News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Program Moderasi Beragama Indonesia Diapresiasi Dunia, Kemenag Sebut Berasaskan Pancasila untuk Hidup Bersama

Program Moderasi Beragama di Indonesia mendapatkan apresiasi positif dari berbagai pihak. Sebab dinilai berhasil menjaga persatuan bangsa di tengah keragaman...
Selasa, 6 Agustus 2024 - 20:23 WIB
Program Moderasi Beragama Indonesia Diapresiasi Dunia, Kemenag Sebut Berasaskan Pancasila untuk Hidup Bersama
Sumber :
  • dok.Kementerian Agama

Jakarta, tvOnenews.com--- Program Moderasi Beragama di Indonesia mendapatkan apresiasi positif dari berbagai pihak. 

Sebab dinilai berhasil menjaga persatuan bangsa di tengah keragaman agama dan keyakinan penduduknya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut disampaikan Kepala Balitbang Diklat Kemenag Prof Suyitno didepan para Tokoh undangan terhormat dalam gelaran Indonesia-Ethiopia Interfaith Dialogue yang berlangsung di Hawassa, Ethiopia, Senin (5/8/2024).

 

Delegasi Indonesia yang hadir dalam kegiatan bertema “Diplomacy of Religious Moderation to Build Interfaith Dialogue” adalah Kepala Balitbang Diklat Kemenag Prof Suyitno, Dubes RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika Al Busyra Basnur, Kepala Biro Kepegawaian Kemenag Wawan Junaidi, Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof Rosihon Anwar, Rektor IAKN Manado Dr Olivia Cherly Wuwungan, Rektor UHN Sugriwa Bali Prof I Gusti Ngurah Sudiana Kepala STAKN Pontianak Dr Sunarso, dan Kepala STABN Raden Wijaya Wonogiri Dr Sulaiman Girivirya. 

 

Prof Suyitno mengungkapkan indonesia negara besar dengan agama dan kepercayaan yang sangat beragam. Namun perbedaan tidak menjadi alasan untuk saling memusuhi satu dengan yang lain, karena berasaskan Pancasila. 

“Untuk bisa menyatukan itu Indonesia memiliki lima prinsip untuk hidup harmoni dan menjadi dasar negara yaitu Pancasila. Indonesia juga memiliki semboyan bangsa, yakni Bhinneka Tunggal Ika bermakna Bersatu Dalam Perbedaan, ini bisa jadi model dalam merajut persatuan bagi dunia termasuk di Ethiopia,” kata Prof Suyitno, Selasa (6/8/2024).

Lebih lanjut, Prof Suyitno katakan Ethiopia sebagai negara besar dengan penduduk beragam juga memiliki dasar-dasar yang disepakati. 

 

Agar terwujud hidup damai dan harmoni, konsensus bersama tersebut harus dijunjung tinggi, dengan mengedepankan sikap saling memahami dan menghormati di antara pemeluk agama.  

“Maka kuncinya adalah dialog, dialog, dan dialog. Dialog menjadi penting karena menempatkan posisi yang sama, bisa saling mendengar, memahami dan bertoleransi. Esensi beragama adalah bagaimana untuk melindungi kemanusiaan, menebarkan toleransi dan kehidupan yang harmoni,” jelasnya.

 

Sehubungan dengan ini, Commisioner Ethiopian National Dialogue Commision (ENDC) Dr Ambaye Agato menyambut baik adanya dialog antarpemeluk agama yang melibatkan tokoh-tokoh dari dua negara ini. 

Ia menilai Ethiopia juga memiliki masalah kompleks yang dipicu soal politik, agama, budaya maupun ekonomi. Untuk mewujudkan kehidupan di Ethiopia yang kian harmonis, dalam dua tahun terakhir ENDC aktif melakukan studi banding dan dialog ke berbagai negara seperti Eropa. 

 

“Dialog ini menjadi penting karena kita bisa saling mengetahui seperti yang dilakukan Indonesia dan merumuskan penyelesaian konflik yang berbasis data dan riset. Untuk itu seharusnya dialog harus menghadirkan solusi yang lebih nyata bagi keharmonisan kehidupan beragama, termasuk di Ethiopia,” terang dosen Departemen Sosiologi dan Antropologi Sosial Universitas Addis Ababa itu. (Klw). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Waallahualam 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap Dugaan Penyebab Kebakaran Stasiun Gambir, Kerugian Capai Rp200 Juta

Terungkap Dugaan Penyebab Kebakaran Stasiun Gambir, Kerugian Capai Rp200 Juta

Insiden kebakaran sempat melanda Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, pada Sabtu (7/11) malam. 
Hasil Super League 2026-2027: PSS Masih di Zona Merah usai Ditahan Imbang Bhayangkara FC 1-1

Hasil Super League 2026-2027: PSS Masih di Zona Merah usai Ditahan Imbang Bhayangkara FC 1-1

Harapan PSS Sleman menjauh dari zona degradasi kembali tertunda setelah gagal memaksimalkan laga kandang usai ditahan imbang Bhayangkara FC di Super League.
Viral Pemotor Hajar Pria Berjaket Ojol hingga Terkapar di Kelapa Gading, Polisi Ungkap Kronologi Sebenarnya

Viral Pemotor Hajar Pria Berjaket Ojol hingga Terkapar di Kelapa Gading, Polisi Ungkap Kronologi Sebenarnya

Video yang memperlihatkan seorang pria mengenakan jaket ojol menjadi korban pemukulan oleh pengendara motor di kawasan Kelapa Gading viral di media sosial.
Hasil Super League 2026-2027: Irfan Jaya Nyekor Lagi, Bali United Pesta Gol 3-0 Lawan Persik dan Pepet Persija di Puncak

Hasil Super League 2026-2027: Irfan Jaya Nyekor Lagi, Bali United Pesta Gol 3-0 Lawan Persik dan Pepet Persija di Puncak

Bali United meraih kemenangan meyakinkan saat menjamu Persik Kediri pada pekan kesembilan Super League 2026-2027. Irfan Jaya jadi bintang usai cetak satu gol.
Usai 13 Hari Dirawat, Cucu yang Dibakar Neneknya di Depok Meninggal Dunia

Usai 13 Hari Dirawat, Cucu yang Dibakar Neneknya di Depok Meninggal Dunia

Pemuda berinisial LAA (17) yang dibakar neneknya berinisial M (64) di kawasan Bojongsari, Depok, pada Senin (26/10), telah meninggal dunia.
Kompetisi Memasak Pertamina BGCC 2026 Tuntaskan Babak Final, Angkat Tema Kuliner Nusantara

Kompetisi Memasak Pertamina BGCC 2026 Tuntaskan Babak Final, Angkat Tema Kuliner Nusantara

Ajang kompetisi memasak Bright Gas Cooking Competition (BGCC) 2026 telah mencapai babak puncak pada Sabtu (7/11). 

Trending

Hendak Nonton Persib ke Semarang, Mobil Rombongan Bobotoh Kecelakaan di Tol Tegal Satu Orang Meninggal Dunia

Hendak Nonton Persib ke Semarang, Mobil Rombongan Bobotoh Kecelakaan di Tol Tegal Satu Orang Meninggal Dunia

Kabar duka menyelimuti para pendukung Persib Bandung. Mobil yang membawa rombongan Bobotoh kecelakaan di KM 282 Jalur A Tol Tegal, Jawa Tengah, Minggu (8/11).
Menteri Bahlil Lahadalia Geram Dicatut Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3x24 Jam Penyebar Fitnah

Menteri Bahlil Lahadalia Geram Dicatut Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3x24 Jam Penyebar Fitnah

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, secara tegas dan terbuka membantah keras segala tuduhan miring yang mengaitkan nama
Kabar Duka, Yuliana Winata Ibunda Tomy Winata Owner Hotel Borobudur Jakarta Meninggal Dunia

Kabar Duka, Yuliana Winata Ibunda Tomy Winata Owner Hotel Borobudur Jakarta Meninggal Dunia

Kabar duka, Yuliana Winata ibunda dari Tomy Winata founder Artha Graha Peduli sekaligus owner Hotel Borobudur Jakarta, meninggal dunia.
Viral Nenek di Bogor Diarak Warga setelah Diduga Curi Mie Instan hingga Minyak Goreng Demi Kebutuhan Hidup

Viral Nenek di Bogor Diarak Warga setelah Diduga Curi Mie Instan hingga Minyak Goreng Demi Kebutuhan Hidup

Seorang nenek diarak warga akibat diduga menggasak sejumlah sembako demi kebutuhan hidup di Pasar Sabtu, Pamijahan, Kabupaten Bogor, viral di media sosial.
Media Inggris Soroti Messi yang Tak Beri Ucapan atas Pensiunnya Cristiano Ronaldo dari Timnas Portugal

Media Inggris Soroti Messi yang Tak Beri Ucapan atas Pensiunnya Cristiano Ronaldo dari Timnas Portugal

Cristiano Ronaldo mengakhiri kiprahnya bersama tim nasional Portugal mendapat banyak ucapan dari dunia sepak bola. Namun, absennya respons La Pulga Lionel Messi
Partai Gelora Dorong Parliamentary Threshold 0 Persen dan Penyederhanaan Administrasi Pemilu 2029

Partai Gelora Dorong Parliamentary Threshold 0 Persen dan Penyederhanaan Administrasi Pemilu 2029

Wacana penghapusan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold kembali menjadi perhatian menjelang Pemilu 2029.
Bung Ropan Ungkap Keunggulan Balsa Sekulic Dibanding Ramon Tanque di Persib Bandung

Bung Ropan Ungkap Keunggulan Balsa Sekulic Dibanding Ramon Tanque di Persib Bandung

Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan atau Bung Ropan, mengungkapkan keunggulan Balsa Sekulic dibandingkan Ramon Tanque saat perkuat Persib Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT