Mulai Sekarang Amalkan Shalat Nabi Daud, Sunnah Malam Sangat Disukai Allah SWT, Buya Yahya Bagikan Cara Atur Waktu...
- Kolase tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV & Tim tvOnenews
tvOnenews.com - Shalat Nabi Daud menjadi amalan ibadah sunnah malam paling dicintai oleh Allah SWT.
Shalat Nabi Daud tidak kalah saing dengan sunnah malam lainnya karena membantu seorang Muslim senantiasa berzikir kepada Allah SWT.
Hal ini mengingat shalat Nabi Daud menjadi waktu mustajab untuk selalu berzikir kepada Allah SWT.
Buya Yahya merincikan agar seorang Muslim mempunyai waktu kebiasaan untuk mengerjakan shalat Nabi Daud.
Lantas, bagaimana cara mengatur waktu agar seseorang terbiasa shalat Nabi Daud sebagai ibadah disukai oleh Allah SWT?
Seperti apa Buya Yahya menerangkan shalat Nabi Daud bisa selalu diamalkan umat Muslim? Mari simak penjelasannya di sini!
Dikutip tvOnenews.com dari channel YouTube Al-Bahjah TV, Selasa (6/8/2024), Buya Yahya menyatakan shalat sunnah malam terbaik adalah ibadah Nabi Daud.
Buya Yahya menjelaskan shalat Nabi Daud mempunyai tempat yang spesial bagi Allah SWT.
"Sebaik-baik shalat itu yang sebaik shalat itu apa? Paling dicintainya shalat Allah SWT senang shalat gayanya Nabi Daud. Paling bagus puasanya paling disenangi Allah SWT adalah puasa Nabi Daud," ujar Buya Yahya.
Hal ini berdasarkan hadits dari Abdullah bin Amr bin Al-Ash Radhiyallahu Anhu terkait shalat dan puasa Nabi Daud mendapat tempat terbaik oleh Allah SWT, Rasulullah SAW bersabda:
"Shalat yang paling dicintai Allah adalah shalat Daud. Dan puasa yang paling dicintai Allah adalah puasa Daud. Daud tidur separuh malam dan bangun pada sepertiganya, dan tidur lagi seperenamnya. Ia juga puasa sehari dan berbuka sehari." (HR. Bukhari)
Menurutnya, manajemen Nabi Daud untuk melaksanakan ibadah patut ditiru oleh umat Muslim.
Ia menuturkan cara pengaturan waktu ibadahnya sangat sempurna karena Nabi Daud selalu memilih tidur lebih awal dimulai setelah ibadah Isya.
Nabi Daud mempunyai kebiasaan tidur pada seperdua malam dan selalu terbangun di tengah malam tepatnya pada sepertiga malam.
"Caranya Nabi Daud itu tidur awal. Kemudian sepertiganya baru sepertiga akhir, tidur sore, sore bukan habis Maghrib, tidur maksudnya habis Isya paling tidak," tuturnya.
Load more