GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buya Yahya Singgung Kasus Ketua Osis yang Meninggal saat Ulang Tahun, Buya Yahya: Itu Bukan Budaya yang...

Buntut insiden Ketua Osis, Buya Yahya menyarankan agar perayaan ulang tahun dijadikan momen untuk bersedekah sebagai bentuk rasa syukur atas bertambahnya usia.
Rabu, 17 Juli 2024 - 22:06 WIB
Buya Yahya Singgung Kasus Ketua Osis yang Meninggal saat Ulang Tahun, Buya Yahya: Itu Bukan Budaya yang...
Sumber :
  • YoUTube Al Bahjah TV

tvOnenews.com - Beberapa waktu lalu, media sosial dikejutkan oleh insiden tragis yang menimpa FN, Ketua OSIS SMAN 1 Cawas, Klaten. 

FN kehilangan nyawanya pada hari ulang tahunnya yang ke-18 setelah diceburkan ke kolam oleh teman-temannya sebagai bagian dari perayaan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Naasnya, FN mengalami kecelakaan fatal karena tersengat listrik di dalam kolam tersebut.

Kejadian ini kemudian menarik perhatian dari berbagai pihak, termasuk pendakwah Buya Yahya

Dalam ceramahnya, Buya Yahya mengecam keras perayaan ulang tahun yang dilakukan dengan cara-cara yang salah dan membahayakan nyawa. 

Menurutnya, perilaku remaja saat ini yang seringkali memberikan kejutan ulang tahun dengan cara ngeprank, bullying, atau menguji teman-temannya sangat tidak dapat diterima.

Melansir YouTube Al Bahjah Rabu (17/7), Buya Yahya menyatakan bahwa merayakan ulang tahun boleh saja, namun harus dengan niat dan tujuan yang mulia.

Misalnya, merayakan ulang tahun untuk mensyukuri kehidupan yang telah diberikan dan untuk mempersiapkan diri menyongsong masa depan. 

Buya Yahya menekankan bahwa Nabi Muhammad SAW sendiri pernah menyebutkan hari kelahirannya sebagai bentuk syukur, sehingga memperingati hari kelahiran tidaklah masalah asalkan dilakukan dengan cara yang benar.

Selain itu, Buya Yahya juga menyarankan agar perayaan ulang tahun dijadikan momen untuk bersedekah sebagai bentuk rasa syukur atas bertambahnya usia. 

"Jika ada orang yang pada hari kelahirannya digunakan untuk kebaikan, seperti bersedekah, memberi tetangga, atau menyembelih kambing, itu sangat baik," ujar Buya Yahya.

Buya Yahya menegaskan bahwa yang menjadi masalah bukanlah perayaan ulang tahun itu sendiri, tetapi cara merayakannya yang sering kali mengikuti budaya yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak perayaan ulang tahun yang mencampurbaurkan laki-laki dan perempuan, berdansa, serta mengikuti adat-istiadat yang tidak beriman. 

"Cara itu berarti budaya, budaya siapa itu, ada budaya orang tidak beriman, kumpul laki-laki perempuan, kemudian ada balon, di dalamnya ada kertas, kemudian dipecahkan terus tunjuk namanya laki-perempuan mereka disuruh berdansa biarpun gak ada hubungan apa apa. Ini kan bukan budaya kita," tegas Buya Yahya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MPR Bantah Ada Keberpihakan Juri Lomba Cerdas Cermat: Itu Kendala Teknis Sound

MPR Bantah Ada Keberpihakan Juri Lomba Cerdas Cermat: Itu Kendala Teknis Sound

Sekjen MPR RI menyebut persoalan yang terjadi dalam final lomba lebih disebabkan kendala teknis, termasuk masalah suara atau sound saat perlombaan berlangsung.
Update Klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026: Al Hilal Menguntit Al Nassr yang Bertengger di Puncak

Update Klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026: Al Hilal Menguntit Al Nassr yang Bertengger di Puncak

Hingga update terakhir pada Rabu (13/5/2026) pukul 18.35 WIB, tensi di papan atas klasemen semakin memanas menyusul hasil imbang antara Al Nassr vs Al Ahli.
Sidang Nadiem Makarim Memanas, Jaksa Bacakan Tuntutan Korupsi Chromebook Setebal 1.597 Halaman

Sidang Nadiem Makarim Memanas, Jaksa Bacakan Tuntutan Korupsi Chromebook Setebal 1.597 Halaman

Jaksa membacakan tuntutan setebal 1.597 halaman terhadap Nadiem Makarim dalam kasus korupsi Chromebook dan CDM di Pengadilan Tipikor Jakarta.
Prediksi Line Up Hyundai Hillstate: Megawati Hangestri Pertiwi Dapat Dukungan Pemain Senior Timnas Korea Selatan

Prediksi Line Up Hyundai Hillstate: Megawati Hangestri Pertiwi Dapat Dukungan Pemain Senior Timnas Korea Selatan

Kehadiran Megawati Hangestri Pertiwi diprediksi akan menjadi tumpuan lini serang Hyundai Hillstate, dengan dukungan pemain berpengalaman Timnas Korea Selatan.
I.League Angkat Bicara soal Desain Trofi Juara Super League Musim Ini, Baru atau Tetap Pakai yang Lama?

I.League Angkat Bicara soal Desain Trofi Juara Super League Musim Ini, Baru atau Tetap Pakai yang Lama?

I.League membuka peluang menghadirkan kejutan pada desain piala Super League 2025/2026 saat Persib Bandung dan Borneo FC bersaing ketat menuju gelar juara.
Persib Bandung dan Borneo FC Bersaing Ketat di Puncak, Ini Rencana I.League untuk Penyerahan Piala

Persib Bandung dan Borneo FC Bersaing Ketat di Puncak, Ini Rencana I.League untuk Penyerahan Piala

I.League siapkan dua piala di dua lokasi jika Persib dan Borneo FC bersaing sampai pekan terakhir Super League. Skenario dramatis 2018 bisa jadi terulang lagi.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT