GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teks Khutbah Jumat Singkat 16 Agustus 2024: Kemerdekaan Indonesia Tak hanya Kebebasan

Teks khutbah Jumat singkat ini untuk bahan khatib ceramah di pelaksanaan shalat Jumat, 16 Agustus 2024 dengan tema "Kemerdekaan Indonesia Tak hanya Kebebasan".
Kamis, 15 Agustus 2024 - 15:41 WIB
Ilustrasi Bendera Merah Putih berkibar menjadi tema teks khutbah Jumat singkat tentang Kemerdekaan Indonesia
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Kemerdekaan Indonesia menjadi tema untuk bahan teks khutbah Jumat pada pelaksanaan shalat Jumat, 16 Agustus 2024.

Teks khutbah Jumat mengambil tema tentang Kemerdekaan Indonesia ini bersifat singkat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Khatib shalat Jumat dapat menggunakan teks khutbah Jumat singkat ini untuk bahan ceramah sebelum melaksanakan shalat Jumat.

Alasan teks khutbah Jumat untuk 16 Agustus 2024 mengambil tema tentang Kemerdekaan Indonesia agar mengingat perjuangan para pendahulu yang merebut kebebasan dari para penjajah.

Para pendahulu termasuk pahlawan terus memperjuangkan agar Indonesia kembali mendapatkan Kemerdekaan secara hakiki dan hidup dengan damai.


Ilustrasi khatib berdoa setelah ceramah menyampaikan teks khutbah Jumat singkat. (Istimewa)

Hal ini mengingat Indonesia dijajah oleh kolonial Belanda selama ratusan tahun yang membuat perjuangan bangsa merebut kemerdekaan bukan sesuatu yang mudah.

Meski begitu, Kemerdekaan Indonesia tidak hanya sekadar mendapatkan kebebasan tetapi harus disertakan dengan rasa syukur.

Maka dari itu, tvOnenews.com akan membagikan teks khutbah Jumat singkat bertema "Kemerdekaan Indonesia Tak hanya Kebebasan" dari rekomendasi laman resmi Yayasan Amal Jariyah Indonesia.

Teks Khutbah Jumat Singkat Tema Kemerdekaan Indonesia Tak hanya Kebebasan

الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ وَفَّقَنَا لِلْأَعْمَالِ الْجَارِيَة, وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ والبَرَكَاتُ عَلَى خَيْرِ البَرِيَّة، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالذُّرِّيَّة

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأَ رْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

أَمَّا بَعْدُ

Sidang Jumat yang berbahagia

Marilah kita senantiasa menjaga rasa syukur atas rahmat dan karunia yang telah diberikan oleh Allah SWT sampai saat ini.

Hal ini mengingatkan kita masih bisa menghirup udara segara atas kehendak Allah SWT kepada hamba-Nya selama hidup di dunia.

Tak lupa, marilah kita juga tidak pernah lelah meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dengan cara taat kepada aturan-aturan dan petunjuk yang telah diberikan oleh-Nya.

Sehingga kita dapat meninggalkan dan terhindar dari segala kemaksiatan yang telah dilarang oleh Allah SWT serta terus mengucap sholawat dan salam kepada Baginda Nabi Muhammad SAW.

Khatib mohon izin kepada jemaah pada kesempatan khutbah Jumat hari ini ingin membawakan sejumlah hal yang harus diketahui bersama perihal Kemerdekaan Indonesia.

Menurut kami, Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia berhasil diraih melalui segala bentuk perjuangan yang luar bisa oleh para pendahulu kita.

Kemudian, khatib akan menyampaikan makna tentang kemerdekaan yang sesunggunya yang perlu kita dalami agar tetap menumbuhkan semangat dan semakin mencintai negara tercinta yakni Indonesia.

Kaum muslimin rahimakumullah

Kemerdekaan sangat berarti bagi kita mengingat perjuangan para pendahulu betul-betul sangat dahsyat dengan pengorbanan dan darah yang mengalir dari mereka.

Pengorbanan tersebut sampai menciptakan peperangan dan pertempuran yang tidak bisa dihindarkan di tanah tercinta kita.

Tak hanya itu, nenek moyang kita yang menjadi leluhur juga rela berjihad agar bisa menciptakan kedamaian di masa depan yang sedang kita alami saat ini.

Hal itu membutuhkan harta, darah, pikiran, waktu, tenaga, jiwa, raga dan segala hal yang dikorbankan meski mereka juga mengkhawatirkan kehidupan masing-masing.

Meski demikian, pengorbanan mereka dalam bentuk merebut kembali kemerdekaan sejak para biadab kolonial Belanda menjajah dan dikhianati oleh orang-orang yang mencoba membelot dari bangsa.

Itu semua berkat karunia dan keberkahan yang telah diberikan oleh Allah SWT membantu para leluhur untuk kembali mendapatkan arti "Kemerdekaan Indonesia".

Mungkin khatib mencoba berasumsi jika para leluhur tidak rela mati kala masa penjajahan maka kita masih belum bisa merasakan kenikmatan luar biasa.

Kita tidak bisa merasakan kehidupan yang nyaman dan aman di bawah bayang-bayang ancaman para biadab negara lain hingga pengkhianat bangsa itu sendiri.

Maka, khatib berpesan kita harus selalu menanamkan rasa syukur dan mengucapkan rasa terima kasih kepada para leluhur yang bersikeras melakukan perlawanan kepada para penjajah.

Kita berharap Allah SWT senantiasa membalas kebaikan para pendahulu yang sudah gigih untuk mempertahankan kemakmuran bangsa tercinta ini.

Hal itu berdasarkan hadits mengenai ucapan rasa terima kasih kepada manusia bentuk menunjukkan rasa syukur, Rasulullah SAW bersabda:

لاَ يَشْكُرُ اللَّهَ مَنْ لاَ يَشْكُرُ النَّاسَ

Artinya: "Tidak dikatakan bersyukur pada Allah siapa yang tidak pintar berterima kasih pada sesama manusia." (HR. Abu Daud & At Tirmidzi)

Meski begitu, khatib terus mengingatkan bahwa kemerdekaan tidak hanya sekadar kebebasan untuk melakukan apa pun.

Misalnya kita mempunyai kebebasan untuk mengikuti keinginan hawa nafsu, melakukan dosa hingga maksiat.

Hal itu menunjukkan kebebasan yang memiliki salah arti dan dapat menghancurkan hingga merusak arti kebebasan itu sendiri.

Kaum muslimin rahimakumullah

Khatib ingin menyampaikan bahwa makna kemerdekaan sesungguhnya, yakni saat diri kita bisa mengontrol untuk mengikuti aturan dari Allah SWT.

Menurut khatib, kenikmatan kemerdekaan telah didapatkan jika kita mau dikontrol segala aturan yang ditetapkan oleh Allah SWT.

Salah satunya kita hanya harus menyembah kepada Allah SWT dan menjauhi pemujaan terhadap hal selain Dia.

Syekh Utsaimin rahimahumullah berkata:

الْعُبُودِيَّةُ لِلَّهِ هِيَ حَقِيْقَةُ الْحُرِّيَّةِ، فَمَنْ لَمْ يَتَعَبَّدْ لَهُ، كَانَ عَابِدًا لِغَيْرِهِ

Artinya: "Menjadi hamba Allah, itulah kemerdekaan yang hakiki, karena siapapun yang tidak menghamba kepada Allah, dia pasti menghamba kepada yang selain-Nya." (Syarah Akidah Wasithiyyah, 365)

Maka, barang siapa yang menghalangi dan menghambat seorang hamba-Nya untuk beribadah kepada Allah SWT maka disebut sebagai penjajah terbesar yang sesungguhnya.

Para penjajah menghalangi seseorang beribadah harus dilawan agar mendapatkan kemerdekaan yang sesungguhnya.

Hal ini mengingat kita diciptakan oleh Allah SWT untuk selalu beribadah dan menyembah kepada-Nya.

tvonenews

Sidang Jumat yang berbahagia dan dirahmati oleh Allah SWT

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Demikian khatib menyampaikan khutbah Jumat pertama ini agar kita senantiasa mendapatkan kebebasan dalam Kemerdekaan Indonesia yang sesungguhnya melalui meningkatkan ibadah kepada Allah SWT.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِي وَاِيِّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَّلَ الله مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلاوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nekat Bawa Pelakor Pulang ke Rumah Istri Sah, Aksi Suami Ini Berujung Ricuh dan Viral di Medsos

Nekat Bawa Pelakor Pulang ke Rumah Istri Sah, Aksi Suami Ini Berujung Ricuh dan Viral di Medsos

Viral video suami diduga bawa pelakor ke rumah istri sah hingga berujung keributan. Sosok perempuan berbaju hijau jadi sorotan warganet.
Hari H Demo, Botok dan Masyarakat Pati Hadir Rapat Paripurna DPR

Hari H Demo, Botok dan Masyarakat Pati Hadir Rapat Paripurna DPR

DPR RI memberikan izin bagi Supriyono alias Botok dan sejumlah masyarakat Pati untuk menghadiri agenda Rapat Paripurna di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).
Botok Cs Minta Pimpinan DPR Mundur Jika Pengesahan RUU Perampasan Aset Molor

Botok Cs Minta Pimpinan DPR Mundur Jika Pengesahan RUU Perampasan Aset Molor

Botok meminta agar pimpinan DPR RI mundur dari jabatannya jika pengesahan Rancangan Undang-undang atau RUU Perampasan Aset molor dari kesepakatan yaitu paling lambat 15 Desember 2026.
Atlet Marathon Indonesia Odekta Naibaho Beri Sinyal Pensiun Usai Asian Games 2026

Atlet Marathon Indonesia Odekta Naibaho Beri Sinyal Pensiun Usai Asian Games 2026

Atlet marathon putri Indonesia, Odekta Elvina Naibaho, membuka kemungkinan akan pensiun setelah tampil di Asian Games 2026. Atlet asal Sumatera Utara itu akan berjuang meraih hasil terbaik di Jepang sebelum menentukan masa depannya sebagai pelari profesional.
ignitePRO Hadir di BATIC 2026, Dorong Transformasi AI ke Aksi Nyata

ignitePRO Hadir di BATIC 2026, Dorong Transformasi AI ke Aksi Nyata

PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), operating company dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), resmi menghadirkan ignitePRO, forum yang berfokus pada segmen enterprise sebagai bagian dari rangkaian Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026.
Kim Sang-sik Resmi Lampaui Park Hang-seo, Bawa Vietnam Cetak Sejarah di Piala AFF

Kim Sang-sik Resmi Lampaui Park Hang-seo, Bawa Vietnam Cetak Sejarah di Piala AFF

Kim Sang-sik kembali mengantarkan Vietnam meraih gelar Piala ASEAN 2026. Torehan tersebut sekaligus menciptakan sejarah baru karena Vietnam jadi juara dua edisi

Trending

Terungkap Alasan Bule Australia Mesum di Depan Rumah Warga

Terungkap Alasan Bule Australia Mesum di Depan Rumah Warga

Setelah video asusilanya di pekarangan rumah warga,  satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Polres) Badung, Bali, mengamankan seorang warga negara Australia berinisial BA (27) yang diduga melakukan tindakan mesum.
Jakarta Hari Ini: Ribuan Personel Gabungan Disiagakan Kawal Demo di DPR, Polisi Ungkap Estimasi Jumlah Massa

Jakarta Hari Ini: Ribuan Personel Gabungan Disiagakan Kawal Demo di DPR, Polisi Ungkap Estimasi Jumlah Massa

Kawasan Gedung DPR/MPR RI diprediksi akan menjadi titik kumpul massa pada hari ini, Kamis (27/8). 
Kabar Terbaru Ivar Jenner di Dewa United, CEO Ungkap Alasan Gelandang Timnas Indonesia Pilih Bertahan Dibanding Kembali ke Belanda

Kabar Terbaru Ivar Jenner di Dewa United, CEO Ungkap Alasan Gelandang Timnas Indonesia Pilih Bertahan Dibanding Kembali ke Belanda

CEO Dewa United, Adrian Satya Negara, memastikan Ivar Jenner masih menjadi bagian dari skuad Dewa United untuk musim depan karena kontraknya masih menyisakan satu tahun.
Demo Hari Ini 27 Agustus 2026 di DPR: Pengalihan Jalan Situasional, Lalu Lintas Berjalan Normal

Demo Hari Ini 27 Agustus 2026 di DPR: Pengalihan Jalan Situasional, Lalu Lintas Berjalan Normal

Terkait demo hari ini 27 Agustus 2026 di kawasan DPR/MPR RI, Ditlantas Polda Metro Jaya memastikan arus lalu lintas tetap berjalan normal.
Gerakan Pemuda Islam Indonesia: Aksi Demo 27 Agustus Jaga Demokrasi dengan Tertib dan Humanis

Gerakan Pemuda Islam Indonesia: Aksi Demo 27 Agustus Jaga Demokrasi dengan Tertib dan Humanis

Ketua Umum PP GPII Masri Ikoni mengimbau seluruh elemen masyarakat, mahasiswa, pemuda dan peserta aksi yang akan menyampaikan aspirasi pada 27 Agustus 2026 agar menjadikan demonstrasi sebagai ruang demokrasi yang tertib, damai dan bermartabat.
Siap-Siap Naik Kelas! 6 Zodiak Paling Bersinar Kariernya di Tempat Kerja pada 28 Agustus 2026: Virgo Bintang Utama

Siap-Siap Naik Kelas! 6 Zodiak Paling Bersinar Kariernya di Tempat Kerja pada 28 Agustus 2026: Virgo Bintang Utama

Peruntungan karier pada 28 Agustus 2026 diprediksi membawa energi positif bagi sejumlah zodiak. Apakah kamu termasuk yang bakal bersinar di tempat kerja besok?
Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor Nepal-China Capai 157 Orang, Xi Jinping Desak Pencarian Korban Maksimal

Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor Nepal-China Capai 157 Orang, Xi Jinping Desak Pencarian Korban Maksimal

Wilayah perbatasan Nepal-China diterjang banjir bandang yang memicu tanah longsor . Korban tewas capai 157 orang, Xi Jinping desak pencarian maksimal korban
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT