alasan kedua dewan juri tak memberikan permohonan maaf secara langsung
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT