News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Walau Hamster Lucu dan Menggemaskan, Tolong Mulai Sekarang Tak Perlu Lagi Pelihara Hewan Mungil itu, Buya Yahya Bilang...

Buya Yahya menjelaskan bahwa hamster termasuk dalam kategori tikus, dan oleh karena itu, ia masuk ke dalam bab memelihara tikus. Dalam Islam, hewan tikus itu boleh dibunuh
Kamis, 15 Agustus 2024 - 15:05 WIB
Walau Hamster Lucu dan Menggemaskan, Tolong Mulai Sekarang Tak Perlu Lagi Pelihara Hewan Mungil itu, Buya Yahya Bilang...
Sumber :
  • YouTube Buya Yahya / istockphoto

tvOnenews.com - Bagi sebagian orang, hobi memelihara hewan bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan dan membawa kebahagiaan.Ā 

Namun, dalam ajaran Islam, tidak semua hewan diperbolehkan untuk dipelihara. Ada beberapa jenis hewan yang meskipun terlihat lucu dan menggemaskan, justru hukumnya dilarang dalam agama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu contohnya adalah hamster. Meski hewan kecil ini sering kali dipelihara di rumah karena penampilannya yang menarik, ternyata ada hukum Islam yang tidak mengizinkan pemeliharaan hewan ini.Ā 

Apakah hamster tidak boleh dipelihara di rumah dalam aturan hukum Islam? Lantas jika benar, apa yang menjadi alasan di balik larangan tersebut? Berikut penjelasan dari Buya Yahya.

Dalam sebuah ceramah yang diunggah di kanal YouTube Al-Bahjah TV pada 16/9/18, Buya Yahya menjawab pertanyaan dari seorang jamaah mengenai hukum memelihara hamster.Ā 

"Apa hukum memelihara hamster?" tanya jamaah tersebut. Buya Yahya kemudian memberikan penjelasan mendalam tentang hukum memelihara hewan tersebut dalam Islam.

Hamster adalah hewan pengerat yang bisa ditemukan di berbagai negara dan sering dipelihara karena penampilannya yang lucu dan menggemaskan, terutama saat makan atau bermain.Ā 

Banyak orang yang menyediakan berbagai mainan dalam kandang hamster untuk menambah kesenangan melihat tingkah laku hewan tersebut.Ā 

Meskipun demikian, ada aspek lain yang perlu dipertimbangkan dalam perspektif Islam.

Buya Yahya menjelaskan bahwa hamster termasuk dalam kategori tikus, dan oleh karena itu, ia masuk ke dalam bab memelihara tikus.Ā 

Sebelum melanjutkan, Buya Yahya merujuk pada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Rasulullah SAW, yang menyebutkan ada lima jenis binatang yang boleh dibunuh, bahkan disarankan untuk dibunuh jika membahayakan.

ā€œNabi Muhammad SAW menyebutkan lima golongan binatang yang boleh dibunuh,ā€ ujar Buya Yahya.Ā 

Lima hewan tersebut adalah burung gagak, kalajengking, burung elang, tikus, dan anjing yang membahayakan.Ā 

Dalam sebuah riwayat hadist Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

Ų®ŁŽŁ…Ł’Ų³ŁŒ ŁŁŽŁˆŁŽŲ§Ų³ŁŁ‚Ł ŁŠŁŁ‚Ł’ŲŖŁŽŁ„Ł’Ł†ŁŽ فِي الْحِلِّ ŁˆŁŽŲ§Ł„Ł’Ų­ŁŽŲ±ŁŽŁ…Ł: Ų§Ł„Ł’Ų­ŁŽŁŠŁ‘ŁŽŲ©ŁŲŒ ŁˆŁŽŲ§Ł„Ł’ŲŗŁŲ±ŁŽŲ§ŲØŁ Ų§Ł„Ł’Ų£ŁŽŲØŁ’Ł‚ŁŽŲ¹ŁŲŒ ŁˆŁŽŲ§Ł„Ł’ŁŁŽŲ£Ł’Ų±ŁŽŲ©ŁŲŒ ŁˆŁŽŲ§Ł„Ł’ŁƒŁŽŁ„Ł’ŲØŁ Ų§Ł„Ł’Ų¹ŁŽŁ‚ŁŁˆŲ±ŁŲŒ ŁˆŁŽŲ§Ł„Ł’Ų­ŁŲÆŁŽŁŠŁ‘ŁŽŲ§

Artinya: "Ada lima hewan yang boleh dibunuh, baik di tanah halal maupun di tanah haram: ular, burung gagak belang, tikus, anjing galak, dan burung elang." (HR. Muslim).

Hadits ini menunjukkan bahwa hewan-hewan tersebut memiliki potensi membahayakan, sehingga tidak dilarang untuk dibunuh.Ā 

Dalam konteks ini, tikus termasuk dalam kategori yang boleh dibunuh karena dapat menjadi sumber penyakit dan merusak.

Buya Yahya menegaskan bahwa jika suatu hewan dianggap membahayakan, maka sebaiknya tidak dipelihara.Ā 

Ilustrasi Hamster, termasuk hewan yang sebaiknya tidak dipelihara menurut aturan Islam. Sumber: istockphotoIlustrasi Hamster, termasuk hewan yang sebaiknya tidak dipelihara menurut aturan Islam. Sumber: istockphoto

"Kalau membahayakan harus dibunuh, ya jangan dipelihara," kata Buya Yahya. Hal ini sejalan dengan pandangan ulama yang menyatakan bahwa hewan-hewan yang diizinkan untuk dibunuh sebaiknya tidak dijadikan peliharaan karena potensi bahayanya.

Dalam pandangan Buya Yahya, memelihara hewan seperti hamster atau tikus tidak memiliki manfaat yang jelas dan bisa dianggap sebagai tindakan sia-sia.

"Tidak ada gunanya, untuk apa memelihara hewan seperti itu?" ujarnya. Ia juga menyebutkan bahwa memelihara hewan-hewan seperti kalajengking, yang juga berpotensi membahayakan, adalah tindakan yang tidak bermanfaat.

Para ulama juga menyarankan untuk menghindari memelihara hewan yang masuk dalam kategori tersebut.Ā 

Sebagian besar ulama berpendapat bahwa jika suatu hewan diperbolehkan untuk dibunuh, itu berarti hewan tersebut memiliki potensi bahaya dan oleh karenanya, haram untuk dipelihara.Ā 

Sebagai alternatif, Buya Yahya menyarankan untuk memelihara hewan yang bermanfaat, seperti ayam atau kambing, yang tidak hanya aman, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan spiritual, seperti berkurban.

"Lebih baik memelihara hewan yang bermanfaat seperti ayam yang bisa beranak-pinak atau kambing yang bisa dijadikan hewan kurban," jelasnya.

Buya Yahya menegaskan bahwa memelihara hamster atau tikus putih dan sejenisnya bukanlah sesuatu yang dianjurkan dalam Islam.Ā 

"Melihara bagaimana? Tidak dianjurkan, bukan sesuatu yang baik, rugi, sia-sia, mubadzir duit," pungkasnya.

Dalam kesimpulannya, hukum memelihara hamster atau hewan sejenisnya dalam Islam dianggap tidak dianjurkan.Ā 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para ulama menyarankan agar umat Islam lebih berhati-hati dalam memilih hewan peliharaan, memastikan bahwa hewan tersebut tidak hanya aman tetapi juga memberikan manfaat yang jelas bagi pemiliknya.Ā 

Sebaiknya, pilihlah hewan yang memberikan nilai tambah, baik dari segi ekonomi maupun spiritual, sehingga hobi memelihara hewan dapat menjadi berkah, bukan malah mendatangkan kerugian. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Emas Antam Hari Ini 9 April 2026 Turun Lagi Rp50.000, Kini Sentuh Angka Rp2.850.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 9 April 2026 Turun Lagi Rp50.000, Kini Sentuh Angka Rp2.850.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 9 April 2026 terpantau turun lagi.Ā Dari laman Logam Mulia terpantau harga emas hari ini turun Rp50.000.
Purbaya Akui Kecolongan, Langsung Setop Anggaran Pengadaan Motor Listrik untuk Kepala Dapur MBG

Purbaya Akui Kecolongan, Langsung Setop Anggaran Pengadaan Motor Listrik untuk Kepala Dapur MBG

Ia menambahkan, pihaknya baru mengetahui secara detail pengadaan tersebut setelah anggaran berjalan.Ā 
Jelang Duel Kontra Timnas Futsal Indonesia di Semifinal Piala AFF 2026, Pelatih Vietnam Diliputi Kepercayaan Diri

Jelang Duel Kontra Timnas Futsal Indonesia di Semifinal Piala AFF 2026, Pelatih Vietnam Diliputi Kepercayaan Diri

Pelatih Futsal Vietnam, Diego Giustozzi, mengirim sinyal ancaman serius jelang bentrok kontra Timnas Futsal Indonesia di babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Prabowo Kunci Disiplin Fiskal, Utang Dijaga di Bawah 40 Persen dan Defisit Tak Boleh Lewat 3 Persen

Prabowo Kunci Disiplin Fiskal, Utang Dijaga di Bawah 40 Persen dan Defisit Tak Boleh Lewat 3 Persen

Menurutnya, Prabowo secara tegas menetapkan standar disiplin fiskal yang lebih ketat dari batas maksimal yang diatur undang-undang.
Link Live Streaming Kejuaraan Asia 2026 Hari Ini: Ada Alwi Farhan, 10 Wakil Indonesia Tampil di Babak Kedua

Link Live Streaming Kejuaraan Asia 2026 Hari Ini: Ada Alwi Farhan, 10 Wakil Indonesia Tampil di Babak Kedua

Link live streaming Kejuaraan Asia 2026 hari ini, di mana ada sebanyak 10 wakil Indonesia bakal unjuk gigi termasuk Alwi Farhan yang akan berjuang di babak kedua.
Teks Khutbah Jumat Pendek 9 April 2026: Tiga Titipan Allah SWT di Dunia yang sering Terlupakan

Teks Khutbah Jumat Pendek 9 April 2026: Tiga Titipan Allah SWT di Dunia yang sering Terlupakan

Berikut ini teks khutbah Jumat 9 April 2026 yang membahas 3 titipan all SWT di dunia

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT