GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bawa Misi Perdamaian, Paus Fransiskus akan ke Indonesia, Muhammadiyah: Kita Harap Punya Persepsi Sama

Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hubungan dan Kerja Sama Internasional Syafiq A Mughni berharap Paus Fransiskus bawa misi perdamaian sama saat kunjungi Indonesia.
Selasa, 23 Juli 2024 - 22:29 WIB
Sosok Paus Fransiskus
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Bidang Hubungan dan Kerja Sama Internasional Syafiq A Mughni menyoroti rencana kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia.

Syafiq berharap misi perdamaian Paus Fransiskus saat menuju Indonesia mempunyai tujuan yang sama dengan PP Muhammadiyah untuk dijadikan momentum kebersamaan antar umat beragama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Muhammadiyah berharap kita memiliki persepsi yang kurang lebih sama. Misalnya dalam bagaimana kita membangun mutual trust di antara kita," ungkap Syafiq dalam acara seminar secara daring di Jakarta, Selasa (23/7/2024).

Ia menjelaskan Muhammadiyah dan umat beragama di Indonesia tidak pernah melanggar dalam menjaga moderasi beragama.

Ini menjadi pembuktian bahwa Indonesia selalu menciptakan perdamaian dan kerukunan dalam urusan beragama dan terus menjaga toleransi.


Ketua PP Muhammadiyah Prof Syafiq A Mughni tanggapi soal rencana kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia. (Antara)

"Sebab kita tidak mengingkari kerap terjadi di berbagai kawasan dunia dan barangkali di negara kita muncul distrust atau saling curiga antara satu kelompok dengan lain," jelasnya.

Meski begitu, Ketua PP Muhammadiyah itu menuturkan persamaan persepsi harus benar-benar dilakukan bagi seluruh agama di Indonesia.

Ia menyampaikan anjuran menerapkan persepsi yang sama tersebut mengingat ada banyak kejadian menimbulkan konflik di dunia. Konflik tersebut tidak berupa tentang agama saja juga berkaitan dengan isu lain.

Isu-isu menyebabkan konflik selain agama di antaranya ekonomi, sosial, budaya, politik dan sebagainya.

Ia mencontohkan ketika umat Islam memberikan persepsi positif kepada umat Katolik. Sebaliknya, umat Katolik turut menyampaikan pandangannya kepada umat penganut Agama Islam di Indonesia.

"Itu bisa menjadi kekuatan ampuh dalam membangun kehidupan bersama," katanya.

Lanjut, Syafiq mengatakan terkait situasi dunia dari lingkup nasional dan internasional harus didefinisikan secara sama oleh umat beragama. Hal itu menjadi cara pengimplementasian menyatukan pandangan dalam mewujudkan moderasi beragama.

Menurutnya, jika umat masing-masing agama terus mempertahankan perbedaan pendapat dan pandangannya maka akan berpotensi menimbulkan konflik.

Tak hanya itu, perbedaan tersebut tidak akan pernah membuat umat beragama menyatu untuk perdamaian dan membentuk keadilan agar tidak terjadi antara negara kaya dan miskin.

"Saya kira kedatangan Paus harus kita artikan sebagai momentum menciptakan pemahaman yang sama, bagaimana kita melihat situasi itu sebagai tantangan yang harus kita selesaikan bersama," terangnya.

Setelah itu, ia menyampaikan pendapatnya hasil persamaan pandangan antar umat beragama perlu disebarluaskan ke dunia internasional.

Anjuran tersebut mengacu pada penerapan Dokumen Persaudaraan Dunia dan Hidup Bersama di Abu Dhabi sebagaimana punya tujuan untuk menghentikan konflik secara internasional.

tvonenews

Syafiq menegaskan Muhammadiyah akan memberikan sambutan yang baik dan mulia kepada Paus Fransiskus lantaran mempunyai misi yang sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Beberapa Universitas Muhammadiyah yang ada di wilayah timur juga ada yang 75 persen mahasiswanya merupakan non-Muslim. Ini bisa jadi contoh bagaimana kita membangun hubungan antar-agama yang tidak sebatas retorika, tapi juga implementasi kehidupan yang lebih riil," tandasnya.

(ant/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Inter Milan Pincang ke Norwegia, Dua Jenderal Lapangan Tengah Absen di Liga Champions Lawan Bodo/Glimt

Inter Milan Pincang ke Norwegia, Dua Jenderal Lapangan Tengah Absen di Liga Champions Lawan Bodo/Glimt

Inter Milan dipastikan tidak turun dengan kekuatan penuh saat bertandang ke markas Bodo/Glimt dalam lanjutan Liga Champions. Dua gelandang utama mereka absen.
Link Live Streaming Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadhan 1447 H

Link Live Streaming Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadhan 1447 H

Kemenag menjadwalkan sidang isbat penetapan 1 Ramadhan 1447 H pada Selasa (17/2/2026). Berikut link live streaming sidang isbat penetapan 1 Ramadhan 2026...
Marc Marquez Prediksi Line Up Rider MotoGP 2027! Tempatkan Francesco Bagnaia Menjadi Tandem Adiknya di Tim....

Marc Marquez Prediksi Line Up Rider MotoGP 2027! Tempatkan Francesco Bagnaia Menjadi Tandem Adiknya di Tim....

Persaingan bursa pembalap untuk ajang MotoGP 2027 saat ini semakin memanas, bahkan sebelum musim 2026 resmi bergulir.
6 Pemain yang Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Usai Pantau Liga 2, Nomor Tiga Pernah Ditackle David Beckham

6 Pemain yang Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Usai Pantau Liga 2, Nomor Tiga Pernah Ditackle David Beckham

Kedatangan John Herdman di salah satu pertandingan Liga 2 beberapa waktu lalu memunculkan tanya, siapa pemain baru yang berpeluang dipanggil Timnas Indonesia?
5 Pemain yang Layak Dinaturalisasi John Herdman untuk Timnas Indonesia, Ada Wonderkid Arsenal!

5 Pemain yang Layak Dinaturalisasi John Herdman untuk Timnas Indonesia, Ada Wonderkid Arsenal!

Ini lima nama pemain yang dianggap layak dinaturalisasi John Herdman untuk memperkuat Timnas Indonesia. Siapa saja?
Rp700 Juta Raib untuk Modal Pilkada, Wanita Ini Menangis Minta Vicky Prasetyo Kembalikan Uangnya

Rp700 Juta Raib untuk Modal Pilkada, Wanita Ini Menangis Minta Vicky Prasetyo Kembalikan Uangnya

Seorang wanita bernama Nunun Lusida menangis menagih Vicky Prasetyo untuk mengembalikan uang Rp700 juta yang disebut dipinjam untuk modal Pilkada 2024.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT