GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nikita Mirzani Keluarkan Lolly dari KK, Bagaimana Pandangan Islam? Buya Yahya Ingatkan Anak Seharusnya Berusaha dan Ada Hikmah Bisa Dipetik

Nikita Mirzani mengaku sudah membebaskan Lolly, yang tidak mau diatur lagi, sesuai dengan permintaannya. Tapi untuk memaafkan, hatinya belum terketuk untuk ..
Jumat, 9 Agustus 2024 - 05:30 WIB
Berkaca dari Kasus Nikita Mirzani yang Keluarkan Lolly dari KK, Bagaimana Pandangan Islam? Buya Yahya Ingatkan Anak Seharusnya Berusaha dan Ada Hikmah Bisa Dipetik
Sumber :
  • dok.tangkapan layar medsos X/instagram

Jakarta, tvOnenews.com-- Nama artis Nikita Mirzani tengah ramai diperbincangkan karena ikut menyoroti kasus Pegi Setiawan beberapa waktu terakhir.  

Hal ini pun jadi mengingatkan pada kasusnya dengan sang ajak Lolly. Yang diketahui hingga saat ini masih belum berbaikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nikita Mirzani mengaku sudah membebaskan Lolly, yang tidak mau diatur lagi olehnya sesuai dengan permintaannya. Tapi untuk memaafkan, hatinya belum terketuk sama sekali.
 
"Sekarang sudah selesai, karena dia juga sudah besar, sudah bisa menentukan hidupnya sendiri lah," jelasnya dalam YouTube Fadi Iskandar beberapa waktu lalu.

Meski demikian, Nikita Mirzani masih mendoakan Laura Meizani alias Lolly dalam setiap selesai shalat.

Nikita sadar sebagai ibu tetap ingin, anaknya itu merasakan kebahagiaan seperti apa yang diharapkan.

Namun untuk memaafkan sang anak, Nikita Mirzani mengaku belum siap.

Lantaran sudah terlanjur sakit hati. Hal ini ia akui sebagai sisi minus dari dirinya.

"Kalau di hati (rasa sakit) masih ada, tapi itu lah jeleknya gua. Gua susah memaafkan orang," ungkap Nikita Mirzani.  


"Karena bagaimana pun, gue tetap ibunya dia. Gua tetap berdoa di setiap doa, gue selipkan nama dia, supaya dia selalu dilindungi Tuhan, semua yang dilakukannya baik-baik saja," pesannya.

Bahkan keretakan hubungan Nikita Mirzani  dengan sang anak pun semakin meruncing, yang mana Niki mengaku sudah menghapus nama Lolly dari daftar Kartu Keluarga (KK).

Hal ini pun sempat ditanggapi sang anak. "Kayak keset gue di depan kalian apalagi sama ibu gue sendiri. Bersyukur banget gue dikeluarin dari KK, seneng malah gue woi! Gue bisa keluar dari keluarga toxic," tulis Lolly di Instagram story, dikutip Senin 27 November 2023, mengutip  dari viva.co.id.


Pandangan Islam soal Orang Tua Belum Bisa Memaafkan Anak Berbuat Salah.


Dalam ceramah Buya Yahya, ia menjelaskan kalau anak yang pernah berbuat salah sudah seharusnya berusaha untuk minta maaf kepada orang tua.

Apabila dikaitkan dengan kasus Nikita Mirzani dan Lolly, maka sebagai anak tentunya Lolly harus berusaha keras atau bersungguh-sungguh menunjukkan maaf.


"Bukan sekedar minta maaf tapi ada satu cara juga dengan pengabdian, sopan santun itu juga (perlu). Bukan minta maaf tapi ambil duitnya, terus minta maaf tapi anak bohong,dan semacamnya," kata Buya dalam YouTubenya Buya Yahya, dikutip Jumat (8/8/2024).


"Yang menjadi masalah kalau minta maafnya ya setengah-setengah itu nggak bisa, minta maaf tapi perilaku masih kurang ajar ya nggak bisa. Minta maaf bukan sekedar dengan lisan tapi juga perilakunya, karena banyak orang tua bisa jadi tidak memaafkan karena lisan saja tapi perilaku belum," jelasnya.


Di sisi lain, mengutip ceramah dari Ustazah Liza Azizah di religiOne soal 'Mantan Istri Ada tapi Mantan Ibu Tidak Ada', disampaikan kalau ada orang tua seperti ibu merasa biasa saja jika anak jauh dinilai tak wajar.


Menurutnya, sebaiknya orang tua atau Ibu ataupun Ayah juga berusaha keras, agar tetap bisa merawat dan bertanggungjawab ke anaknya.

Hal ini ia menjawab dari pertanyaan dari jamaah yang bertanya soal anak di luar nikah tapi hubungan dengan ibunya merenggang bahkan dipanggil tante.

"Tidak diperkenankan, sekalipun  anak itu akad (nanti) tetap nazabnya (garis keturunan) kepada  orang  tua aslinya, bukan kepada orang tua sambungnya. Tetap pada orang  tuanya yang melahirkan, jadi awali pernikahan dengan kejujuran tanpa kebohongan ya," kata Ustazah Liza.

"Sebagai orang tua juga jangan cuek saja dengan kalau anak menjauh, karena Allah swt maha tahu jangan sampai mencabut  imannya. Naudzubillah," sambungnya.


Sekalipun penjelasan Ustazah beda kasus, tetapi inti dari pembahasannya ialah sebagai orang tua tetap berusaha bertanggung jawab dan menjaga hubungan dengan anaknya.

Sebagaimana,  keutamaan merawat dan menjaga Anak sesuai dengan firman-Nya, sebagai berikut:

قَالَ يٰنُوْحُ اِنَّهٗ لَيْسَ مِنْ اَهْلِكَۚ اِنَّهٗ عَمَلٌ غَيْرُ صَالِحٍ فَلَا تَسْـَٔلْنِ مَا لَيْسَ لَكَ بِهٖ عِلْمٌۗ اِنِّيْٓ اَعِظُكَ اَنْ تَكُوْنَ مِنَ الْجٰهِلِيْنَ

(Q.S Hud 46)

 

فَخَلَفَ مِنْۢ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ اَضَاعُوا الصَّلٰوةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوٰتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّاۙ

(Q.S Maryam 58)


"Jangan berharap kebaikan dari anak-anakmu, bila tidak mendidik mereka menjadi anak-anak yang sholeh. (QS. Hud ayat 46, Maryam ayat 59). Melansir dari laman Kementerian Agama dikatakan, mendidik anak adalah kewajiban yang dibebankan kepada orang tua dengan hasil mutlak dalam ketentuan Allah. (Klw).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semoga dari kisah Nikita Mirzani dan penjelasan Ustaz di atas, menambah pengetahuan dan mendapatkan pesan moral terkait peran anak dan orang tua.


Waallahualam

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngadu Beasiswa Tak Kunjung Cair ke Dedi Mulyadi, Mahasiswa Uninus Ini Malah Dibiayai Kuliah sampai Lulus

Ngadu Beasiswa Tak Kunjung Cair ke Dedi Mulyadi, Mahasiswa Uninus Ini Malah Dibiayai Kuliah sampai Lulus

Aksi penertiban bangunan liar yang dipimpin Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di Kota Bandung mendadak berubah haru setelah seorang mahasiswa menyampaikan curhatan.
Effendi Simbolon Anggarkan Rp10 M Benahi Kampus UHN: Kami Ingin Kampus Ini Jadi Persemaian Tunas-tunas Harapan Bangsa

Effendi Simbolon Anggarkan Rp10 M Benahi Kampus UHN: Kami Ingin Kampus Ini Jadi Persemaian Tunas-tunas Harapan Bangsa

Ketua Umum Pengurus Yayasan UHN, Dr. Effendi Muara Sakti Simbolon, menegaskan yayasan berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan sarana prasarana kampus.
Kapolri Lapor Pembangunan SPPG Polri ke Presiden: 33 Dibangun di Wilayah 3 T dan 47 Pakai Energi Terbarukan

Kapolri Lapor Pembangunan SPPG Polri ke Presiden: 33 Dibangun di Wilayah 3 T dan 47 Pakai Energi Terbarukan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polri yang tersebar di seluruh Indonesia di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
Resmi! Teja Paku Alam Masuk Pertimbangan John Herdman untuk Dipanggil ke Timnas Indonesia setelah Tampil Impresif di Persib

Resmi! Teja Paku Alam Masuk Pertimbangan John Herdman untuk Dipanggil ke Timnas Indonesia setelah Tampil Impresif di Persib

Teja Paku Alam resmi masuk pertimbangan John Herdman ke Timnas Indonesia setelah tampil impresif bersama Persib Bandung dengan catatan clean sheet terbanyak.
FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group bersama Pelindo Multi Terminal kembali melanjutkan program pemberdayaan masyarakat yang kini memasuki tahap kedua di Surabaya.
LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

Kenaikan harga gas elpiji nonsubsidi yang terjadi belakangan ini memantik respons dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Pria yang akrab disapa KDM ini menilai

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT