Berkaca dari Betrand Peto Diberi ASI oleh Sarwendah, Apa Kata Islam? Buya Yahya Tegaskan Hukumnya sampai 2 Tahun yang..
- dok.kolase tvOne /Instagram
Jakarta, tvOnenews.com-- Artis Indonesia, Sarwendah masih sorotan karena pengakuannya belum lama ini soal ASI (air susu ibu), dan bahasa cinta atau sayang anak angkatnya ke dia.Ā
Hal ini pun sudah dijelaskan Sarwendah soal pemberian ASI kepada anak angkatnya, Betrand Peto yang usianya tak lagi bayi tapi remaja sekitar 19 tahunan.Ā
Sarwendah menjelaskan kalau Betrand atau Onyo minta ASI karena diminta langsung oleh sang anak.
"Pada saat aku nyusuin Thania, kakak (Betrand Peto) bilang 'Seneng ya Thania bisa disusuin sama bundanya'," ucap Sarwendah dikutip dari YouTube Melaney Ricardo beberapa waktu lalu.
"Aku spontan tanya 'Kan kakak juga?'," tanya Sarwendah kepada Betrand.
"Nggak aku, kakak dari umur 8 bulan minumnya langsung teh," tutur Sarwendah menirukan jawaban dari BetrandĀ
"Akhirnya pada saat makan, kakak bilang 'Bunda kakak mau minum ASI-nya bunda dong. Dia yang minta sendiri, jadi bukan aku yang 'Kakak harus minum ASI aku ya'," ungkap Sarwendah.
Ā
Hal inilah yang menuai pro-kontra di tengah masyarakat, terutama bagi warganet (netizen) di media sosial (Medsos), apakah boleh suami ikut minum ASI?.Ā
Berikut soal ASI masuk dalam pandangan Islam. Dalam penjelasan Pendakwah Indonesia, Buya Yahya batas usia anak minum ASI hanya sampai 2 tahun.
Kata Buya Yahya ini bukan aturan manusia, tapi anjuran agama Islam yang sudah ditulis dalam Al Qur'an.
"Menyusui itu batasnya hanya usia 2 tahun, itu hak anak. Artinya kalau ingin menyempurnakan masa persusuannya sampai umur 2 tahun," ujar Buya dalam YouTubenya Al-Bahjah tv.
Sebab dalam Islam batas usia pemberian ASI, sebagaimana disampaikan oleh Allah SWT dalam firman-Nya sebagai berikut:
Ū ŁŁŲ§ŁŁŁŁ°ŁŁŲÆŁ°ŲŖŁ ŁŁŲ±ŁŲ¶ŁŲ¹ŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŲ§ŲÆŁŁŁŁŁŁ ŲŁŁŁŁŁŁŁŁŁ ŁŁŲ§Ł ŁŁŁŁŁŁŁ ŁŁŁ ŁŁŁ Ų§ŁŲ±ŁŲ§ŲÆŁ Ų§ŁŁŁ ŁŁŁŲŖŁŁ ŁŁ Ų§ŁŲ±ŁŁŲ¶ŁŲ§Ų¹ŁŲ©Ł Ū ŁŁŲ¹ŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁ ŁŁŁŁŁŁŁŲÆŁ ŁŁŁŁ Ų±ŁŲ²ŁŁŁŁŁŁŁŁ ŁŁŁŁŲ³ŁŁŁŲŖŁŁŁŁŁŁ ŲØŁŲ§ŁŁŁ ŁŲ¹ŁŲ±ŁŁŁŁŁŪ ŁŁŲ§ ŲŖŁŁŁŁŁŁŁŁ ŁŁŁŁŲ³Ł Ų§ŁŁŁŁŲ§ ŁŁŲ³ŁŲ¹ŁŁŁŲ§ Ū ŁŁŲ§ ŲŖŁŲ¶ŁŲ§Ū¤Ų±ŁŁ ŁŁŲ§ŁŁŲÆŁŲ©Ł Ū¢ŲØŁŁŁŁŁŲÆŁŁŁŲ§ ŁŁŁŁŲ§ Ł ŁŁŁŁŁŁŁŲÆŁ ŁŁŁŁŁ ŲØŁŁŁŁŁŲÆŁŁŁ ŁŁŲ¹ŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŲ§Ų±ŁŲ«Ł Ł ŁŲ«ŁŁŁ Ų°Ł°ŁŁŁŁ Ū ŁŁŲ§ŁŁŁ Ų§ŁŲ±ŁŲ§ŲÆŁŲ§ ŁŁŲµŁŲ§ŁŁŲ§ Ų¹ŁŁŁ ŲŖŁŲ±ŁŲ§Ų¶Ł Ł ŁŁŁŁŁŁŁ ŁŲ§ ŁŁŲŖŁŲ“ŁŲ§ŁŁŲ±Ł ŁŁŁŁŲ§ Ų¬ŁŁŁŲ§ŲŁ Ų¹ŁŁŁŁŁŁŁŁ ŁŲ§ ŪŁŁŲ§ŁŁŁ Ų§ŁŲ±ŁŲÆŁŲŖŁŁŁ Ł Ų§ŁŁŁ ŲŖŁŲ³ŁŲŖŁŲ±ŁŲ¶ŁŲ¹ŁŁŁŁŲ§ Ų§ŁŁŁŁŁŲ§ŲÆŁŁŁŁ Ł ŁŁŁŁŲ§ Ų¬ŁŁŁŲ§ŲŁ Ų¹ŁŁŁŁŁŁŁŁ Ł Ų§ŁŲ°ŁŲ§ Ų³ŁŁŁŁŁ ŁŲŖŁŁ Ł Ł ŁŁŲ§Ł Ų§Ł°ŲŖŁŁŁŲŖŁŁ Ł ŲØŁŲ§ŁŁŁ ŁŲ¹ŁŲ±ŁŁŁŁŁŪ ŁŁŲ§ŲŖŁŁŁŁŁŲ§ Ų§ŁŁŁŁ°ŁŁ ŁŁŲ§Ų¹ŁŁŁŁ ŁŁŁŁŲ§ Ų§ŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁ°ŁŁ ŲØŁŁ ŁŲ§ ŲŖŁŲ¹ŁŁ ŁŁŁŁŁŁŁ ŲØŁŲµŁŁŁŲ±Ł
Load more