GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dituduh Tak Peduli Kasus Eky, Iptu Rudiana Ungkap Masih Sayang kepada Sang Anak, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Segera...

Ustaz Adi Hidayat menyampaikan pandangannya dari isu Iptu Rudiana saat kembali muncul ke publik yang mengatakan masih sayang kepada almarhum sang anak, Eky.
Sabtu, 27 Juli 2024 - 02:19 WIB
Ustaz Adi Hidayat ingatkan bertaubat dari kisah Iptu Rudiana kepada kasus sang anak, Eky dan kekasih, Vina
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews & Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

Jakarta, tvOnenews.com - Ayah almarhum Eky, Iptu Rudiana akhirnya muncul menampakkan dirinya di hadapan publik.

Iptu Rudiana sempat muncul sekali dan terakhir kembali menghilang setelah kasus pembunuhan Vina Cirebon dan sang anak, Eky menghebohkan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Iptu Rudiana sangat menyesali terhadap informasi yang tersebar luas di publik khususnya di media sosial menganggap dirinya tidak peduli dengan kasus pembunuhan Eky bersama Vina di Cirebon pada 2016 silam.

Iptu Rudiana menyampaikan bahwa dirinya masih merasakan kehilangan almarhum Muhamad Rizky Rudiana alias Eky.

"Terkait dengan informasi yang beradar sekarang di media dan yang lain tentunya sangat besar kami rasakan, terutama buat anak saya," ungkap Iptu Rudiana kepada Tim tvOne dikutip, Sabtu (27/7/2024).


Iptu Rudiana kembali muncul berbicara tentang kasus pembunuhan sang anak, Eky dengan kekasih, Vina. (Tim tvOne)

Ia juga menambahkan bahwa dirinya masih menjalani kehidupannya dengan berat sejak kehilangan anak tercintanya.

Ia mencontohkan dirinya selalu mengingat kenangan bersama anaknya di setiap kegiatan, seperti bersama keluarga hingga di kehidupan sosialnya.

"Keluarga dan semuanya yang di rumah berkaitan dengan sehari-hari di sekolah maupun dalam pergaulan, sangat berat," terangnya.

Ia mengakui dirinya masih menjalani kegiatannya dengan sabar meski kasus pembunuhan almarhum anaknya bersama kekasih, Vina belum terungkap.

Ia juga mempercayai Sang Pencipta akan mengungkap kebenaran terhadap kasus pembunuhan Eky dan Vina di Gang Bakti 1, Jalan Perjuangan, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat, Rabu (29/5/2024).

"Namun demikian kami tetap kuat sambil tabah, yakinlah kalau kebenaran itu selalu dilindungi Allah SWT," tuturnya.

Kemudian, pria yang menjabat Kapolsek Kapetakan itu mengucapkan rasa terima kasihnya terhadap dua pengacara, Pitra Romadoni dan Elza Syarief untuk menyampaikan kebenaran yang sudah disalahartikan oleh publik.

Ia menyinggung hal tersebut lantaran publik terus menyoroti dirinya telah bersalah dan menjadi dalang menyampaikan informasi palsu.

Banyak orang menduga dirinya dianggap sebagai peran agar menghilangkan jejak pelaku utama kasus pembunuhan terhadap almarhum Eky dan almarhumah Vina.

"Untuk meluruskan yang selama ini beredar di dunia, di alam ya, di bumi ini yang seolah saya digiring sebagai seorang yang sangat bersalah," tegasnya.

Meski demikian, ia menyatakan dirinya tidak akan menghilang karena terus berjuang demi keadilan untuk Eky sebagai bentuk kasih sayang orang tua kepada almarhum anaknya.

"Artinya dalam mencari keadilan saya akan terus berjuang untuk mencari yang terbaik," tuturnya.

"Prinsipnya buat saya apa yang saya lakukan adalah sesuatu yang memang buat kebaikan almarhum dan dalam hal mencari keadilan," sambungnya.

Kemunculan Iptu Rudiana sejak berbincang di wawancara eksklusif dengan Tim tvOne masih menuai berbagai respon dari publik.

Iptu Rudiana mendapat tanggapan publik bahwa dirinya telat memberikan keterangan terbaru dan dianggap tidak peduli hingga zalim dalam penyelesaian kasus pembunuhan anaknya.

Dari Iptu Rudiana tengah menjadi sorotan karena dianggap telah zalim dengan almarhum Eky jika diambil perspektif Agama Islam sangat berbahaya dan menyebabkan adanya dosa.

Lantas, bagaimana cara menghilangkan sikap zalim terhadap orang atau anak yang sudah meninggal dunia dari kisah Iptu Rudiana kepada almarhum Eky? Ustaz Adi Hidayat menjelaskan hal ini sebagai berikut.

tvOnenews.com mengutip dari tayangan kanal YouTube Adi Hidayat Official, Sabtu (27/7/2024), Ustaz Adi Hidayat menjelaskan tentang orang telah berbuat zalim kepada orang yang sudah meninggal dunia.

Ustaz Adi Hidayat mengatakan bahwa setiap manusia mempunyai dosa dan hal tersebut tidak bisa dihindari bersama.

Menurutnya, setiap manusia tidak ada yang sempurna dan pernah melakukan kesalahan meski merasa hanya sedikit.

Direktur Institute Akhyar itu menyampaikan orang berdosa sebaiknya harus melakukan perbaikan hidup.

Terutama bagi seseorang sudah menzalimi manusia yang telah tiada dan kembali kepada Tuhan.

Penjelasan ini menyerupai sikap Iptu Rudiana yang selama ini dianggap telah menghilang karena tidak ingin menyelesaikan perkara pembunuhan anaknya, Eky di Cirebon.

Tak hanya itu, Iptu Rudiana juga mendapat tuduhan bahwa dirinya di balik dalang menyimpan rahasia diduga mengetahui kronologi pembunuhan Eky dan Vina.

Meski demikian, Ustaz Adi Hidayat menegaskan orang yang telah zalim masih dapat menembus dosanya sebelum dicabut nyawanya oleh malaikat.

Pendakwah asal Pandeglang itu menyampaikan jika orang yang telah dizalimi masih hidup segera meminta maaf.

Sebaliknya, Ustaz Adi Hidayat menyarankan bagi orang yang sudah zalim kepada orang sudah meninggal dunia sebaiknya meminta ampunan kepada Allah SWT.

"Bergegas memohon ampun kepada Allah SWT," ungkap Ustaz Adi Hidayat.

Ia mengingatkan jika seseorang tidak memohon ampunan maka yang berhak memberikan hukuman hanya Allah SWT.

"Karena pada akhirnya hakim yang tertinggi yang akan menghakimi kita semua adalah Allah SWT," terangnya.

Ustaz Adi Hidayat menyampaikan hal tersebut sebagai peringatan bagi orang zalim diambil dari penjelasan dalil Al-Quran melalui Surah Ali Imran ayat 133, Allah SW berfirman:

وَسَارِعُوْٓا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمٰوٰتُ وَالْاَرْضُۙ اُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِيْنَۙ

Artinya: "Bersegeralah menuju ampunan dari Tuhanmu dan surga (yang) luasnya (seperti) langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa." (QS. Ali Imran, 3:133)

Maka, Ustaz Adi Hidayat menyatakan orang yang telah mendapat kelapangan hatinya sebagai ciri-ciri bentuk permintaan maaf terhadap seseorang telah diterima oleh Allah SWT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Maka muncullah dalam diri kita kelapangan (hati). Tidak ada sekatan-sekatan terhadap keluarganya kecuali bisikan setan," tandas Ustaz Adi Hidayat.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Tersangka, Kubu Pelapor Dugaan Kasus Pemalsuan Minta Percepatan Gelar Perkara Khusus

Jadi Tersangka, Kubu Pelapor Dugaan Kasus Pemalsuan Minta Percepatan Gelar Perkara Khusus

Polda Metro Jaya menetapkan status tersangka terhadap dua orang berinisial ICS dan SR terkait dugaan memberikan keterangan palsu kasus pemalsuan sertifikat tanah.
Libur Kenaikan Yesus Kristus, Wisatawan di Monas Membludak

Libur Kenaikan Yesus Kristus, Wisatawan di Monas Membludak

Libur nasional dalam rangka memperingati Kenaikan Yesus Kristus membuat masyarakat memanfaatkan waktunya untuk mengunjungi tempat-tempat wisata, salah satunya Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
SOKSI Gelar Rakernas-Rapimnas, Misbakhun Bawa pesan Khusus dari Partai Golkar

SOKSI Gelar Rakernas-Rapimnas, Misbakhun Bawa pesan Khusus dari Partai Golkar

Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) salah satu organisasi pendiri Partai Golkar menggelar Rakernas dan Rapimnas di Kota Bandung, Jawa Barat pada Jumat (15/5/2026).
Tiga Faktor Utama Penentu Keselamatan, Industri Penerbangan Modern Gunakan Sistem Keselamatan Berlapis

Tiga Faktor Utama Penentu Keselamatan, Industri Penerbangan Modern Gunakan Sistem Keselamatan Berlapis

Industri penerbangan modern bekerja dengan sistem keselamatan berlapis. Pesawat tidak hanya diperiksa sebelum terbang, tetapi juga terus dipantau sepanjang masa operasionalnya.
Libur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang MenurunLibur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang Menurun

Libur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang MenurunLibur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang Menurun

Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, mencatat terjadi penurunan jumlah penumpang keberangkatan dan kedatangan pada periode libur panjang dalam rangka Kenaikan Yesus Kristus pada pekan ini.

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

John Herdman cukup percaya diri menyebut Timnas Indonesia sebagai tim yang akan ditakuti oleh Jepang dan Qatar, sesama kontestan di grup F Piala Asia 2027.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Libur Kenaikan Yesus Kristus, Wisatawan di Monas Membludak

Libur Kenaikan Yesus Kristus, Wisatawan di Monas Membludak

Libur nasional dalam rangka memperingati Kenaikan Yesus Kristus membuat masyarakat memanfaatkan waktunya untuk mengunjungi tempat-tempat wisata, salah satunya Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat.
Tiga Faktor Utama Penentu Keselamatan, Industri Penerbangan Modern Gunakan Sistem Keselamatan Berlapis

Tiga Faktor Utama Penentu Keselamatan, Industri Penerbangan Modern Gunakan Sistem Keselamatan Berlapis

Industri penerbangan modern bekerja dengan sistem keselamatan berlapis. Pesawat tidak hanya diperiksa sebelum terbang, tetapi juga terus dipantau sepanjang masa operasionalnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT